hacklink hack forum hacklink film izle hacklink deposit 5ktaraftarium24สล็อตสล็อต먹튀검증 리뷰testsahabettipobetสล็อตเว็บตรงjojobet 1163slogan bahis bonustipobetcasibomcasibomjojobetroyalbet girişmarsbahismadridbettipobetbetebetjojobetartemisbetholiganbetzirvebetcasino utan spelpausholiganbetbbo303z-librarygalabettaraftarium24padişahbetbetofficegalabet girişizmir escortimajbetjojobetmarsbahis girişjojobetjustin tvmarsbahis

Teman dan Sekolah Baru di Pengungsian

Anak-anak pengungsi mengikuti Kelas Jurnalisme yang diadakan BaleBengong di Bungaya Learning Centre, Desa Bungaya, Karangasem pada Minggu (22/10). Foto Anggara Mahendra.

Oleh I Wayan Juliarta

Pada 22 September 2017 saya dan keluarga mengemasi pakaian, buku, dan surat penting karena status Gunung Agung naik ke level Awas. Saya mengungsi ke rumah sanak saudara saya yang ada di Dusun Beji, Desa Bungaya Kauh.

Saya merasa senang karena dapat berkumpul dengan sanak saudara dan dapat mempunyai kawan baru.

Di rumah sanak saudara, saya membantu Bu Kadek memetik bunga yang ada di samping aliran sungai. Saat memetik bunga saya dapat bercerita dan bercanda dengan Bu Kadek.

Setelah selesai saya diajak ke pasar untuk menjual bunga kepada pelanggan setianya. Upahnya pun tidak banyak yang didapatkan Bu Kadek.

Pada saat itu juga saya diajak mandi ke pancoran yang ada di sana. Airnya sangat jernih dan sejuk. Sayapun langsung mandi karena badan saya sudah merasa gerah. Selesai mandi kami langsung pulang.

Keesokan harinya saya disuruh masuk sekolah di SMPN 4 Bebandem. Saya diantarkan oleh Ibu Kadek. Saat saya pertama kali masuk di SMPN 4 saya sangat takut karena tidak punya teman.

Saya memberanikan diri untuk berkenalan. Semenjak saat itu saya terbiasa bersekolah di SMP 4. [b]

The post Teman dan Sekolah Baru di Pengungsian appeared first on BaleBengong.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hosted by BOC Indonesia