MENEMANI PERJALANAN PADA MASA PANDEMI


Pandemi kali ini membuat saya banyak menghabiskan waktu untuk diri sendiri. Mulai dari melaksanakan perkuliahan bagi mahasiswa saya secara online, kerja remote, komunikasi lebih banyak menggunakan akses internet dan berbagai macam lainnya dalam kamar studio 5x4 meter di rumah. Keluar rumah hanyalah untuk membeli makanan atau mengambil foto dan video di alam bebas untuk keperluan project (tentunya dengan tetap mengikuti protokol kesehatan).



Untuk memenuhi jumlah stok foto yang diinginkan, tentunya saya pergi ke beberapa daerah dan tidak jarang tempatnya saling berjauhan. Ketika berada di area yang cukup sepi, saya mencoba untuk berkomunikasi melalui  texting WA dengan kawan. Pesan terkirim dengan cepat. Begitu pun kala mengirim draft foto dengan email. Attachment email sampai dengan selamat. Semua ini tidak lepas dari peran kartu smartfren UNLIMITED dengan Extra Unlimited Malam Full Speed yang masuk di smartphone. Dengan pemakaian wajar (FUP) 1 GB selama 7 hari dengan harga Rp. 22.500, smartfren Unlimited menemani perjalanan saya semenjak beberapa malam yang lalu.



Begitu juga saat melakukan live Youtube di hari lain untuk salah satu channel Youtube Horor, Dread Team, smartfren melakukan tugasnya dengan baik. Gambar yang dikirim masih dengan kualitas HD saat streaming. “Syukurlah”. Karena saya mengira ini akan menjadi hal yang rumit ketika streaming. Untungnya juga durasi streaming tidak lebih dari 30 menit. Apakah hal itu juga membantu kelancaran streaming? “Mungkin….. namun tentunya karena sinyal smartfren jua”.



Perjalanan berlanjut menuju lokasi yang dekat pegunungan. Kali ini dengan misi yang berbeda untuk merekam timelapse awan. Merekam timelapse tentu membutuhkan waktu yang cukup lama. Cukup lama untuk saya melihat sekitar serta melihat update terbaru dari media sosial. Scroll Instagram, update twitter (eh, apa masih ada yang main twitter di sini? Silakan berkawan dengan saya di @bligungyudha), membaca berita di news portal dan mengumpulkan foto di smartphone di album Facebook. Saat sedang menikmati akses dunia maya, timelapse telah selesai direkam. Pindah lokasi, seting angle yang berbeda dan kembali berselancar dengan lancar di dunia maya.



Sebenarnya tidak ada ruginya untuk kita kepoin kemampuan smartfren. Bisa langsung cek info lengkap produk smartfren Unlimited di SINI untuk mendapatkan informasi dan langsung merasakan experiencenya.



Tugas sudah selesai dan saatnya kembali pulang ke rumah. Butuh 1 jam perjalanan dengan menggunakan motor. Earphone yang sedari tadi ada di tas, saya tancapkan ke smartphone. Aplikasi Spotify saya buka untuk mendengarkan lagu – lagu dari Gorillaz. Tidak lupa memakai helm dengan kunci kliknya. Motor akhirnya melaju kencang dengan turut menyenandungkan lagu – lagu online tiada sinyal macet maupun buffering“Ah… Fell Good!”

LIMA GRUP MUSIK PALING MONCER DI BALI HARI INI

Pagebluk membawa sengsara, memang. Namun, jika mau melihat dari perspektif positif, adalah juga semacam ujian ketahanan. Skena musik Bali, di awal pagebluk menerjang, terhuyung dan terjengkang. Wajar saja, serbuan blitzkrieg Covid-19 merupakan hal baru, tak terduga, tiada terbayangkan bakal datang. Jagat dendang sekarat sebentar. Setelah sekitar tiga-empat bulanan, perlahan beringsut bangkit lagi.

Salah satu faktor mendasar ketahanan nan kokoh ini karena eksistensi grup-grup musik yang selain bermutu baik pula pantang menyerah. Berkolaborasi dengan para pemikir dan penggerak skena, kegiatan bermusik terus didorong agar tetap berjalan. Nyaris nihil yang memikirkan bakal mendapatkan ganjaran uang. Relatif semua rela tampil gratisan. Yang penting belantika senandung bergulir saja dulu. Ternyata mujarab. Kegigihan tersebut berujung ijo royo-royo. Kancah musik bergulir dinamis kembali. Konser-konser terselenggara di sana-sini lagi. Rutin tiap akhir pekan. Dan hampir selalu dibayar kala manggung.

Berikut adalah deretan band tersebut. Selain tangguh-tawakal, genre puspawarna, mereka juga mencengangkan secara musikal.

MANJA
Trio sakti mandraguna yang terdiri dari Mark, Nick, dan James (Ma-N-Ja) bisa dibilang sebagai salah satu paling moncer di skena musik muda Pulau Dewata. Memainkan art pop, indie rock, dan langgam cadas atmosferik, pengalaman manggungnya pun sudah menjelajah banyak wilayah di Asia Tenggara, bahkan sebelum mereka meluncurkan single perdananya. Belum lama ini mereka meluncurkan single keduanya: “Rise”.

Foto: Tribun Bali.

SOULFOOD
Jika ditanyai, di Bali, kolektif muda mana yang tercihuy menggeber (modern) R&B, garansi, sebagian besar bakal menjawab Soulfood. Betul, hampir selalu, kemana pun Lyta Lautner dan Rekan unjuk aksi, kaum kerabat bakal membanjiri. Tadi malam saja, contohnya, saya mengejar mereka main di Seminyak haha.

SOUL & KITH
Nah, kalau doyannya komposisi folk introspektif, sendu, mencekam macam Southern Gothic, langsung saja akrabi Soul & Kith. Kolaborasi Aik dan Ardy ini sedang banyak ditanggap penyelenggara acara. Gaya khas melankolia masygul-syahdu duo ini digandrungi khalayak muda, bukan cuma lokal, tapi juga internasional.

TRUEDY DUALITY
Adalah ganda campuran Truedy dan Kiki, dua sosok yang tergolong veteran di skena Bali, yang membidani kelahiran proyek gres ini. Bayangkan Tori Amos bersulang negroni dengan Amanda Palmer lalu Karen O ikut mencicipi sedikit. Baroque pop tenang mendebarkan melaju menuju art punk yang jalang ditimpali kerohanian Dresden Dolls nan estetik. You dig it?

MODJORIDO
Bicara down and dirty rock ‘n’ roll yang rancak, kuartet inilah yang pantas dianugerahi puja-puji berlebih. Mutu musikal hebat, lagu-lagu ciptaannya enak di kuping, aksi panggung pun keren, belum lagi ditambah tabiat yang ramah, tak aneh bila di Pulau Dewata pamornya kini sedang amat melesat. Barangkali Rico Mahesi dan Rekan, merekalah yang sekarang paling populer di belantika musik Kuta-Seminyak-Canggu.

________

Artikel yang saya tulis ini pertama kali tayang di Supermusic ID.

The post LIMA GRUP MUSIK PALING MONCER DI BALI HARI INI appeared first on RUDOLF DETHU.