Apakah editor benar-benar membuat buku jadi lebih baik atau hanya membuat itu berbeda? Seorang editor yang tanpa penolakan, mungkin juga keisengan, bisa jadi sebuah basa-basi kesopanan – mau begitu saja membacai setumpuk naskah yang dilemparkan ke mejanya. Dengan sedikit pengantar, sang kurir memberi informasi bahwa naskah itu sudah ditolak di kota, dan ia mendapatkannya dari seorang desainer […]![]()
Leave a Reply