Jajanan Khas Korea Yang Harus Kamu Coba!

10 Makanan Korea yang Mirip Kuliner Indonesia, Mana Favoritmu? 

Jika kalian pernah membaca tentang Korea Selatan, maka kalian pasti tahu bahwa negara ini terkenal dengan street food Korea (길거리 음식).  Dulu di korea pedagang kaki lima bisa dijumpai di sekitar kota, tapi sekarang pedagang hanya ada di daerah yang sudah ditentukan. Seperti di Myeong-dong (명동) di Seoul adalah tujuan street food Korea yang populer.  Daftar street food berkisar dari manisan seperti bingsu hingga hidangan gurih seperti tteokbokki. Ada begitu banyak variasi yang bisa kita nikmati dan pastinya rasanya pasti enak! Kalian harus membaca artikel ini sampai selesai, karena pada artikel kali ini kami akan membahas makanan khas korea terutama makanan-makanan jajanan yang sangat populer, langsung saja yuk!

  • Tteokbokki ( 떡볶이 )

Tteokbokki adalah masakan tumis yang terdiri dari kue berasberbentuk silinder, sambal manis, dan bakso ikan. Ini adalah salah satu street food Korea favorit yang bisa kalian dapatkan dari penjual yang dikenal sebagai pojangmacha. Hidangan ini berasal dari zaman kuno. Itu berasal dari periode Dinasti Joseon. Apa yang dulunya dikenal sebagai hidangan bangsawan sekarang menjadi salah satu street food termurah di Korea.

  • Odeng-guk ( 오뎅국 )

Odeng-guk merupakan sup kue ikan yang cukup populer di Korea Selatan saat musim dingin . Ini adalah street food Korea yang hangat dan nyaman yang enak. Ini cocok dengan tteokbokki, seperti roti dan mentega jika kalian membeli tteokbokki akan sangat cocok dimakan dengan odeng-guk

  • Bungeoppang ( 붕어빵 )

Bungeoppang adalah kue khas Korea Selatan yang berbentuk unik. Kue berbentuk ikan ini diisi dengan kacang merah, dan kulit luarnya dibuat dengan adonan sederhana yang berisi telur, tepung, gula pasir, pengembang, dan air. Adonan tersebut dituangkan ke dalam cetakan berbentuk ikan lalu dipanggang di atas kompor.

  • Dakgangjeong ( 닭강정 )

Dakgangjeong atau ayam popcorn Korea adalah nugget ayam goreng tanpa tulang. Ada lapisan saus khas Korea yang lengket, pedas, dan manis pada potongan ayamnya. Street food Korea yang satu ini adalah makanan kecil yang renyah dan sempurna untuk Anda saat bepergian.

  • Gyeran-bbang ( 계란 빵 )

Gyeran-bbang adalah jajanan jalanan Korea yang terdiri dari roti kecil seperti roti yang diisi dengan telur utuh, ham, keju, dan peterseli. Bagian dasar hidangan adalah adonan telur sederhana. Gyeran-bbang adalah camilan musim dingin, paling enak dinikmati hangat dan baru dipanggang. Roti yang sudah jadi juga bisa diberi topping kacang, saus tomat, atau keju.

  • Hotteok ( 호떡 )

Ini adalah pancake manis Korea dengan kayu manis, kacang seperti kacang tanah dan kenari, dan isian gula merah. Panekuknya digoreng, bisa tebal atau tipis. Ini adalah hidangan jalanan yang khas saat cuaca dingin. Hotteok ditemukan pada akhir  abad ke -19 dengan inspirasi dari pancake Tiongkok. Ada banyak variasi hidangan yang berbeda, termasuk versi dengan matcha dan hotteok panggang daripada digoreng.

  • Hodu-gwaja

Kue kenari ini adalah makanan pokok Korea di musim dingin. Mereka memiliki kulit kenari yang disiapkan dengan adonan berbasis kenari tipis dan isian yang terdiri dari potongan kenari dan pasta kacang merah manis. Kue ini ditemukan pada tahun 1934 di Cheonan, dan hodu-gwaja asli adalah makanan khas setempat.

  • Sannakji

Sannakji adalah hidangan Korea Selatan yang asin, lengket, dan kenyal yang terdiri dari baby octopus cincang mentah. Ini adalah street food Korea yang disajikan dengan minyak wijen. Ini hampir seperti hidangan gurita hidup, di mana beberapa potongan gurita masih bergerak dan menggeliat. Mereka disajikan langsung setelah dipotong. Hidangan ini secara tradisional dipadukan dengan ssamjang dan teh hijau.

Bercakap-cakap: Pohon

apakah kita hampir tiba pada yang dituju itu kekasihku? hutan-hutan menenung pekik rindu menyihir para pecinta untuk sekali lagi bertemu dirinya yang papa. kita ini pejalan yang benar-benar berisik. begitukah menurutmu kekasihku? Ke Utara kaki-kaki kita, dan sesekali ke barat. selalu gagal aku membaca arah, tapi ada engkau yang menguatkan. berpelukan erat kita, dalam sunyi […]