Uninstall Bootcamp

Gimana cara hapus partisi Bootcamp di macOS? begini….

 1.buka aplikasi Boot Camp Assisant (Application > Utilities > Boot Camp Assistant)

2. klik “Continue” untuk melanjutkan

3. kemudian akan muncul pilihan download Windows atau Uninstall Windows yang sudah terpasang pada komputer. karena pada kasus ini saya berminat meng-uninstall Windows & yang sudah terpasang pada komputer saya, maka saya pilih opsi “Uninstall Windows 7”

4. pilih “Restore” untuk menghapus partisi Windows dan mengembalikan ke harddisk ke sistem macOS seluruhnya.

5. masukkan pasword, dan klik OK

6. biarkan sistem komputer bekerja.

7. dan, partisi windows sudah terhapus. sekarang kapasitas harddisk sudah dialokasikan untuk macOS sepenuhnya.

yak, kira-kira begitulah langkah-langkahnya.

selamat mencoba

 

150 Bantuan Rumah Layak Huni Kabupaten Badung Siap Dicairkan

Ruang Rapat Kantor Camat Mengwi tampak penuh sesak Rabu pagi 18 Juli 2018 kemarin, dengan kehadiran para calon penerima bantuan rumah layak huni yang didampingi oleh sejumlah aparat desa dan jajarannya dalam rangka sosialisasi pemberian bantuan rumah layak huni di Kabupaten Badung. Agenda ini dipimpin oleh Kepala Bidang Perumahan Rakyat, I Wayan Seraman, didampingi oleh […]

Punya MAC Agar Konsumen Mudah Percaya?

Slentingan dongkrak “harga diri” dengan MAC di beberapa orang tertentu saya dengar bertahun-tahun lalu. Lha kok diperkuat oleh curhat nya mahasiswa magang di BOC Indonesia. “Pak katanya kalau mau presentasi project biar dipercaya orang harus pake MAC.”

Apa sih MAC? Itu lho laptop merk Apple Macintosh! Harga nya selangit, desain nya gitu-gitu aja. Polos! Gitu kok mahal banget :p Tapi enggh, bagi yang sudah beli, rasanya mrinding lho! Hahaha. Tapi kadang saya gagal faham, ada yang beli MAC tapi OS didalamnya Windows 😀

Trus memang nya presentasi pakai laptop biasa tidak dipercaya orang? Mari kita bedah fakta nya.

* The Power Of Proyek Pribadi & Teman & “Pamer”.

Saya mau cerita ya, flashback. Tujuan nya mau luruskan mindset startupers dan semoga bisa memotivasi. Tuhan sudah beri modal tak ternilai kepada kita yaitu dengkul dan otak. Harus nya bisa untuk doing business. Masih nggak percaya? Yuk terus baca …

Bidang saya IT business, website development. Maka ketika mengawali bisnis, yang saya buat adalah website pribadi. Pamerlah saya ke teman-teman. Eh nyantol ada yang ingin dibuatkan. Mereka tanggung biaya beli domain dan hosting. Fee untuk saya? Seikhlasnya! Sampai sini dah ngebul ya? Oke lanjut.

Berbekal hasil karya tersebut saya buat kartu nama sebisanya (lihat di gambar). Mulai proklamirkan diri jadi web designer dan buat brand: Bali Orange Internet Consultant! Sebarin tuh kartu nama. Tanpa pandang bulu. Ke dagang nasi goreng pun saya kasih. Semesta (Tuhan) will do something.

* Disket, Warnet dan Vespa

Saya mulai jualan website sejak tahun 2002 tanpa punya komputer. Ya! Saya kaum papa waktu itu wkwkwk. Papa Hendra. Tadinya pinjam komputer teman, Henny dan Reza untuk garap proyek website. Lama-lama butuh internet juga. Akhirnya saya kerja sama dengan pemilik warnet. Bagi hasil! Lihat di gambar ujud surat bagi hasil dan proposal saya.

Terlihat disana alamat business saya di warnet. Email pake @programmer.net. Itu gratisan namun tidak umum. Walau ada yahoo, tidak saya pakai. Biar unik. Akhirnya komputer dan internet, sah pakai fasilitas warnet!

Sampai disini kepala Anda sudah kebakar ya hehehe. Lanjut.

Presentasi website ke pelanggan pun pakai disket! Tanpa laptop. Jaman itu sudah ada laptop tapi muuuahal bro! Tapi ada juga pelanggan sekelas Miracle Aesthetic Clinic berani pakai jasa saya. Itu lho klinik kecantikan di Renon. Pusat nya di Surabaya dan punya franchise banyak di seluruh Indonesia. Kenapa coba? Bos nya melihat hasil karya kita. Project apa yang telah kita buat. Maka saya masukkan disket itu dan ajak berselancar. Pinjam komputer nya Puaaaak wkwkwk.

Hasil beberapa project website akhirnya bisa untuk beli komputer dan vespa buntut tahun 1972. Vespa itu transportasi saya dari tahun 2003 – 2006! Emang nya konsumen lihat vespa saya pas meeting? Tidak! Mereka menemui kita di ruangan nya. Tetap aja kita akan ditanya: Project apa yang telah Anda buat?. Tapi kadang ada saja orang yang kurang pede dan berasumsi maksa punya mobil agar di percaya orang dalam bisnis hehehe.

* Laptop Pertama: Axioo

Tahun 2004 bersyukur sudah mampu kontrak rumah yang ada fasilitas telpon telkom nya. Internet pake telkomnet instan. Di Tukad Banyusari sana. Tahun 2005 baru saya bisa beli laptop Axioo teknologi centrino seharga 11 juta. Cash! Alhamdulillah. Tahun itupula sudah punya beberapa team dan mulai gajian bulanan alias fix cost. Anda pikir mudah? Tidak susah kok tapi penuh tantangan hahaha.

Laptop kedua Toshiba. Lanjut Asus. Ada yang menarik dengan baterei laptop-laptop itu. Semakin lama dipakai semakin ngedrop dan akhirnya harus full dicolok ke listrik.

Klien sekelas Taman Rama (Sekolah internasional) di Ubung sana pernah rasakan sial akibat laptop saya. Principal nya bule Pak James namanya pernah kejedug meja gara-gara bantuin saya cari colokan listrik, agar charger bisa nancap dan laptop saya hidup hihihi. Maaf Sir James!

Apakah klien tadi mempermasalahkan jenis laptop saya? Tidak! Dia tetap tanya: Project apa yang telah Anda buat dan ide apa yang bisa Anda berikan untuk business saya? Itu!

Apakah Anda startupers masih ngeyel soal MAC?

* Mrinding nya MAC

Akhirnya 2014 saya beli Macbook Air! Mau tahu alasannya? Karena saya kapok dengan baterai laptop-laptop Windows. Itu aja alasan kuat nya. Saya sering lihat dan baca review begitu hebatnya daya tahan baterai Mac. Berjam-jam (baru nya bisa 8 jam) tanpa ngecharge. Ini yang saya butuhkan untuk presentasi dan biar tidak mencelakakan klien hihihi.

Mac memang mahal. Konon kata orang tertentu, logo apel kroak nya bikin harga diri naik. Klo tidak mau disebut sombong aka tinggi hati. Yang terjadi kemudian malah saya tutup logo Mac itu dengan logo saya, Jeruk! Nah, sekarang Jeruk nya makan Apel hahaha.

Saya sudah beli mahal-mahal Mac dan tidak rela dia makin terkenal. Saya harus bikin logo business saya lebih terkenal dong! Bahkan tulisan Macbook Air saya tutup dengan BOC Indonesia!

Kadang pas presentasi, ada klien atau staf nya tidak fokus pada presentasi saya. Malah mereka tanya, “Pak Hendra itu pake laptop merk apa ya? Kok tipis dan tanpa loading lama. Sekali buka langsung muncul program nya.” Disitulah saya mulai berfilosofi tentang BOC heizz :p

Kebakarkah tubuh kalian wahai startupers? Hehehe.

Pesan nya apa? Klo mau beli MAC silakan. Namun jangan dibumbui dengan niat yang negatif. Niat yang jadi area nya Tuhan untuk memutuskan. Klien jadi beli atau tidak itu areaNya. Kita manusia ini disuruh berjuang. Hasil karya adalah perjuangan!

Salam DONGKRAK!

Nikmati Kuota Unlimited Smartfren di Smartphone Pilihanmu

Paket super 4G Unlimited 60 ribu dapat dinikmati menggunakan beragam Smartphone 4G PT. Smartfren Telecom Tbk, perusahaan penyedia jasa layanan telekomunikasi Super 4G 24 jam, menghadirkan layanan paket internet Unlimited 24 jam dengan harga Rp. 60.000. Paket Unlimited ini dapat dinikmati pelanggan menggunakan beragam perangkat Smartphone 4G LTE yang tersedia di pasaran maupun yang dihadirkan […]

Anak muda bersua

“Mari menyeru perlawanan lewat berbagai cara. Bekerja, mencipta, bersuara, bergerak dalam karya” –Najwa Shihab Pemerintah saat ini masih belum melibatkan remaja secara aktif dalam kepemerintahan, baik dari perencanaan hingga evaluasi program, ataupun kritik dan saran untuk perbaikan program-program yang utamanya menyasar remaja. Minggu pagi, 1 Juli 2018 di Lapangan Puputan Niti Mandala Renon, Denpasar pada...