menggenggam hujan, menggenggam ingatan.

belakangan, hampir setiap malam hujan turun dengan derasnya di jakarta. jalan-jalan tergenang, lalu kemacetan datang. dan orang mengumpat tak ada habisnya.

aku sendiri, hm… lebih sering melewatkannya. pekerjaan yang agak sibuk, seringkali hanya menyisakan suara deras air di talang, bersautan dengan rangkaian lagu yang didengarkan dari playlist online, menutup erat telinga di kubikel toska.

entahlah. mungkin karena usia yang makin menua, romantisme pada hujan pun perlahan sirna. jika dulu hujan adalah kubangan kenangan yang menyesakkan, atau menghangatkan, sekarang hanya selayak  air yang jatuh di sela-sela jemari, menyadari bahwa mengenang sesuatu yang sudah hilang adalah kesia-siaan.

romantisme pada hujan, terkadang datang dengan sangat terlambat. seperti sekarang. pada jumat malam yang jangankan hujan, kota justru panas oleh polutan. dan aku, mengais ingatan akan hujan hanya untuk menghadirkan kenangan.  agak-agak menyedihkan bukan?

tapi siapa yang bisa mengatur perasaan? rasa hangat yang tiba-tiba datang, menyelinap di antara lembar-lembar laporan yang harus diselesaikan. atau rasa pedih yang datang diam-diam, ketika otak penuh oleh rencana akhir pekan. perasaan yang memporakporandakan keteraturan, hanya untuk mengingatkan pada masanya, kita pernah mempunyai kenangan.

memang sialan. pada malam yang tak hujan, kukira memutar sebuah playlist dengan tag rainy mood adalah sebuah kesalahan. karena dari sinilah semua romantisme yang dipaksakan ini berawal. dari penggalan puisi yang diiringi threnody.

As I stand on this street corner and watch these two roads meet i suddenly feel at peace
Maybe its because at my feet lies the intersection of two distinct paths merging at a point of vulnerability
Maybe because its a reminder of you and me, and the blissful bond we once shared
Without a care in the world, my arms wrapped around you to shelter you from the cold
Two souls kept warm by each others company 
Two hearts dancing in the rain playfully
Two minds with the same thing in mind, you want me to be yours and i want you to me mine
I don’t know maybe i’m crazy 
Maybe time has finally out played me 
Maybe i’ve stopped seeing beauty in the little things
Maybe i’ve stopped appreciating the gift life brings 
Maybe i’m in over my head,
Or maybe i just miss the familiar contours of your body under the chalk white sheets of my bed
I don’t know, maybe this is normal
Maybe i stopped being myself after you left,
Maybe this is all a test
Maybe i failed and i couldn’t clean up the mess
Maybe thats why the rain suddenly feels colder on my skin
Maybe thats why whenever i try to apologize i don’t know where to begin or where to end all these things that i typed up in my mind and i wanna tell you but i just cant bring myself to hit “send”.
Maybe i fucked up and i won’t admit it 
Maybe i’m a coward
Seems like i’ve got all the time in the world maybe i should do something about it
I mean, every minute feels like an hour
Maybe i’m a fool for distancing myself from you
Maybe thats why i couldn’t admit i loved you
Because for some reason i couldn’t accept that maybe, 
just maybe,
You might have loved me too.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *