Di musim hujan, kenangan mudah sekali tergelincir. Apalagi rindu yang tak kunjung selesai terdefinisikan. Apakah hujan itu juga pulang, kekasih? Pulang menuju kedalaman diri ataukah hanya sekadar singgah di lubuk kenangan. Lalu pada pagi yang memanen sinar matahari, kenangan-kenangan yang menggenang itu mengering tanpa sempat mengucapkan salam perpisahan ataukah sampai jumpa. Salam hangat, AdithaFiled under: […]![]()
Leave a Reply