4 bulan pertama aku dan teman kapah jumah begitu menikmati yang namanya snorkeling. Tapi ketika 3hari yang lalu aku untuk pertama kalinya mencoba Diving sungguh berat tuk membiasakan nya karena jika snorkeling sangat simpel dengan membawa mask dan vin sedangkan Diving begitu membawa tabung udara dan pemberat badan 2 kg. Belum lagi harus paham teknik penetralan tekanan telinga ketika perlahan menuruni kedalaman. Walau sudah lama bersahabat dengan laut tapi ketika di Tulamben itu, kaki ku tak sengaja menyentuh sebuah tumbuhan laut yang membuat gatal dan memerahkan kulit. Hmmmmm sedih ….di tambah lagi penutup karet untuk kepala ku harus hilang di telan ombak. Walau itu gratisan tapi lumayan sedih sesaat.hehehe
Jadi pengalaman ku ketika itu adalah hampir semua org yang Diving itu adalah orang asing, dan mereka sengaja datang untuk melihat exotis nya kapal Liberty yang sudah karam dan saat ini menjadi rumahnya terumbu karang dan ikan-ikan kecil. Jika kalian hanya ingin snorkeling di Tulamben wajib datang sebelum jam 1 siang karena sebelum jam satu siang adalah moment yang sangat baik dan jernih untuk melihat betapa besarnya bangkai kapal Liberty itu. Saya sempat mencoba snorkeling di sana jam 2 siang itu air sudah sangat keruh dan sangat menyulitkan pandangan mata kita. Satu lagi bahwa yang namanya kegiatan di laut itu sangat cepat menghitam warna kulit.
Sekian cerita dari maha.

Leave a Reply