Aktivitas bersepeda merupakan salah satu olahraga yang merileks_kan pikiran.
Jika kalian terlalu sering melihat orang bersepeda di jalan raya, maka tak ada salahnya sesekali kalian mencoba bersepeda di jalan pematang sawah. Kali ini aku mau share trip bersepeda di sawah dengan waktu 2,5 jam. Kali ini startnya dari Desa Peguyangan Kangin Banjar Cengkilung sampai Desa Mambal. Sebenernya bisa ditempuh dalam waktu 1,5 jam tapi karena sambil foto-foto dan menikmati sawah maka lama deh. Tapi perjalanan nya tidak terlalu panas koq karena start jam 6 pagi sampai 8.30 pagi. Waktu itu sudah include breakfast bubur desa.
Jika kalian tak punya sepeda maka tracking di sawah juga sangat asik apalagi ditemani pacar. #wih
Bersepeda di sawah sangat diperlukan keseimbangan karena jalan pematang sawah bergelombang dan sebaiknya menggunakan sepeda dengan ban besar agar lebih seimbang. Jika musim hujan maka jalan pematang sawah tampak becek dan mudah tergelincir jika ragu-ragu melintasi ceglongan benyek.
Dan berikutnya adalah kuliner desa di daerah Mambal banjar Samu. Sebelah kanan adalah bubur+bumbu khas+sayur urab dengan harga Rp 2000/porsi. Menurutku ini breakfast yang ringan dan sehat. Pembeli yang datang selalu antre dan jika datang kesiangan jam 9 pasti kehabisan.
Sebelah kiri itu adalah pisang rai dan merupakan jajanan khas bali. Cara membuatnya sangat simpel, potongan pisang di poles adonan tepung kemudian direbus. Sangat sehat karena tanpa melalui proses penggorengan. Kemudian diatasnya ditaburi kelapa parut yang semakin menambah rasa kelembutan. Ini harganya juga Rp 2000/porsi sungguh murah bukan.
Oke sekian share ku tentang Sepeda ke sawah dan Kuliner Bubur Desa. Semoga menginspirasi.


Leave a Reply