Diawal kita penuh dengan cinta
Lambat laun atas nama ekonomi kau memberikanku pilihan
Disaat itu pun masih kuberikan segala yang ada di jiwa dan raga
Banyak yang bilang aku ini manusia setengah dewa
Membabi buta atas nama cinta untuk bersama mu dan buah hatimu
Ternyata lambat laun, atas nama pilihan itu, nafasku jadi tersengal
Aku mulai muak dan iritasi dengan mu
Kini, nafasku tidak lagi utuh untukmu
Aku hanya bawa muatan kehidupan yang harus ku antar sampai akhir hayat nanti
Dengan cinta ? Entahlah, waktu yang akan menjawab dan Allah yang akan berikan hidayahNya.
Leave a Reply