hacklink hack forum hacklink film izle hacklink deposit 5ktaraftarium24สล็อตสล็อต먹튀검증 리뷰testsahabettipobetrovbet girişjojobet 1163slogan bahis bonustipobetcasibomcasibomjojobetroyalbet girişmarsbahismadridbettipobetbetebetjojobet girişlunabetlunabetlunabetcasino utan spelpausholiganbetbbo303z-librarygalabettaraftarium24padişahbetbetofficegalabet girişizmir escortimajbetjojobetmarsbahismarsbahis girişjojobetjustin tv

5 Alasan Tidak Meninggalkan Komentar Ketika Blogwalking

alasan-tidak-meninggalkan-komentar-ketika-blogwalking

Blogwalking merupakan salah satu kegiatan paling mendasar yang biasanya dilakukan oleh seorang blogger. Apalagi blogger seperti saya yang tidak memiliki pembaca setia (pembaca di luar blogger), jadi saya butuh untuk tetap menjalin komunikasi dengan blogger-blogger lain dengan cara melakukan blogwalking. Tapi alasan utama saya melakukan blogwalking ke beberapa blog yang rutin saya kunjungi bukan karena mengharapkan kunjungan balasan, tapi memang karena saya suka membaca tulisan-tulisan mereka, sembari berharap mereka mau sesekali berkunjung ke blog saya.

Blogwalking yang saya maksud diatas tentu saja blogwalking sambil meninggalkan komentar di kolom komentar yang sudah disediakan. Karena saya sendiri tidak selalu meninggalkan komentar setiap blogwalking. Ada beberapa alasan mengapa saya tidak meninggalkan komentar ketika blogwalking tersebut.

1. Tidak memahami isi tulisan

Ada lebih dari 20 blog yang masuk ke daftar Feedly saya dimana setiap ada tulisan baru pada blog tersebut maka pasti akan terlihat oleh saya, minimal judulnya. Ketika mengunjungi salah satu dari tulisan itu, kadang saya merasa tidak terlalu memahami isi tulisannya sehingga membuat saya tidak bisa berkomentar. Sebenarnya bisa saja saya memaksakan diri untuk berkomentar, tetapi rasanya akan menjadi kentara bahwa saya tidak memahami isinya.

2. Tidak ada yang bisa dikomentari

Sebuah tulisan yang saya kunjungi ketika blogwalking bisa saja begitu sempurna, sehingga tidak ada yang bisa dikomentari. Misalnya saja tulisan yang isinya tutorial atau lainnya. Atau bisa saja berkaitan dengan alasan yang nomor 1 diatas. Dan ini juga sama dengan alasan nomor 1 dimana bisa saja saya berkomentar, “bagus”, “nice post” dan lainnya, tapi akan terlihat seperti spam bukan?

3. Saya merasa tidak perlu

Ada sekitar 3 blog tentang otomotif yang membahas tentang motor khususnya informasi motor-motor baru dan juga info MotoGP. Blog-blog ini pengunjungnya sangat banyak dan komentarnya juga menumpuk. Di blog seperti ini saya merasa tidak perlu ikut berkomentar karena saya merasa komentar saya akan lewat begitu saja. Kecuali ada satu dua tulisan yang rasanya begitu menarik untuk dikomentari.

4. Blog luar

Ada satu dua blog luar berbahasa inggris yang juga saya ikuti. Walaupun tidak paham detail tentang isinya tapi inti dari tulisan biasanya bisa saya tangkap. Di blog seperti ini tentu saja saya tidak akan berkomentar.

5. Lebih menyukai cara lama

Ini mungkin alasan terakhir saya ketika memutuskan untuk tidak berkomentar ketika blogwalking. Jujur saja saya lebih menyukai cara lama seperti di wordpress ketika berkomentar yaitu mengisikan nama, email, url dan komentar. Saat ini ada beberapa blog yang menggunakan berbagai cara/fitur tambahan untuk berkomentar, misalnya bisa menggukan akun Twitter, Facebook dan lainnya. Jujur saja saya merasa ribet dengan semua itu. Kalau hanya mengisikan kode captcha untuk mencegah spam saya rasa masih tidak terlalu menyulitkan asalkan tampilan kode itu bisa mudah dibaca oleh pengunjung (manusia). Bahkan kalau bisa hanya dengan memberi tanda centang.

Itulah beberapa alasan saya ketika biasanya memutuskan untuk tidak berkomentar di sebuah tulisan yang saya kunjungi ketika blogwalking.

Apakah anda juga pernah tidak (batal) berkomentar ketika blogwalking?

Baca Juga:


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hosted by BOC Indonesia