Tag Archives: remaja

Lebih Dari 10% Remaja Dunia Adalah Perokok

Sebuah studi global terbaru menyimpulkan bahwa lebih dari 10% penduduk dunia yang berusia antara 13 sampai 15 tahun adalah perokok.

Sebagaimana kita ketahui bersama, rokok tembakau menjadi penyebab utama gangguan kesehatan serius yang dialami penduduk dunia. Setiap tahun, sekitar 6 juta penduduk dunia harus kehilangan nyawa akibat dari penyakit serius yang berhubungan dengan rokok tembakau. Sebagian besar perokok memulai kebiasaan merokok di usia remaja.

Studi kali ini, peneliti mengambil data survei remaja dari tahun 2012 sampai 2015 di 61 negara. Hasilnya, setengah dari negara negara tersebut memiliki angka perokok remaja laki laki sebesar 15% sedangkan perokok remaja perempuan sebesar 8%.

Menurut kepala peneliti, Rene Arrazola dari CDC, merokok telah terbukti sangat berbahaya bagi seluruh organ tubuh dan kebiasaan merokok saat dewasa sudah dimulai dari usia remaja.

Mereka yang memulai kebiasaan merokok di usia muda memiliki angka ketergantungan terhadap nikotine yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan mereka yang mulai merokok di usia dewasa. Sehingga upaya untuk mencegah kebiasaan merokok di usia remaja menjadi sangat penting untuk mengurangi angka kematian yang disebabkan oleh penyakit yang berhubungan dengan rokok.

Negara dengan angka perokok remaja yang paling kecil adalah Sri Lanka (1,7%) sedangkan negara dengan angka perokok remaja yang paling tinggi adalah Timor Leste (35%).

Berdasarkan jenis kelamin, negara dengan angka perokok remaja laki laki terkecil adalah Tajikistan (2,9%), sedangkan negara dengan angka perokok remaja laki laki tertinggi adalah Timor Leste (61,4%). Sedangkan untuk perokok perempuan, negara dengan angka perokok perempuan terendah adalah Tajikistan (1,6%) sedangkan negara dengan angka perokok perempuan tertinggi adalah Bulgaria (29%).

Secara umum, setengah dari perokok remaja yang disurvei mengatakan mereka ingin berhenti merokok. Keinginan berhenti merokok paling rendah terjadi di Uruguay (32%) sedangkan keinginan berhenti merokok yang paling tinggi di Filipina (90%).

Kelemahan dari studi ini adalah hanya berdasarkan pengakuan dari remaja yang bersangkutan sehingga tidak menggambarkan perilaku remaja itu secara nyata. Studi juga menyasar remaja yang bersekolah sehingga tidak menggambarkan secara utuh kebiasaan merokok di negara yang bersangkutan.

Pelatihan Guru sebagai Fasilitator SETARA (Semangat Dunia Remaja)

Pendidikan kesehatan reproduksi dan seksualitas merupakan bagian utama dari setiap kegiatan yang dilakukan oleh KISARA. Oleh karena relawan KISARA merupakan remaja yang berusia 10 – 24 tahun, maka setiap kegiatan dilakukan oleh remaja dan untuk remaja. Dengan itu, remaja yang dijangkau akan merasa lebih dekat karena terlihat sebaya atau memiliki karakteristik yang sama. Selain menjangkau...

Satu Jam lebih dekat bersama Melinda Gates di Indonesia Youth Summit

Siapakah Melinda Gates? Mungkin sahabat Kisara, sebagian ada yang pernah dengar nama tersebut, atau bahkan belum sama sekali. Tapi saat mendengar kata Bill Gates? Nah, pasti sebagian besar langsung berpikir mengenai orang terkaya di dunia ya. Yaps, dari nama belakangnya saja sudah dapat ditebak yaa, kalau Melinda Gates merupakan istri dari seorang yang selama beberapa...

Antibiotika Bisa Sebagai Alternatif Untuk Pengobatan Radang Usus Buntu

usus buntu

Sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas Southampton, Inggris menemukan, antibiotika bisa sebagai pengobatan alternatif yang cukup efektif untuk mengobatan radang usus buntu akut tanpa komplikasi pada anak anak.

Usus buntu adalah organ kecil yang menempel pada usus besar bagian kanan bawah. Usus buntu atau dalam bahasa medis disebut appendix, kerap meradang karena adanya sumbatan atau infeksi pada organ tersebut. Selama ini, pengobatan radang usus buntu atau appendicitis dilakukan dengan cara operasi berupa pengangkatan usus buntu yang meradang atau dikenal dengan istilah appendiktomi. Operasi pengangkatan usus buntu merupakan salah satu operasi darurat pada anak anak.

Baca juga: Tanda Dan Gejala Usus Buntu

Dari analisa data yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas Southampton sepanjang 10 tahun terakhir, terdapat 413 anak penderita radang usus buntu yang diobati dengan menggunakan antibiotika tanpa operasi pembedahan.

Dari data itu disimpulkan, tidak ada sesuatu yang perlu dikhawatirkan atau adanya efek samping tertentu pada anak anak penderita radang usus buntu yang mendapatkan pengobatan tanpa operasi pembedahan. Meskipun terdapat angka kekambuhan sebesar 14%.

Selama ini, operasi pengangkatan usus buntu merupakan salah satu operasi pembedahan darurat yang paling banyak dilakukan di seluruh dunia. Namun, tindakan operasi merupakan tindakan invasif yang selain berisiko juga memerlukan biaya yang relatif besar.

Pengobatan dengan antibiotika khususnya pada anak anak bisa menjadi alternatif pengobatan yang lebih murah untuk penanganan radang usus buntu.

Studi ini dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics.

Wah, Tingkat “Jomblo” Remaja di Kota Denpasar ternyata Rendah!

United Nations Population Fund (UNFPA) memperkirakan bahwa jumlah remaja di seluruh dunia pada tahun 2014 mencapai 1,8 milyar dan diperkirakan 90% diantaranya hidup di negara berkembang (UNFPA, 2014). Indonesia sebagai negara berkembang memiliki proporsi populasi remaja sekitar 26,67% dari 237,6 juta jiwa penduduk Indonesia pada tahun 2010 (BKKBN, 2011). Apabila berbicara mengenai remaja, pastinya melekat...