Tag Archives: Medisiana

Empyema

Empyema atau empiema adalah suatu kondisi yang ditandai dengan adanya nanah atau cairan infeksi yang terkumpul di dalam rongga tubuh. Istilah empyema berasal dari bahasa latin “empyein” yang artinya produsen nanah.

Empyema kerap digunakan untuk terkumpulnya nanah di dalam rongga paru paru (pleural cavity), namun istilah ini juga digunakan untuk bendungan nanah yang terjadi pada kandung kemih atau rongga panggul.

Penyebab empyema sendiri sangat banyak, namun yang paling sering adalah karena komplikasi dari pneumonia. Empyema dibagi menjadi tiga fase. Pada fase akut, rongga tubuh mulai diisi oleh nanah yang tipis, sedangkan pada fase lanjut, bendungan nanah mulai menebal dan fibrus/mengental. Untuk fase yang terakhir adalah fase kronis yang ditandai dengan seluruh organ paru diliputi oleh nanah dan jaringan fibrus.

Pengobatan empyema terggantung dari penyebab dasar dari empyema.

Apa Itu Paris Syndrome?

Pernah mendengar istilah Paris Syndrome? Istilah Paris Syndrome digunakan untuk menggambarkan kumpulan gejala psikis yang dialami oleh mereka yang kecewa saat mengunjungi kota Paris. Orang yang mengalami gejala Paris Syndrome biasanya terjadi saat mengunjungi kota Paris, tapi apa yang diharapkan dari kota tersebut tidak sesuai dengan kenyataan.

Gejala gejala yang terjadi pada Paris Syndrome antara lain, depresi, keringat dingin, cemas, pusing, halusinasi dan delusi. Kebanyakan dari gejala tersebut adalah gejala psikis.

Paris Syndrome umumnya dialami oleh wisatawan asal Jepang. Saking banyaknya wisatawan Jepang yang menderita syndrome ini, kedutaan besar Jepang di Paris membuka layanan telepon 24 jam untuk menerima keluhan atau laporan wisatawan Jepang yang menderita Paris Syndrome. Dalam setahun, sekitar 20 wisatawan asal Jepang menderita syndrome ini.

Pengobatan dari Paris Syndrome adalah pulang ke rumah asal si Wisatawan.

Vena Jugularis

Vena jugularis terletak di leher yang berfungsi untuk mengalirkan darah dari kepala, otak, wajah dan leher menuju jantung.

Vena jugularis eksternal terutama mengalirkan darah dari bagian luar tengkorak dan wajah bagian dalam. Vena ini melintang di bagian luar dari otot sternocleidomastoid, menurun sepanjang leher lalu bergabung dengan vena subclavia.

Vena jugularis internal terutama mengalirkan darah dari otak, wajah bagian dalam dan leher. Vena ini turun di dalam leher dibagian luar dari arteri karotis lalu bergabung dengan vena subclavia.

Vena jugularis umumnya akan tampak menojol pada pasien gagal jantung kongestif. Vena jugularis digunakan untuk memantau kemampuan jantung memompa darah pada pasien gagal jantung kongestif.

Kata ‘jugular’ berasal dari bahasa latin ‘jugulum’ yang artinya tenggorokan atau tulang rusuk.

Vena Jugularis

Vena jugularis terletak di leher yang berfungsi untuk mengalirkan darah dari kepala, otak, wajah dan leher menuju jantung.

Vena jugularis eksternal terutama mengalirkan darah dari bagian luar tengkorak dan wajah bagian dalam. Vena ini melintang di bagian luar dari otot sternocleidomastoid, menurun sepanjang leher lalu bergabung dengan vena subclavia.

Vena jugularis internal terutama mengalirkan darah dari otak, wajah bagian dalam dan leher. Vena ini turun di dalam leher dibagian luar dari arteri karotis lalu bergabung dengan vena subclavia.

Vena jugularis umumnya akan tampak menojol pada pasien gagal jantung kongestif. Vena jugularis digunakan untuk memantau kemampuan jantung memompa darah pada pasien gagal jantung kongestif.

Kata ‘jugular’ berasal dari bahasa latin ‘jugulum’ yang artinya tenggorokan atau tulang rusuk.

Wow, Ini Ternyata Maksud Sebenarnya Dari Tanda Lahir

Ladies and gents, apakah Anda terlahir dengan birthmark atau tanda lahir pada satu atau beberapa bagian tubuh Anda? Bercak atau noda yang terdapat pada kulit ini memang bukan sesuatu yang harus dikhawatirkan dan juga beberapa tanda lahir akan hilang seiring dengan bertambahnya usia seseorang.

Secara umum, tanda lahir terbagi menjadi dua, yaitu tanda lahir vaskular tanda lahir terpigmentasi. tanda lahir vascular memiliki ciri-ciri adanya bercak-bercak warna yang berbeda dari warna kulit di sekitarnya. Seperti salmon patches, angel kisses, dan stork bites. Ketiga birthmarks ini pada umumnya berwujud noda pada area di atas leher, dan biasanya noda tersebut akan menghilang dengan sendirinya. Tapi, ada juga tanda lahir yang tetap awet dan justru terlihat semakin jelas, seperti noda port-wine yang pada umumnya memiliki ciri-ciri warna ungu gelap seperti warna wine.

Selain itu ada juga birthmark dengan nama strawberry marks atau hemangioma. Dan tidak sama seperti tanda lahir lain yang berbentuk bercak-bercak di kulit, tanda lahir strawberry marks ini memiliki permukaan yang sedikit menonjol dari permukaan kulit dan memiliki warna kemerahan, dan terkadang bercampur dengan sedikit warna biru. Tanda strawberry marks ini pada umumnya akan kempes dengan sendirinya dan meninggalkan bekas luka pada area kepala dan leher. Dan biasanya tanda tersebut sering ditemukan pada kulit gadis-gadis ras Kaukasia.

Tahi lalat atau yang dikenal juga dengan nama andeng-andeng merupakan salah satu jenis dari tanda lahir terpigmentasi. Cafe au lait spots, atau bercak kecoklatan berbentuk bintik-bintik pada wajah atau anggota tubuh yang lain juga termasuk ke dalam kategori ini. Selain itu ada juga bintik-bintik Mongolia yang berupa bercak-bercak abu-abu kebiruan pada kulit dan sering ditemukan pada bayi dengan warna kulit gelap.

Dan ternyata, keberadaan dari birthmarks ini telah lama menjadi bagian dari mitos masyarakat sejak zaman dulu. Setiap daerah dan setiap kebudayaan memiliki mitos yang berbeda-beda tentangnya. Jadi sama sekali tidak mengherankan jika setiap mitos yang ada memiliki nilai keunikan sendiri-sendiri.

Beberapa masyarakat kuno menganggap bahwa bayi yang terlahir dengan birthmark di kulitnya merupakan bayi yang dikutuk para dewa serta membawa kesialan, sedangkan sebagian masyarakat di daerah lain menganggap bahwa tanda lahir merupakan tanda yang mendatangkan keberuntungan

Bagi Anda yang gemar membaca tentang sejarah Eropa Kuno pasti pernah mendengar tragedi Salem Witch Trial, bukan? Pada saat Eropa masih berada di dalam era kegelapan, dan sebelum adanya masa pencerahan (Rennaisance), masyarakat Eropa masih percaya pada mitos dan juga ilmu sihir. Saat itu ribuan penduduk Eropa (kebanyakan wanita) ditangkap dan disiksa di dalam penjara oleh pihak gereja sebelum pada akhirnya mereka dieksekusi dengan tuduhan bahwa mereka adalah penyihir. Salah satu indikasi yang digunakan oleh masyarakat untuk menangkap para wanita malang tersebut adalah dengan mengecek ada tidaknya tanda lahir pada anggota tubuh mereka. Yap, bagi penduduk Eropa kuno birthmark merupakan tanda dari penyihir.

Hal yang jauh berbeda diyakini oleh penduduk Eropa di bagian Timur. Mereka justru percaya bahwa dengan menyentuh orang dengan birthmark di kulitnya akan mendatangkan keberuntungan bagi mereka. Benar-benar bertolak belakang, ya?

Di tengah-tengah masyarakat yang menganut kepercayaan reinkarnasi berpendapat lain. Menurut mereka, tanda lahir yang terdapat pada anggota tubuh seseorang merefleksikan penyebab kematian seseorang di masa lalu. Lokasi dari timbulnya birthmark tersebut dipercaya sebagai bekas luka yang dibawa serta oleh orang tersebut ke kehidupan selanjutnya.

Kebiasaan yang dilakukan oleh ibu selama hamil juga dipercaya sebagai penyebab dari timbulnya birthmarks. Contohnya dalam kepercayaan kuno bangsa Iran yang percaya bahwa jika ibu hamil menyentuh perutnya ketika melihat gerhana matahari, maka kelak bayi yang dilahirkannya akan memiliki bercak pada kulitnya. Masyarakat Jepang kuno juga memiliki kepercayaan serupa bahwa jika sang ibu hamil menatap nyala api yang membara, maka sang bayi akan terlahir dengan “luka bakar” pada kulitnya.

For real though, apa sih sebenarnya maksud tanda lahir? Well, jika Anda merujuk kepada bukti medis, maka tanda lahir bukanlah pertanda keberuntungan maupun tanda kesialan. Tanda lahir terjadi akibat kelainan bentuk pembuluh darah yang membesar dan mendekati permukaan kulit. Hal tersebut kemudian mengakibatkan bercak-bercak warna seperti pada tanda lahir vascular.

Sedangkan tanda lahir terpigmentasi timbul akibat adanya kelainan pada produksi zat melanin yang memberikan pigmen pada kulit. Nah, jadi bagi Anda yang terlahir dengan tanda lahir atau bagi Anda yang baru saja melahirkan bayi dengan bercak birthmark pada kulit bayi Anda, Anda dapat bernapas lega. Adanya tanda lahir merupakan sesuatu yang normal dan merupakan ciri khas bagi Anda.

Source: http://breaktime.co.id/health/mind-and-soul/inilah-arti-letak-tanda-lahir-yang-ada-di-tubuh-kita.html

http://health.howstuffworks.com/skin-care/problems/beauty/birthmark4.htm

http://scribol.com/anthropology-and-history/bizarre-and-offbeat-news/the-bizarre-myths-and-mysticism-behind-birthmarks/