Tag: Kebebasan Informasi
-
Surat Cinta untuk Mark Pendiri Facebook
Mark Zuckerbeg ternyata pemberi harapan palsu juga. Dalam pernyataan awal, dia mengatakan akan menciptakan platform Internet yang terbuka, murah, dan terjangkau. Begitulah kira-kira ide awalnya. Harapan yang menyenangkan bagi banyak orang, termasuk aku. Maklum. Selama ini, kemudahan akses memang masalah utama jika kami memberikan pelatihan Internet bagi warga, terutama di pedesaan atau pedalaman. Biasanya kami…
-
Internet, Kontestasi Tak Kunjung Henti
Pertempuran dengan Internet sebagai medannya terus berlanjut. Tarik menarik kepentingan itu masih sangat terasa selama lima hari pertemuan Internet Governance Forum (IGF) 2013 di Nusa Dua, Bali pekan lalu. Seperti biasa, para pihak tersebut adalah negara, kelompok bisnis, dan masyarakat sipil. Ada puluhan sesi selama pertemuan di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC) itu. Aku…
-
Karena, Internet Haruslah Tetap Tanpa Batas
Dunia yang bebas dan terbuka bergantung pada Internet yang juga bebas dan terbuka. Internet memberdayakan semua orang. Siapa pun boleh berbicara, berkarya, belajar, dan berbagi. Internet tidak dikendalikan siapa pun. Bukan organisasi, individu, atau pun pemerintah. Internet menghubungkan dunia. Saat ini, lebih dari dua miliar orang sedang online. Hampir sepertiga jumlah manusia di planet ini.…
-
Berikan Ruang Dulu, Aturan Belakangan
Ini orang kok ngotot sekali ya? Berkali-kali mereka bilang kalau netizen, termasuk blogger dan pengguna social media lainnya, harus beretika ketika bersuara di dunia maya. Menurut mereka harus ada aturan agar penggunaan media baru ini tidak kebablasan dan menimbulkan masalah. Pentingnya etika bagi blogger dan netizen itu pun kemudian ditekankan dalam Pernyataan Akhir Bali Media…
-
Agar Internet Tak Jadi Medan Perang
Internet bisa menjadi medan pertempuran. Banyak pihak berusaha memasukkan kepentingannya masingg-masing ke dalam tata kelola internet ini. Tiga pihak yang hingga saat ini terus saling tarik menarik kepentingan tersebut adalah negara, swasta, dan masyarakat sipil. Pertama, negara. Sebagai pihak yang menguasai sistem plus hajat hidup orang banyak, negara berusaha agar internet mewakili kepentingan mereka, mengendalikan…