Tag Archives: Travel

Serba-serbi Sewa Mobil Lewat Aplikasi

Sewa Mobil (dok. Diah Dharmapatni)

Sewa mobil melalui aplikasi untuk menghindari penipuan.

Pernah tertipu jasa penyewaan mobil? Orang tua saya pernah mengalaminya beberapa tahun silam. Suatu ketika, seorang kenalan orang tua saya menawarkan mobilnya untuk disewa persis saat kami memang perlu menyewa mobil untuk perjalanan jauh. Kami menyewanya selama satu bulan penuh. Menjelang masa sewa berakhir, pemilik mobil justru menghilang tanpa kabar. Usut punya usut, mobil ini masuk dalam daftar mobil curian. Rupanya, kenalan orang tua saya itu, menyewa dari agen penyewaan mobil resmi lalu menyewakannya kembali kepada kami.

Sebenarnya kami tak rugi-rugi amat. Tapi cukup kaget karena harus tersangkut masalah hukum pada waktu itu. Syukurnya pelaku sudah tertangkap dan menjalani proses hukuman penjara. Pengalaman ini membuat saya semakin berhati-hati memilih jasa sewa mobil. Untungnya sekarang banyak penyedia jasa yang merambah aplikasi sewa mobil paling praktis. Jadi, kita mempunyai banyak pilihan jasa penyewaan mobil sesuai kebutuhan dan anggaran.

Barangkali banyak yang berpikir bahwa metode menyewa mobil secara daring seperti ini justru memiliki resiko tersendiri. Pelanggan tidak dapat melihat kondisi armada secara langsung. Namun, aplikasi sewa mobil sebenarnya dapat menghalau penipuan asal kita memperhatikan beberapa hal berikut ini.

Pilih Jasa Sewa Mobil dengan Reputasi Baik

Aplikasi sewa mobil memungkinkan penggunanya melihat testimoni dan penilaian pelanggan sebelumnya. Kita dapat melihat pengalaman pelanggan sebelumnya untuk menilai pelayanan, kondisi kendaraan dan lainnya. Umumnya, penyedia jasa juga memiliki platform lain seperti website dan media sosial. Jangan malas melakukan riset kecil-kecilan untuk melihat performa mereka di platform lain. Biasanya, penyedia jasa yang memelihara tampilan mereka dengan penjelasan lengkap di kanal lainnya lebih dipercaya.

Perhatikan Promosi dan Biaya Tambahannya

Penyedia jasa berbasis aplikasi memang masih tergolong baru di Indonesia. Tak heran, mereka berlomba menawarkan promo yang menggiurkan para calon pelanggan. Tapi, jangan hanya lihat promosinya saja. Kita perlu memastikan adanya biaya tambahan lainnya, seperti jasa sopir, biaya akomodasi sopir, biaya sewa tambahan bila melewati batas waktu, biaya bahan bakar dan sebagainya. Beberapa aplikasi menawarkan sewa mobil tanpa sopir (lepas kunci), sehingga biayanya lebih murah.

Baca Syarat dan Ketentuan

Banyak orang melewatkan daftar syarat dan ketentuan karena tampak berbelit. Sebaiknya, kali ini luangkan waktu untuk memastikan ketentuan penyewaan agar tak merasa rugi. Salah satunya batas waktu penyewaan yang berbeda di setiap wilayah. Penyewaan mobil di Bali umumnya mematok harga per 10 jam. Di daerah lain, batas waktunya dapat mencapai 12 jam. Ketentuan lain mungkin berlaku bila sewa mobil tanpa sopir dalam jangka waktu tertentu. Di samping itu, waktu pemesanan wajib menjadi perhatian. Ada penyedia jasa yang siap dipesan 12 jam sebelumnya. Sebaliknya, ada pula yang harus menunggu hingga ada konfirmasi ketersediaan mobil.

Pesan Sejak Jauh-jauh Hari

Permintaan sewa mobil saat liburan dan acara-acara tertentu biasanya meningkat. Terlebih Bali yang selalu menjadi destinasi wisata sekaligus lokasi konferensi internasional. Sebelum kehabisan kendaraan, segeralah menyewa apabila sudah memiliki jadwal yang pasti. Apalagi jika sudah ada tawaran promo.

Penyewaan mobil melalui aplikasi memang memudahkan pelanggan asal memperhatikan semua ketentuannya. Pihak pengembang aplikasi dapat menjadi pihak ketiga yang membantu transaksi kita terhindar dari penipuan. Bahkan, aplikasi sewa mobil jauh lebih praktis dan lebih terjangkau. Ada yang sudah pernah coba?

The post Serba-serbi Sewa Mobil Lewat Aplikasi appeared first on BaleBengong.

Alasan Mengapa Wisata Bogor Begitu Digandrungi

Liburan di Bogor (dok. Traveloka)

Tak melulu soal pekerjaan, Kota Bogor juga dapat menjadi destinasi liburan.

Bepergian ke Bogor merupakan suatu rutinitas yang dilakukan berdasarkan kepentingan setiap orang. Namun, banyak orang menghabiskan waktunya di Bogor pada waktu akhir pekan atau masa liburan untuk menikmati berbagai wisata Bogor yang sudah ada. Salah satu objek wisata Bogor yang paling terkenal adalah bertemakan nuansa alam.

Bogor menjadi tempat pelarian bagi warga Ibu Kota yang tengah penat karena rutinitas harian. Selain banyak objek wisata yang disediakan. Bogor menjadi salah satu tempat berlibur yang memiliki jarak tempuh tidak terlalu lama. Artinya tempatnya mudah untuk dijangkau.

Wisata Bogor yang tidak mudah untuk Dilupakan

Bagi Anda yang melakukan perjalanan ke Bogor, tentu sudah tahu rute mana saja yang bisa Anda lalui. Banyak orang menggunakan transportasi umum untuk datang kesana. Ada pula yang menggunakan transportasi pribadi. Keduanya adalah cara yang mungkin Anda bisa Anda lakukan. Namun, tidak sedikit pula yang menggunakan jasa travel dari Bogor sendiri.

Selama di Bogor, Anda akan dihadapkan pada berbagai pilihan objek wisata yang mungkin membingungkan. Hal ini disebabkan karena hampir semua objek wisata Bogor menarik untuk dikunjungi terutama bagi Anda yang menyukai nuansa alam. Berbagai fasilitas outbond, penginapan, penyedia makanan dan lain sebagainya bisa Anda pilih dan dapatkan sekaligus.

Hal-hal yang Harus diperhatikan saat Berwisata ke Bogor

Banyak orang datang ke Bogor dengan tujuan untuk berwisata, tanpa melihat kondisi terlebih dahulu. Hal ini memang tidak disarankan, karena ada beberapa objek wisata yang hanya bisa di kunjungi di bulan-bulan tertentu saja untuk dinikmati keindahannya. Sebagai contoh, berikut hal-hal yang harus Anda perhatikan saat berwisata ke Bogor.

  1. Tentukan objek wisata yang akan dikunjungi
  2. Lakukan tinjuan melalui internet terkait lokasi objek wisata
  3. Lihat cuaca yang tengah berlangsung
  4. Bawa perbekalan yang sesuai
  5. Jangan membawa barang-barang yang tidak perlu
  6. Upayakan selalu melakukan kontak komunikasi dengan pengelola objek wisata
  7. Jika hendak menginap, pastikan sudah membuat reservasi tempat untuk menginap, baik itu di hotel maupun di vila

Hal-hal tersebut bisa Anda gunakan untuk persiapan ketika hendak berwisata ke Bogor. Penting untuk diingat bahwa perjalanan tanpa persiapan hanya akan membuat Anda kesulitan, sehingga liburan Anda kurang bisa untuk dinikmati.

Objek Wisata yang ada di Bogor

Objek wisata Bogor sangat beragam, diantaranya:

Curug

Curug merupakan salah satu objek wisata air terjun yang terjadi secara alami. Curug biasanya memiliki ketinggian sedang hingga sangat tinggi. Jatuhan air dari atas akan membuat Anda sangat rileks dan segar saat berada disana. Anda juga bisa berendam di dalam kolam air tersebut.

Kebun Raya

Salah satu upaya pemerintah Kota Bogor dalam mendukung penelitian adalah dengan mendirikan Kebun Raya. Di dalamnya terdapat aneka tumbuhan yang secara khusus di tanam untuk kebutuhan penelitian. Nah, tidak hanya untuk kebutuhan penelitian saja, kini Kebun Raya juga dijadikan objek wisata edukasi bagi para pengunjung. Salah satu Kebun Raya yang terkenal di Bogor adalah Kebun Raya Bogor dengan 15.000 spesies tumbuhan.

Wahana Rafting

Bagi Anda yang menyukai objek wisata olahraga yang menantang adrenalin, maka perlu mencoba wahana rafting atau arung jeram. Terdapat lokasi rafting yang sangat menantang adrenalin dengan lika-liku jeram. Sesekali banyak bebatuan yang bisa menumbangkan Anda dan pasukan saat melakukan arung jeram.

Kuliner

Bicara soal tempat wisata, maka Kuliner adalah bagian yang tidak akan terpisahkan. Saat berwisata Anda tentu membutuhkan makanan. Berbagai makanan khas Bogor tersedia untuk wisatawan yang datang saat berkunjung. Tidak hanya makanan tradisional saja yang disediakan. Ada pula makanan mancanegara yang dihidangkan untuk menyesuaikan dengan pengunjung, karena ada juga wisatawan yang berasal dari mancanegara.

Berkunjung ke Bogor memang hal yang tidak asing dilakukan. Jaraknya yang dekat serta waktu tempuh yang sebentar, membuat Bogor banyak sekali dikunjungi oleh wisatawan. Apabila Anda termasuk sebagai orang yang tengah berencana ke Bogor, Anda perlu memperhatikan hal-hal diatas supaya liburan Anda menyenangkan.

The post Alasan Mengapa Wisata Bogor Begitu Digandrungi appeared first on BaleBengong.

Tangis Satwa di Balik Gelimang Pariwisata

wisata satwa di bali dengan naik gajah
Atraksi wisata naik gajah di Bali. Foto balinatatour.com

Etiskah mengeksploitasi binatang saat atraksi wisata satwa?

Pariwisata merupakan salah satu penghasil devisa terbesar bagi Indonesia di luar sektor migas. Tidak heran, sektor ini mendapatkan perhatian besar pemerintah Indonesia untuk menunjang pembangunan.

Ini terbukti dengan berbagai upaya seperti mencanangkan Tahun Kunjungan Indonesia dan bebas visa. Tujuannya untuk menarik minat wisatawan datang ke Indonesia.

Perkembangan pariwisata Indonesia tidak terlepas dari kemajuan teknologi informasi dan kebutuhan sosial ekonomi masyarakat global untuk pemenuhan kebutuhan berlibur. Dengan berbagai kekayaan budaya, bentang alam dan rekayasa atraksi lainnya, Indonesia acap kali menjadi tujuan utama perjalan wisata dunia.

Untuk tetap menarik dan memanjakan wisatawan yang berlibur, berbagai atraksi budaya seringkali dirancang bahkan dengan dana yang tak tanggung-tanggung. Tidak hanya sampai di situ, dengan modal bentang alam, kekayaan flora dan fauna yang memukau, Indonesia dengan mudah menjadikan potensi alam ini sebagai sumber devisa.

Di sinilah kepentingan pemerintah dan pemodal menemukan titik temu. Pemerintah menyediakan regulasi dan sederet program. Pemodal menanamkan modal dengan menyediakan berbagai akomodasi dan atraksi wisata. Termasuk pula membuka peluang-peluang pasar lebih luas.

Wisata Satwa

Salah satu varian atraksi wisata yang banyak berkembang di berbagai negara tujuan wisata adalah atraksi yang menjadikan binatang sebagai obyek utamanya. Atraksi inilah disebut animal based tourism atau wisata satwa. Bagian dari wisata satwa meliputi tur keliling dengan menunggangi binatang, pertunjukkan kelincahan, keindahan dan kepatuhan binatang serta lainnya.

Tingkah lucu, keindahan dan kepatuhan binatang buas yang harusnya hidup di alam liar, kini dengan mudah bisa dinikmati di kebun binatang atau di tempat-tempat atraksi wisata yang menjadikan binatang sebagai obyeknya.

Di Taro, Gianyar, Bali misalnya, wisatawan bisa menemui, berinteraksi bahkan menunggangi gajah yang secara naluriah harusnya hidup liar di alam bebas. Hampir semua gajah yang digunakan sebagai objek atraksi di Desa Taro didatangkan dari Sumatera.

Gajah-gajah yang masih kecil dipaksa berlatih setiap hari oleh pawang agar mengetahui medan wisata yang akan ditempuh untuk mengantarkan wisatawan.

Wisata satwa tidak hanya bisa ditemui di Indonesia. Di beberapa negara seperti India dan Thailand juga dengan mudah bisa kita temui berbagai atraksi wisata yang mengandalkan binatang sebagai daya tarik bagi wisatawan.

Berbeda halnya dengan Indonesia, Thailand merupakan negara yang memiliki kedekatan khusus dengan gajah. Baik kedekatan sejarah, sosial bahkan kultural. Pendek kata, gajah menjadi simbol penting bagi masyarakat Thailand.

Belakangan ini, wisata satwa sedang mendapat tantangan serius dari kelompok pemerhati binatang yang memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan satwa. Hal ini seiring makin tumbuhnya kesadaran orang bahwa binatang juga memiliki hak untuk hidup layak.

Selain juga karena banyaknya kasus penyiksaan dan penelantaran binatang di kebun binatang. Padahal kebun binatang seharusnya menjadi tempat konservasi, pendidikan, penelitian dan tempat paling aman bagi binatang agar terhindar dari perburuan liar.

Sebut saja kasus kematian beberapa hewan di kebun binatang Surabaya, Bandung dan Yogyakarta yang diduga akibat penelantaran dan buruknya management pengelola. Kematian hewan di kebun binatang Bandung bahkan sempat memunculkan petisi online “Selamatkan kebun binatang Bandung”.

Tidak berbeda jauh dengan nasib binatang di kebun binatang tersebut di atas, wisata satwa yang mengandalkan binatang sebagai obyeknya juga seringkali diwarnai penyiksaan. Atraksi menunggangi gajah oleh wisatawan untuk menelusuri berbagai jalur yang disediakan pengelola wisata satwa misalnya, seringkali sarat penyiksaan.

Sisi Kelam

Inilah sekelumit sisi kelam atraksi gajah yang tak banyak orang tahu. Beberapa orang menghabiskan waktu berlibur dengan melakukan kunjungan ke destinasi wisata yang memungkinkan mereka untuk menunggagi gajah.

Berbagai persoalan penyiksaan dan penelantaran hewan ini muncul disebabkan oleh berbagi hal. Sebagaimana dilansir dari Tirto.id, Marison Guciano pendiri Indonesia Animal Welfare Society menjelaskan, hal ini salah satunya karena Indonesia belum memiliki standar kesejahtraan satwa sehingga memunculkan ekploitasi, pelecehan dan kekejaman.

Kebiasaan menunggagi gajah sebaiknya dihentikan. Penderitaan yang dirasakan gajah di antaranya dipisahkan oleh orang tuanya. Gajah kecil yang seharusnya dilindungi orang tuanya, tetapi justru dilatih dan dipaksa untuk menuruti pawangnya. Walaupun tempat gajah didesain berdasarkan habitatnya masih saja gajah-gajah baru dilatih setiap hari tanpa henti.

Penderitaan bayi gajah dimulai ketika dia ditempatkan di kandang sempit. Proses pelatihan dilakukan untuk mengontrol sikap gajah. Pawang gajah biasanya menggunakan alat bantu seperti kayu yang berisi paku.

Mereka juga mengeksploitasi tenaga gajah hingga jam tidur mereka berkurang. Tujuannya untuk mempercepat proses pelatihan dan mampu menuruti perintah pawang.

Pemanfataan gajah sebagai bagian dari tur juga dapat memberikan dampak buruk terhadap punggung gajah yang tidak boleh dibebankan lebih dari 130 kg. Nyatanya punggung gajah tidak hanya dinaikki oleh dua orang. Sebagai penyangga, punggung gajah dipasangi pelana sebagai tempat duduk yang digunakan untuk berkeliling.

Cedera tulang punggung sangat mungkin terjadi karena atraksi tur dibuka setiap hari dan dilakukan berulang-ulang. Kegiatan yang berulang-ulang bisa jadi menimbulkan depresi yang dialami gajah. Ini mungkin dirasakan oleh gajah-gajah di berbagai tempat wisata yang menyajikan atraksi wisata gajah.

Atraksi wisata yang menggunakan gajah tidak hanya menyisakan depresi dan cedera punggung, tetapi juga secara tidak langsung menegaskan bahwa wisata satwa mengabaikan kesejahteraan hewan. [b]

The post Tangis Satwa di Balik Gelimang Pariwisata appeared first on BaleBengong.

Inilah Pilihan Transportasi Bandara Soekarno-Hatta

Ilustrasi transportasi umum. (dok. Diah Dharmapatni)

Moda transportasi Bandara Soekarno-Hatta kini semakin bervariasi.

Dulu, ketika tiba di Bandara Soekarno-Hatta, saya mengandalkan kerabat yang menjemput. Maklum, namanya juga anak daerah. Tapi, situasi jalanan ibukota yang semakin padat, tentu akan merepotkan bila meminta bantuan kerabat menjemput atau mengantar. Sekarang, sudah banyak pilihan moda transportasi yang bisa dipilih jika ingin berangkat dari atau menuju Bandara Soekarno-Hatta, salah satunya Big Bird Bus, temukan info lengkap Big Bird Bus di sini. Berikut ini adalah pilihan transportasi Bandara Soekarno-Hatta.

Taksi

Pilihan ini adalah yang paling umum ditemui di bandara. Ada beberapa operator taksi yang beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, baik kelas standar maupun eksekutif. Mobil bertanda khusus ini telah dilengkapi dengan argometer.  Cukup datang ke loket taksi dan pesan sesuai destinasi yang dinginkan. Harga dasar taksi kelas standar senilai Rp 6.500,- setiap kali buka pintu, Rp 4.000,- per km. Total biayanya bisa jadi sangat tinggi jika jaraknya semakin jauh. Kelebihannya, taksi bisa mengantarkan sesuai tujuan yang diinginkan di area Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Sewa Mobil

Jika ingin memuat lebih banyak penumpang dan lebih privat, sewa mobil boleh jadi pilihan. Angkutan ini dapat menampung 5-6 orang. Harganya bergantung pada jenis mobil yang digunakan. Kisaran harganya dimulai dari harga Rp 175.000,-. Seperti halnya taksi, operator penyewaan mobil di Bandara Soekarno-Hatta melayani wilayah Jabodetabek.

Transportasi Daring

Sekarang transportasi daring (online) pasti sudah menjadi andalan karena praktis dan cenderung lebih terjangkau. Sayangnya dulu keberadaannya masih ilegal, sehingga harus memesannya secara sembunyi-sembunyi. Bahkan, saya pernah dipaksa turun oleh penyedia transportasi di salah satu bandara karena ketahuan pesan taksi daring.

Sekarang tak perlu lagi kucing-kucingan, karena taksi daring sudah resmi beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta sejak tahun 2017. Perusahaan taksi daring bekerja sama dengan Induk Koperasi Kepolisian (Inkoppol). Penumpang bisa memesan taksi daring melalui aplikasi seperti biasa. Armadanya berisikan stiker berwana hijau dengan tulisan Inkopol Divtro (Divisi Transportasi). Angkutan ini dapat ditemui hampir di semua terminal.

Bus

Transportasi yang satu ini adalah pilihan murah meriah jika ingin pergi dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta. Transportasi bus di bandara kini dikelola sebagai Jabodetabek Airport Connexion (JAConnexion) Layanan ini diprakarsai Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan diresmikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada Mei 2017. JAConnexion merupakan bagian dari Bus Rapid Transportation melayani rute dari Bandara Soekarno-Hatta ke hotel dan mal serta sebaliknya di wilayah Jabodetabek. Armada JA Connexion dilengkapi fasilitas pendingin ruangan, koneksi internet dan pengisian daya listrik.

Ada beberapa operator bus yang menjalankan JAConnexion, yaitu Perum DAMRI, PPD, Big Bird, Sinar Jaya, Agra Mas dan Hiba Utama. Salah satu bus favorit yang cukup sering saya gunakan adalah Damri (Jawatan Angkutan Motor Republik Indonesia). Kisaran biayanya dimulai dengan harga Rp 40.000,- hingga Rp 75.000,- sesuai tujuan. Jika menuju Jakarta Pusat, penumpang bisa memilih destinasi Stasiun Gambir dengan biaya Rp 40.000,-. Shelter bus Damri dapat dijumpai pada seluruh terminal bandara.

Selain bus Damri, ada juga bus Big Bird yang patut dicoba. Rute yang dilayani tidak jauh berbeda dengan layanan bus lainnya, yaitu area Jatinegara, Bekasi Barat, Blok M, Thamrin City, Kalibata, Tanah Abang, Jakarta Kota, dan Gambir. Waktu keberangkatannya telah terjadwal sehingga dapat menyesuaikan jam berangkat dari atau tiba di Jakarta. Bahkan, tiket bus Big Bird dapat dipesan jauh-jauh hari secara daring. Sama seperti bus Damri, biaya Big Bird Bus berkisar Rp 40.000,- sampai dengan Rp 45.000,-.

Interior Bus Big Bird (sumber: Traveloka)

Kereta Api Bandara

Kereta Api Bandara adalah pilihan tercepat bagi penumpang yang ingin menuju wilayah Jakarta Pusat dan Bekasi. Ada dua rute yang dilayani adalah rute Stasiun KA Bandara Soekarno-Hatta menuju Stasiun KA Bandara BNI City dengan waktu tempuh 40 menit dan Stasiun KA Bandara Bekasi dengan waktu tempuh 45 menit. Selain dua rute itu, kereta api ini juga melewati Stasiun Duri dan Batu Ceper. Tiket kereta api dapat dibeli melalui mesin penjualan tiket di stasiun keberangkatan atau reservasi melalui situs resmi PT Railink. Beberapa agen penjualan tiket daring juga telah menyediakan tiket kereta api ini.

Jakarta terus membenahi transportasi umumnya, termasuk transportasi antar jemput bandara. Kini, pilihannya kembali pada preferensi masing-masing penumpang, baik dari sisi kenyamanan, harga dan waktu tempuh.

The post Inilah Pilihan Transportasi Bandara Soekarno-Hatta appeared first on BaleBengong.

Inilah Tiga Tempat Surga Belanja di Pulau Dewata

(pict : aspairandasparendiy)

Belanja adalah salah satu agenda wajib turis ketika melancong ke Bali.

Pilihan tempatnya pun beragam. Namun, tidak lengkap rasanya jika tidak mengunjungi pasar tradisional di Bali yang menjual berbagai souvenir khas Bali. Selain harga terjangkau, pasar-pasar ini juga menawarkan beragam pilihan.

Menurut I Komang Sastrawan, guide asal Karangasem, ketiga tempat berburu souvenir yang paling  dikenal dan sering dikunjungi oleh wisatawan adalah sebagai berikut:

  1. Pasar Kumbasari

Letaknya di jantung Kota Denpasar membuat pasar ini menjadi pilihan para wisatawan yang ingin berbelanja buah tangan khas Bali, tetapi tidak memiliki banyak waktu untuk berkeliling. Waktu yang dibutuhkan untuk ke pasar ini hanya sekitar 45 menit dari Bandara Internasional Ngurah Rai.

Pasar ini memiliki beragam pilihan suvenir yang bisa dibawa pulang. Baju, aksesoris, lukisan, patung, dan ornamen-ornamen tradisional lengkap tersedia di pasar seni yang terletak di jalan Gajah Mada, Denpasar ini.

2. Pasar Seni Ubud

Belum ke Bali namanya kalau belum mengunjungi Ubud, Kabupaten Gianyar. Desa ini merupakan kawasan pariwisata yang dikenal memiliki daya tarik wisata lengkap.

Pasar tradisional Ubud merupakan salah satu pelengkap keanekaragaman Bali sebagai lokasi wisata yang terkenal sampai ke mancanegara. Di tempat ini banyak pedagang yang menjajakan barang-barang seni dan kerajinan khas Bali semacam sendal khas Bali, Baju Bali, sarung pantai, tikar, lukisan, patung, cermin unik sampai gantungan kunci.

Barang-barang yang ditawarkannya terbilang berkualitas, tetapi harganya cukup terjangkau.

Ari Devita, pelancong asal Surabaya, sudah tiga kali ke Bali. Bagi Ari pasar tradisional menjadi agenda wajib yang harus dikunjungi. “Paling excited kalo ke Pasar Ubud. Lokasinya enak sekalian jalan-jalan,” katanya.

“Dan memang lengkap banget suvenir yang bisa aku bawa pulang. Cantik-cantik semua bikin kalap,” lanjutnya.

Lokasi pasar seni tradisional Ubud sangat strategis, berada di depan Puri Saren Ubud, tepatnya di Jalan Raya Ubud No 35. Jarak tempuh yang harus dilewati dari Bandara Internasional Ngurah Rai adalah sekitar 1,5 jam.

3. Pasar Seni Sukawati

Pasar ini adalah pasar seni paling terkenal di Bali. Sudah menjadi rahasia umum kalau pasar seni Sukawati adalah surga dari berbagai suvenir dan kerajinan tangan yang sangat unik. Pasar seni ini terkenal menjual pakaian dan kerajinan tradisional dengan harga sangat murah.

Sukawati merupakan pusatnya kerajinan seni di Bali. Karena itu harga dari kerajinan seni seperti lukisan, pakaian, dan cinderamata lainnya relatif lebih murah daripada di tempat lain.

Pasar ini terletak di Desa Sukawati, Kabupaten Gianyar. Jarak tempuh dengan berkendara sekitar 1 jam dari Bandara Internasional Ngurah Rai.

“Walaupun pusat perbelanjaan di Bali banyak banget, tapi pasar seni tradisional adalah yang paling wajib didatangi,” kata salah satu wisatawan asal Jakarta, Nedia Farah. Menurut Farah pasar tradisonal adalah tempat terbaik untuk membeli buah tangan khas asal daerah yang dikunjungi. [b]

The post Inilah Tiga Tempat Surga Belanja di Pulau Dewata appeared first on BaleBengong.