Tag Archives: Travel

Bahkan Obama pun Terpesona Istana Air Ini


Patung kepala raksasa terbuat dari anyaman bambu menjadi objek menarik di Pura Tirta Empul. Foto Anton Muhajir.

Di sinilah banyak orang menyucikan diri.

Bagi umat Hindu Bali, sumber air alami tidaklah sekadar tempat mandi, tetapi juga sekaligus untuk menyucikan diri. Begitu pula sumber air Tirta Empul di Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring Kabupaten Gianyar, Bali.

Tiap hari ribuan umat Hindu Bali menyucikan di sumber air alami di desa berjarak sekitar 40 km dari Denpasar ini.

Secara harfiah, Tirta Empul bermakna air yang keluar dari tanah. Hal ini tidak lepas dari keyakinan umat Hindu Bali bahwa di lokasi tersebut Dewa Indra menancapkan tombak ke tanah sehingga air pun keluar. Air itu diyakini suci dan bisa menyembuhkan.

Keyakinan itu yang dipegang teguh umat Hindu Bali, termasuk Dewi Mahayanti. Perempuan muda ini mandi untuk menyucikan diri (melukat) di Tirta Empul beberapa waktu lalu setelah dia terhindar dari beberapa kecelakaan.

“Melukat di Tirta Empul dulu biar bersih dan terhindar dari petaka,” ujarnya.

Bersama dua temannya, Mahayanti pun berendam di Tirta Empul selama sekitar satu jam. Tidak hanya mandi seperti biasa, dia juga melakukan ritual seperti sembahyang umat Hindu Bali meminta doa kepada pemangku setempat.

Namun, Tirta Empul bukanlah hanya untuk umat Hindu semata. Tempat ini juga menjadi tujuan wisata bagi siapa saja. Tirta Empul adalah tempat sembahyang (pura) bagi umat Hindu sekaligus pemandian bagi siapa saja.

Ada pula yang menyebutnya sebagai istana air karena dia memang memiliki banyak kolam air di kawasannya. Inilah yang membedakan Tirta Empul dengan pura lain di Bali.

Ikan emas raksasa menyambut pengunjung di Tirta Empul. Foto Anton Muhajir.

Sejumlah Pantangan

Layaknya pura lain di Bali, Pura Tirta Empul terdiri dari tiga bagian yaitu bagian paling luar (nista mandala), tengah (madya mandala), dan inti (utama mandala).

Suasana sejuk langsung terasa ketika masuk kawasan ini. Tampaksiring memang termasuk kawasan berhawa dingin karena letaknya di pegunungan. Pohon-pohon besar ataupunair mengalir di sungai dan saluran air menambah sejuk suasana.

Di bagian paling luar pura ini terdapat pemandian umum yang bisa dipakai hanya untuk mandi biasa. Tidak perlu pakaian khusus ataupun pantangan tertentu untuk bisa mandi di kolam paling luar dari kawasan Tirta Empul ini.

Namun, begitu masuk kawasan madya mandala, pengunjung harus memenuhi sejumlah aturan. Selain harus membayar tiket masuk, terutama bagi yang tidak bersembahyang, tapi hanya sebagai turis, pengunjung juga harus mengenakan pakaian layaknya akan sembahyang, seperti memakai sarung (kamen) dan selendang. Pengelola menyediakan sarung dan selendang ini secara gratis.

Aturan lain bagi pengunjung adalah tidak boleh sedang berduka cita (sebel), misalnya keluarga meninggal, dan menstruasi bagi perempuan. Aturan itu tertulis di pintu masuk ataupun dikatakan oleh petugas di bagian informasi.

Sejumlah aturan itu juga tertulis jelas bagi mereka yang hendak melukat. Misalnya tidak boleh menggunakan sabun atau sampo pada saat melukat, harus memakai baju adat, juga tidak boleh mencuci segala jenis pakaian. Dengan begitu, maka air di Tirta Empul pun terus terjaga. Jernih dan bersih.

Bersihnya air di Pura Tirta Empul itu sudah terlihat di madya mandala. Setelah pintu masuk berupa Candi Bentar, pengunjung langsung disambut kolam ikan dengan ikan koi dan ikan emas berenang dalam rombongan. Warna-warna cerah kuning dan merah ikan bisa memanjakan mata.

Di bagian lain dari madya mandala ini terdapat pula wantilan untuk beristirahat serta halaman luas di mana pengunjung bisa berfoto-foto dengan latar belakang Candi Bentar ataupun patung kepala raksasa dari anyaman bambu.

Tiap hari ribuan orang melukat di Pura Tirta Empul. Foto Anton Muhajir.

Antre

Bagian utama mandala Pura Tirta Empul merupakan daerah terbatas karena dianggap sakral. Hanya orang tertentu pada waktu tertentu yang boleh masuk. Sehari-hari, tempat ini lebih sering tertutup kecuali jika ada yang sembahyang.

Di bagian utama mandala pula terdapat sumber air bernama Taman Suci. Untuk menjaga kesucian dan kebersihan, tempat ini selalu tertutup.

Namun, pengunjung tetap bisa melukat di bagian tengah. Ada tiga kolam kecil untuk pengelukatan atau tempat melukat. Tiga kolam ini berukuran kurang lebih sama, sekitar 10 x 3 meter. Dalamnya sampai di bawah dada orang dewasa.

Di bagian utara tiap kolam ini terdapat pancuran berderet mengalirkan air yang dianggap mampu membersihkan. Tiap pengunjung bisa mandi besar, termasuk menyiram kepala, dari air mancur itu. Namun, perlu perjuangan lebih untuk melakukannya.

Saking banyaknya pengunjung, mereka yang mau melukat ini harus antre sampai satu jam atau malah lebih. Mereka berbaris rapi di dalam kolam berair dingin itu. Laki-laki hampir semuanya bertelanjang dada.

Di bagian paling ujung timur tempat pengelukatan ini terdapat kolam yang disebut Pancaka Tirta, tempat air suci yang diambil untuk upacara-upacara umat Hindu di Bali. Tidak sembarangan orang boleh mengambil air suci ini dan menggunakannya. Biasanya khusus para pemangku, pemimpin upacara atau sembahyang, yang boleh mengambilnya.

Dengan keunikannya, Tirta Empul telah menjadi salah satu objek wisata alam populer di Bali, khususnya Tampaksiring. Tiap hari ribuan pengunjung datang hanya untuk sekadar menikmati jernihnya air di Tirta Empul ataupun ikut melukat.

Saking populernya, bahkan Presiden Amerika Serikat ke-44 Barack Obama pun mengunjungi tempat ini ketika berlibur bersama keluarganya pada Juni 2017. Selama sekitar 30 menit, Obama datang dan berkeliling di tempat ini.

Sayangnya, Obama tidak sampai ikut melukat di Tirta Empul ketika dia berkunjung. Mungkin karena dia malas antre berjam-jam atau takut dengan dinginnya air di sini. [b]

The post Bahkan Obama pun Terpesona Istana Air Ini appeared first on BaleBengong.

Air Terjun Gerombong yang Spektakuler


Semua kelelahan seolah sirna dengan pemandangan menakjubkan.

Salah satu air terjun di kawasan Bali Utara menyuguhkan tempat indah, sensasional dan cukup menantang adalah air terjun Gerombong. Air terjun yang lokasinya cukup tersembunyi, tetapi terkenal di kalangan wisatawan.

Air terjun Gerombong ini berada di Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Jaraknya sekitar 2,5 jam perjalanan dari Denpasar. Dari arah kota Denpasar kita menuju ke Bali Utara dengan menyusuri Jalan Raya Denpasar – Bedugul.

Sebelum mencapai lokasi terlebih dahulu kita akan melewati pemandangan Danau Beratan dan Bukit Bedugul. Di sini kita bisa bersantai sejenak, menikmati sejuknya udara Bedugul dengan menepi di pinggir danau yang masih asri. Bedugul merupakan tempat nyaman untuk melepas lelah sebelum melanjutkan perjalanan.

Air terjun Gerombong juga dikenal dengan sebutan air terjun Sekumpul karena aksesnya dapat dilalui dari Sekumpul, desa di sebelah utara Desa Lemukih. Jika kalian lebih memilih perjalanan pendek dan tidak melelahkan bisa melewati jalur ini. Perjalanan dari parkiran sampai di lokasi air terjun berjarak kurang dari satu kilometer.

Sebelum mencapai lokasi, saya melewati perkampungan, menyusuri kebun cengkeh dan durian milik warga. Di sini saya melihat pemandangan Air Terjun Gerombong atau Twin Waterfall yang amat cantik nampak dari depan.

Melewati Desa Sekumpul ini, sebagai wisatawan domestik saya dikenakan tiket Rp 10.000 per orang.

Fiji

Jika suka wisata trekking, kalian bisa mengakses air terjun ini melalui Desa Lemukih. Mungkin akan sedikit melelahkan karena jalurnya lebih panjang dibandingkan dari Desa Sekumpul, tetapi kelelahan akan terobati oleh pemandangan sawah yang eksotis dan aliran sungai yang jernih.

Lekukan Sawah Fiji dan jalan setapak yang dibuat khusus untuk para trekking akan menambah keseruan perjalanan. Selain itu sebelum mencapai air terjun Gerombong kita juga disuguhkan dengan air terjun Fiji yang dikenal dengan triple waterfall dan dua air terjun lain yang belum memiliki nama.

Setelah trekking yang cukup melelahkan kita bakal disambut oleh deburan Air Terjun Gerombong. Semua kelelahan seolah sirna dengan pemandangan alam menakjubkan di depan mata. Tinggi air terjun sekitar 40 meter terletak berjejer menyuguhkan pemandangan spektakuler.

Rimbunan pohon perdu sekitar tebing berpadu indah menawarkan kedamaian. Embusan angin yang membawa bulir-bulir air menyentuh tubuh terasa sejuk dan menyegarkan, sebuah tempat indah yang terletak tersembunyi siap menjauhkan kita dari kejenuhan dan rutinitas.

Tidak mengherankan daya tarik air terjun Grombong ini, sanggup membuat pengunjungnya bersusah payah untuk menikmati kemolekannya, airnya jernih mengalir di sepanjang sungai dasar tebing. Selain menikmati kecantikannya, kita bisa mandi merasakan segarnya air pegunungan di aliran sungai Gerombong. [b]

The post Air Terjun Gerombong yang Spektakuler appeared first on BaleBengong.

Sebelum Pergi ke Tembok Cina, Inilah yang Perlu Anda Ketahui

Tembok Besar Cina, salah satu keajaiban dunia. Dok. pixabay.com

Rasanya belum sah kalau ke Cina tanpa mengunjungi Tembok Besar Cina.

Seperti ekor naga yang sedang menggeliat, Tembok Besar Cina mengitari perbatasan utara Tiongkok. Seperti namanya, Tembok Besar merupakan sebuah keajaiban arsitektur yang mengesankan, dan sering dipuji sebagai salah satu keajaiban buatan manusia terbesar di dunia.

Tembok Besar telah membentang sejarah peradaban Tiongkok lebih dari 2.000 tahun. Terlepas dari pentingnya budaya dan sejarahnya, baru pada tahun 1987 Tembok Besar Cina terdaftar sebagai situs Warisan Dunia oleh UNESCO.

Bila Anda ingin menemukan lebih banyak fakta dan potongan sejarah Tembok Besar Cina sebelum pergi ke sana? Baca terus untuk panduan definitif dalam artikel ini, lalu pesan tiket pesawat dari maskapai Beijing menuju Cina dan saksikan keindahan dari keajaiban dunia ini.

Di mana Tembok Besar Cina?

Tembok Besar Cina mudah diakses dari Beijing, meskipun bangunan besar membentang dari Hushan, Liaoning di timur sampai ke kota Jiayuguan. Secara umum, Tembok Besar Cina melindungi perbatasan paling utara Mongolia. Sebuah survei arkeologi 2012 memperkirakan bahwa dinding tersebut (dengan mempertimbangkan semua dinasti yang telah mengerahkan tenaga membangun tembok) melintasi 15 provinsi dan memanjang dari Xinjiang yang berada di barat laut, hingga perbatasan Korea di timur.

Kapan Tembok Besar Cina Dibangun?

Sulit untuk mengatakan dengan tepat kapan Tembok Besar Cina dibangun, karena begitu banyak dinasti dan penguasa yang berkontribusi pada pengerjaan konstruksinya. Diperkirakan bahwa dinding tersebut dibangun pada 770 SM, meskipun pekerjaan resmi tidak dimulai sampai 221 SM, pada masa pemerintahan Kaisar Qin Shi Huang. Namun sebagian besar dari apa yang tersisa hari ini dibangun selama dinasti Ming berjaya, yaitu antara 1368 dan 1644.

Kapan Waktu Terbaik untuk Berkunjung?

Waktu yang kerap dipilih untuk mengunjungi Tembok Besar Cina adalah minggu-minggu pertama bulan Mei dan Oktober. Anda akan menemukan banyak orang selama periode ini, karena bulan tersebut adalah hari libur besar, dan semua orang bepergian untuk berlibur.

Selama musim dingin, Tembok Besar Cina diselimuti salju-salju dan jumlah wisatawan akan turun secara drastis. Oleh karena itu, bersiaplah untuk berjalan dengan licin dan berangin, serta berkemaslah untuk menghadapi cuaca yang dapat dibilang lumayan ekstrem tersebut.

Musim gugur adalah salah satu saat yang paling indah untuk mengunjungi Tembok Besar Cina. Cuaca yang nyaman dan kering, dan dedaunan pegunungan adalah serangkaian warna kaleidoskopik yang akan mewarnai liburan Anda di sini.

Sangat direkomendasikan bagi Anda untuk ke Tembok Besar Cina pada bulan Juni. Tidak ada liburan domestik sehingga Anda dapat leluasa berlibur di sini. Anda dapat menghindari kerumunan yang terkait dengan liburan dan juga menikmati penawaran dan diskon untuk kamar dan tur hotel.

Bagaimana Merencanakan Kunjungan Anda?

Tembok Besar Cina adalah perjalanan harian yang sempurna untuk wisatawan yang berbasis di Beijing. Anda dapat melakukan tur satu hari di Tembok Besar saat kunjungan Anda ke Beijing. Jadi ketika Anda sudah mendarat di Beijing, biasanya para wisatawan memilih untuk mengunjungi Tembok Besar Cina pada hari keduanya.

Periksa biaya spesifik terlebih dahulu sebelum Anda mengunjungi Tembok Besar Cina, tetapi biasanya Anda perlu merogoh kocek sekitar 45 yuan ($ 7) untuk tiket masuk ke situs satu ini.

Anda juga disarankan agar tidak terburu-buru saat menikmati Tembok Besar Cina ini. Selama mengunjungi situs ini, sangat disarankan untuk menghabiskan waktu setidaknya dua atau tiga jam untuk menjelajahi struktur kuno ini.

Tembok Besar Cina Dos dan Don’ts

Jangan mengunjungi Tembok Besar selama liburan. Anda harus ingat bahwa situs ini tak hanya populer di kalangan wisatawan saja, namun penduduk setempat juga menyukai situs ini. Pertimbangkan untuk menunggu hingga sore hari untuk mengunjungi Tembok Besar Cina, ketika semua orang telah puas mengeksplor situs ini pada pagi hari dan memutuskan untuk pulang dan membersihkan diri pada sore harinya.

The post Sebelum Pergi ke Tembok Cina, Inilah yang Perlu Anda Ketahui appeared first on BaleBengong.

Liburan Seru dengan Mengunjungi Dunia Fantasi

Dunia Fantasi

Merencanakan liburan pasti menjadi keinginan setiap orang.

Dunia fantasi tentunya bisa menjadi pilihan terbaik untuk anda lakukan. Berlibur ke Dunia fantasi akan memberikan keseruan tersendiri, terlebih lagi untuk anda yang mengajak serta orang-orang tersayang.

Mengenal Lebih Dekat Dengan Dunia Fantasi

Dunia fantasi sendiri diresmikan pada tanggal 29 Agustus 1985 yang merupakan tempat hiburan yang berada di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. Dunia fantasi memiliki maskot berupa kera bekantan. Kera ini dipilih sebagai karakter karena untuk mengingatkan jika Ancol dahulunya merupakan kawasan kera. Semata-mata pemilihan kera bekantan ini adalah untuk mengenalkan berbagai satwa langka yang saat ini dilindungi.

Dunia fantasi sendiri adalah theme park ternama yang ada di daerah ibukota. Sesuai dengan namanya bahwa Dunia fantasi ini tentunya mengusung konsep keliling dunia fantasi. Dilengkapi dengan berbagai mainan yang berteknologi tinggi, sehingga arena ini dibedakan menjadi delapan bagian. Mulai dari kawasan Jakarta, Indonesia, Asia, Eropa, Yunani, Balada Kera, Hikayat, Amerika. Salah satunya anda bisa mencoba untuk menjelajahi istana boneka. Di sini tidak kurang 600 boneka animatronic telah didandani dengan berbagai macam aksesoris.

Jika anda sudah lelah untuk bermain-main dengan berbagai wahana yang ada di Dunia fantasi, maka anda tidak perlu khawatir karena pihak pengelola juga menyediakan tempat untuk anda beristirahat, bahkan dilengkapi juga dengan ruang bersantap. Para pengunjung dapat memilih menu yang disukainya, mulai dari kedai Bonanza dan Janggo yang menyediakan makanan nusantara. Jika anda ingin sekali ayam goreng tentunya anda bisa langsung ke Mc Donald’s, Cheeckenz, atau Columbus Fried Chicken. Simpang Raya dan Planet Baso yang memiliki keunggulannya masing-masing dengan hidangan bakso dan masakan Minang. Dan untuk anda yang sangat menyukai masakan Jepang, tentunya tidak ada salahnya ke Super Bento.

Tips Berlibur Ke Dunia Fantasi

Pastinya tidak ada yang menginginkan liburan yang dilakukan tidak menyenangkan atau sangat mengecewakan. Untuk itu, ada beberapa tips yang perlu anda ketahui saat ingin berlibur ke Dunia fantasi. Diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Mempersiapkan snack dan minuman

Walaupun snack dan minuman bisa dibeli di Dunia fantasi, namun akan lebih enak jika anda membawanya sendiri dari rumah. Anda bisa  membawa snack yang anda sukai dan tentunya anda tidak perlu lagi susah-susah mencarinya saat berada di Dunia fantasi. Karena bisa saja snack yang anda sukai tersebut tidak dijual di area Dunia fantasi.

  • Membawa baju ganti

Nah, untuk Anda yang ingin sekali menaiki wahana Niagara atau Arung Jeram, maka anda wajib membawa baju ganti. Karena wahana ini akan membuat baju anda basah.

  • Makan terlebih dahulu

Dikarenakan Dunia fantasi merupakan area yang sangat luas, pastinya anda akan memerlukan banyak energi agar bisa mengarungi seluruh areanya. Ketika baru datang, sebaiknya anda mengkonsumsi makanan terlebih dahulu. Tetapi kalau bisa sebelum anda masuk ke area Dunia fantasi, anda bisa mencari tempat makannya dulu, sehingga ketika memasuki area tersebut, perut anda dalam keadaan yang kenyang.

Fasilitas Yang Ditawarkan Dunia Fantasi

Fasilitas yang ditawarkan oleh Dunia fantasi terbilang cukup lengkap. Nah, untuk para ibu yang sedang menyusui sang buah hati maupun yang ingin mengganti popoknya, maka anda tidak perlu khawatir karena Dunia fantasi menyediakan ruangan khusus untuk para ibu menyusui. Tentunya ruangan ini sangat mudah ditemukan, salah satunya yang terletak di depan restoran Yoshinoya.

Selain itu, anda juga bisa dengan mudah untuk menemukan toilet. Setidaknya ada 12 toilet yang terdapat di Dunia fantasi. Toilet-toiletnya pun tersebar di area yang strategis yang dekat dengan wahana permainan. Tentunya toilet yang disediakan terjaga kebersihannya, dengan begitu membuat pengunjung nyaman berada di dalamnya.

Untuk mengunjungi Dunia fantasi, maka tidak ada salahnya memesan tiket di Traveloka.com atau anda bisa langsung membuka ke website resminya untuk info lebih jelasnya. Di sini anda akan mengetahui dengan pasti berapa harga tiket yang ditawarkan. Tentunya Traveloka akan memudahkan anda untuk memasuki Dunia fantasi.

The post Liburan Seru dengan Mengunjungi Dunia Fantasi appeared first on BaleBengong.

Berkunjung ke Plaga Saat Panen Gemitir Tiba


Seorang petani memanen bunga gemitir di Plaga. Foto Anton Muhajir.

Hujan deras turun di Desa Belok Sidan awal bulan lalu.

Langit gelap di kawasan pegunungan berjarak sekitar 60 km utara Denpasar tersebut. Namun, derasnya hujan justru membersihkan desa sejuk di ketinggian lebih dari 700 meter di atas permukaan laut itu.

Begitu hujan selesai, udara desa di Kecamatan Plaga, Kabupaten Badung itu makin terasa segar. Daun-daun makin menghijau. Begitu pula kuning terang bunga gemitir (Tagetes erecta L.) di kebun milik Wayan Jirna. Bunga berbentuk bulat itu mekar kuning terang di antara daun-daun menghijau.

Made Kastika bersama tiga buruh harian lainnya memanen bunga gemitir di lahan seluas 20 are milik Jirna. Menggunakan gunting, dia memotong satu per satu bunga sebesar kira-kira sekepal tangan orang dewasa itu dan memasukkannya ke keranjang.

Ketika keranjang itu sudah penuh, dia akan membawanya ke tempat pengumpulan.

Tidak hanya menjadi sarana sembahyang bagi umat Hindu Bali, bunga gemitir kini juga menjadi sumber pendapatan baru bagi petani di Bali, seperti halnya Jirna.

Sejak sekitar lima tahun lalu, Jirna dan petani lain di kawasan Plaga mulai menanam bunga gemitir. Bunga ini melengkapi komoditas lain yang sudah ada sebelumnya seperti sayuran, kopi, dan buah-buahan.

“Dulu coba-coba saja pas mulai. Ternyata hasilnya bagus,” kata Jirna.

Dari 1 hektare lahan miliknya, Jirna kini menanam bunga gemitir 20 are. Dia memilih lahan yang di pinggir jalan. Kemudahan untuk terlihat dari jalan raya menjadi salah satu alasannya. Kebun bunga gemitir Jirna ini memang berada persis di pinggir jalan utama yang menghubungkan dua kabupaten yaitu Badung dan Bangli.

Dengan warna merah menyala, bunga gemitir menarik mata termasuk bagi serangga. Foto Anton Muhajir.

Kebutuhan Sembahyang

Secara ekonomi, menurut Jirna, hasil budi daya bunga gemitir juga bagus. Petani tidak memerlukan lahan atau bedengan khusus. “Guludannya pakai yang sudah ada. Bisa gantian pula dengan tanaman cabai atau tomat,” kata Kastika.

Ketika berumur 55 hari, bunga pun sudah siap dipanen antara 5 – 10 kali selama satu kali musim tanam. Dalam setahun, petani menanam gemitir 2-3 kali bergantian dengan komoditas lain, seperti cabai atau tomat.

“Kalau bunganya tidak terlalu bagus, lima kali panen sudah dicabut,” ujar Jirna.

Sekali panen, dari 20 are lahan miliknya, Jirna bisa mendapatkan bunga potong, nama lain gemitir, sebanyak 900 kg. Kalau sepi hanya sekitar sepertiganya. Dia kemudian menjual bunga itu langsung ke pasar di Denpasar.

Bunga gemitir saat ini menjadi salah satu kebutuhan di Bali. Umat Hindu Bali menjadikan bunga ini sebagai salah satu perlengkapan banten, sesaji saat sembahyang, sehari-hari. Karena permintaan makin banyak, petani pun makin banyak yang membudidayakannya.

Menurut Jirna harga per kilogram bunga gemitir juga relatif. Tergantung pasar. Ketika permintaan banyak sedangkan persediaan sedikit harganya bisa sampai Rp 100 ribu. “Kalau sekarang suplainya lagi banyak, jadi harganya turun. Paling hanya Rp 10 ribu,” katanya.

Jirna mengatakan bunga gemitir saat ini memang makin banyak ditanam di berbagai tempat. Tidak hanya di kawasan sejuk seperti Plaga, tetapi juga daerah lain termasuk Karangasem. “Sekarang makin menyebar ke mana-mana,” tambahnya. Bunga gemitir memang relatif mudah dibudidayakan.

Menurut Kastika salah satu masalah dalam budidaya bunga gemitir hanya busuk daun dan cacar daun. “Kadang-kadang juga batangnya kering tidak mau berbunga,” ujarnya. Namun, secara umum penyakit semacam itu dengan mudah bisa diatasi.

Petani menyiapkan bunga gemitir untuk dikirimkan ke pasar. Foto Anton Muhajir.

Tempat Selfie

Toh, meskipun harga bunga gemitir sedang turun, petani bisa mendapatkan pemasukan dari cara lain dengan menjadikan kebunnya sebagai lokasi berfoto-foto, seperti milik Jirna. Lokasinya yang berada di samping Jembatan Tukad Bangkung, jembatan tertinggi di Bali, membuatnya menjadi salah satu lokasi favorit pengunjung.

Dia memasang papan untuk pengunjung: Rp 5.000 per orang.

Sepanjang jalan dari Badung menuju Plaga kebun-kebun semacam ini dengan mudah ditemukan di kanan kiri jalan. Dengan warna kuning mencolok, bunga gemitir langsung menarik mata, termasuk bagi Sri Utami dan teman-temannya.

Siang itu, sepulang dari Kintamani, dia sengaja lewat Plaga meskipun agak memutar. Ketika lewat salah satu kebun di Desa Plaga, dia pun berhenti lalu berfoto-foto. Petani di belakangnya sedang memanen bunga seperti halnya di kebun milik Jirna.

“Bagus buat lokasi selfie,” katanya lalu tertawa.

Menurut Utami, kebun bunga gemitir bisa menjadi pemandangan menarik terutama ketika sudah mekar bunganya. Bunga kuning merekah bisa jadi objek foto yang menarik bagi dia dan teman-temannya.

Made Weti, pemilik kebun mengatakan makin banyak pengunjung datang ke kebun bunga gemitir miliknya. Umumnya mereka anak-anak muda dan berombongan. Kadang ada yang bayar, tetapi tak sedikit yang hanya berfoto lalu pergi begitu saja.

“Tidak apa-apa. Yang penting tidak merusak kebun saya,” ujarnya.

Ketika musim liburan, dalam satu hari bisa 100an orang yang datang untuk berfoto-foto. Namun, ketika sepi seperti saat ini karena musim hujan, dapat 30 tamu saja sudah untung.

Selain pengunjung lokal, menurut Weti, banyak pula tamu asing datang ke kebunnya, terutama dari Cina. Umumnya mereka melakukan foto-foto sebelum menikah (pra wedding) sehingga Weti memberikan harga khusus.

“Lumayanlah buat tambahan pendapatan,” katanya.

Dari semula hanya di Plaga, kebun buga gemitir semacam itu kini makin marak di Bali. Beberapa tempat wisata pun memiliki kebun khusus gemitir di lahannya. Pemandangan seperti itu menambah panjang lokasi-lokasi menarik untuk berwisata alam di Pulau Dewata. [b]

Catatan: tulisan ini juga terbit di Mongabay Indonesia.

The post Berkunjung ke Plaga Saat Panen Gemitir Tiba appeared first on BaleBengong.