Tag Archives: Teknologi Informasi

Hati-hati Jika Terima SMS Chat-V

Penelusuran dan laporan ini dibuat untuk keperluan SAFEnet. Ceritanya, sejak Oktober 2019 lalu, SAFEnet menerima laporan tentang kemungkinan serangan digital melalui SMS berisi tautan (link) untuk memasang aplikasi tertentu. Pengaduan itu pada awalnya muncul di lingkaran aktivis. Karena itu ada kecurigaan bahwa SMS itu tak hanya sekadar spam, tetapi berisi malware untuk memata-matai (spyware). Apalagi Continue Reading

Whatsapp Down 22 Mei 2019

Kejadian whatsapp down ini sebenarnya bukan yang pertama kali. Oya mungkin tanggal 22 Mei 2019 ini bukan whatsapp down dari whatsapp-nya tapi konon di blokir sementara oleh pemerintah karena kaitan dengan keamanan negara dimana terjadi kerusuhan di Jakarta (daerah tertentu) seperti diberitakan di banyak media televisi dan online.

Kejadian whatsapp down ini seingat saya sudah terjadi 2 kali sebelumnya beberapa waktu yang lalu, bersamaan juga dengan tidak bisa diaksesnya media sosial Facebook dan Instagram. Waktu itu kejadiannya kurang lebih 1 hari. Dampaknya tentu saja cukup merepotkan, khususnya dengan whatsapp.

Diakui atau tidak, whatsapp memang sudah menjadi media komunikasi yang paling sering dipakai saat ini, khususnya bagi saya sendiri. Terbukti dengan banyaknya grup whatsapp yang saya ikuti. Saya iseng hitung saat ini ada 50 lebih grup whatsapp yang saya ikuti dengan sekitar 20-30 grup yang aktif. Sebagian besar grup whatsapp itu terkait dengan urusan kantor. Ada grup yang tetap dan ada grup yang untuk kepanitiaan tertentu.

Memang sudah umum saat ini ketika ada tugas atau panitia tertentu rasanya belum afdol kalau belum dilengkapi dengan grup whatsapp. Malah kadang dalam suatu kegiatan ada lebih dari satu grup yang isi orangnya masih sebagian besar itu-itu saja.

Selain grup whatsapp urusan kantor/pekerjaan, ada juga grup keluarga, arisan, alumni dan lainnya. Jumlahnya makin lama makin banyak karena ketika sebuah grup dibuat, entah kapan akan dibubarkan. Hanya ada sebagian kecil grup whatsapp yang bikin kesepakatan bahwa grup itu hanya sementara saja dan akan dibubarkan dengan sukarela pada saar tertentu.

Kembali tentang ngadatnya layanan whatsapp, dampaknya cukup terasa. Komunikasi yang selama ini selalu mengandalkan whatsapp kini jadi sedikit tersendat.

Apakah ini saatnya beralih ke media lainnya? Seperti Telegram misalnya? Saya sendiri sudah install aplikasi Telegram kalau tidak salah sudah lebih dari setahun yang lalu. Walau sangat jarang dipakai karena tidak banyak teman yang aktif disana. Saya install Telegram saat itu karena ada keperluan dimana ada 2 grup yang cukup penting yang harus saya ikuti dimana mereka aktifnya di Telegram yaitu grup Forlap PDDikti dan grup Ikatan Pranata Komputer.

Jadi, whatsapp atau Telegram? Sebenarnya bagi saya sama saja, yang penting komunikasi lancar dan lawan yang diajak berkomunikasi ada di layanan yang sama.

Baca Juga:

Punya Masalah Pinjaman Daring? Lapor Saja ke LBH Bali


Makin hari, kasus terkait pinjaman daring makin banyak.

Di era yang semakin modern kini, kehidupan manusia semakin berkembang seiring dengan berkembangnya pula ilmu pengetahuan dan teknologi. Perkembangan tersebut berpengaruh pada perilaku manusia dalam mengakses informasi dan layanan elektronik.

Salah satunya mengakibatkan adanya tuntutan di masyarakat untuk gaya hidup serba cepat. Maka, muncullah teknologi keuangan atau finance technology (fintech) peminjaman dalam jaringan (daring). Pinjaman daring ini memberikan kemudahan untuk masyarakat dalam mengakses kebutuhan hidupnya dengan lebih cepat dan sederhana.

Namun, segala hal baik tentu tetap tidak dapat terlepas dari sisi negatif. Seperti halnya dalam peminjaman daring. Terlepas dari berbagai manfaat yang diberikan dalam peminjaman daring, kini di masyarakat muncul berbagai permasalahan terkait dengan peminjaman online.

Beberapa masalah yang muncul di antaranya adalah tingginya bunga pinjaman dan waktu pengembalian pinjaman yang terlalu singkat.

Adapun pengaturan mengenai peminjaman daring diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan Peraturan Bank Indonesia Nomor 19/12/PBI/2017 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Teknologi Finansial.

Meskipun demikian, peraturan-peraturan mengenai penjualan daring yang telah ada belum dapat sepenuhnya memberikan perlindungan hukum khususnya bagi peminjam.

Melihat adanya berbagai permasalahan terkait peminjaman online dan untuk mengantisipasi adanya pelanggaran yang dilakukan kepada peminjam, maka YLBHI LBH Bali membuka POSKO PENGADUAN APLIKASI PINJAMAN ONLINE.

Jika ada peminjam pinjaman online yang mengalami permasalahan dalam peminjaman yang dilakukan, silakan menghubungi narahubung melalui WhatsApp/telepon di nomor 085215954245 (Nabila) atau langsung datang ke POSKO PENGADUAN APLIKASI PINJAMAN ONLINE LBH Bali di Jl. Plawa No. 57 Denpasar, Telp. (0361) 223010, email: lbhbali@indo.net.id, website: www.lbhbali.or.id.

Posko pengaduan buka pada Senin – Kamis, Pukul 10.00 – 15.00 WITA. [b]

The post Punya Masalah Pinjaman Daring? Lapor Saja ke LBH Bali appeared first on BaleBengong.

Saatnya Memenuhi Hak atas Perlindungan Data Pribadi

Tahun lalu, kasus terkait internet melesat jumlahnya di Bali. Secara terpisah dua lembaga negara di Bali memberikan laporan akhir tahun dengan fakta tak jauh berbeda, maraknya kasus-kasus terkait Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sepanjang 2018. Laporan pertama dari Kepolisian Daerah (Polda) Bali. Dalam jumpa pers akhir tahun di Seminyak, Badung pada Jumat (28/12) lalu, Polda Continue Reading

Kotak Pandora Penista Bernama Tista

Perempuan dan transgender paling rentan jadi korban. Sehari setelah putus dengan pacarnya, I Gede Tista langsung mengeluarkan ancaman kepada sang mantan. Pemuda berusia 19 tahun itu mengirim foto setengah telanjang mantan pacarnya. Melalui pesan yang dikirim melalui WhatsApp kepada orangtua si mantan itu, Tista memberikan ancaman: balik pacaran atau fotomu aku sebar. Tista berusaha menekan Continue Reading