Tag Archives: tabanan

Nasib Jatiluwih setelah Menjadi Warisan Budaya Dunia

Banyaknya turis justru menjadi ancaman bagi masa depan subak di Jatiluwih.

Pada 2012, Badan PBB untuk Pendidikan dan Kebudayaan (UNESCO) menetapkan sistem subak di Bali sebagai warisan budaya dunia (WBD). Kawasan WBD ini berada di lima wilayah kabupaten di Bali yaitu Bangli, Gianyar, Tabanan, Buleleng, dan Badung. Luasnya lebih dari 19.500 hektar.

Jatiluwih, kawasan sawah berundak di kaki Gunung Batukaru, Kecamatan Penebel, Tabanan bisa disebut sebagai ikon subak sebagai WBD. Tiga tahun terakhir lebih dari 200.000 turis domestik dan mancanegara mengunjungi kawasan ini tiap tahun.

Namun, banyaknya turis justru menjadi ancaman bagi masa depan Jatiluwih. Begitu ditetapkan sebagai warisan budaya dunia, Jatiluwih hanya dianggap sebagai daerah tujuan pariwisata, bukan lagi lahan pertanian yang harus dilestarikan.

Laporan mendalam ini akan melihat bagaimana kondisi subak di Jatiluwih khususnya dan Bali pada umumnya setelah penetapan sebagai WBD sejak tujuh tahun lalu.

Selamat membaca lebih lengkap di laman khusus: Subak Jatiluwih, Warisan Dunia dalam Ancaman. [b]

The post Nasib Jatiluwih setelah Menjadi Warisan Budaya Dunia appeared first on BaleBengong.

Dari Desa Membumikan Nilai-nilai Pancasila

Mengajak anak lebih dekat dengan alam di Pasraman Sahabat Serase Tegal Budaya Nang Oman

Memaknai nilai-nilai Pancasila tidak sekadar seremonial belaka.

Sebagai anak bangsa sudah menjadi keharusan kita mengetahui, mengerti, dan mengamalkannya secara bijak dan kontekstual. Sebagaimana cita-cita founding father negeri ini yang menggali dan merumuskan semangatnya: ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan.

Pancasila adalah kristalisasi nilai-nilai tradisi masyarakat Nusantara yang notabene adalah inti peradaban Nusantara. Rumusan filosofis-ideologisnya bertolak dari cara hidup bangsa Indonesia untuk menghadapi masa depannya.

Sumber daya ataupun bentang alam negeri ini berlimpah dan subur. Panorama alamnya yang indah dengan beragam suku, adat, agama, dan kebudayaan. Penduduknya terkenal ramah. Oleh karena itulah sudah menjadi kewajiban kita untuk selalu sadar, up-to-date berpikir ke depan memaknai nilai -nilai spirit Pancasila dengan membangun jati diri dalam kehidupan berbasis kompetensi dalam berbagai segi kehidupan dan profesi.

Sebagai pejabat pemerintahan, pegawai negeri, swasta, pegiat sosial, pendidik, pelajar, mahasiswa, pedagang, petani, maupun nelayan. Untuk membangun dan menjadikan negeri dan bangsa ini bermartabat, berdaulat, berdikari dan berkepribadian, sehingga slogan Bhinneka Tunggal Ika dan masyarakat adil makmur selalu terjaga dan menjadi nyata.

Pasraman Sahabat Serase Tegal Budaya Nang Oman di Desa Pakraman Serason, Desa Pitra, Kecamatan Penebel, Tabanan mencoba memaknai dan mengimplementasikannya dengan kegiatan-kegiatan biasa dan sederhana. Pesertanya adalah lintas generasi dengan konsep pemuliaan Bumi, air, sumber daya alam, serta sumber daya manusia berbasis kearifan budaya local dan Tri Hita Karana.

Anak-anak belajar menari di Pasraman Sahabat Serase Tegal Budaya Nang Oman

Beragam Kegiatan

Adapun kegiatan yang direncanakan dan telah dilakukan berupa pemahaman dan pelaksanaan adat, peduli lingkungan, serta kegiatan sosial ekonomi,

Di bidang pemahaman dan pelaksanaan adat serta dan kebudayaan yang berlandaskan agama Hindu antara lain berupa tatwa dan etika Upacara Agama dan sarana Upakara serta cara pelaksanaannya dan nyastra, belajar seni tari, seni tabuh, gegitan, pasang aksara Bali.

Untuk menumbuhkan kepedulian pada lingkungan dan hidup sehat, kegiatannya antara lain belajar teknis pengelolaan sampah dan konsep Bank Sampah. Ada pula penanaman pohon langka, upakara, obat, dan konsumsi sebagai bentuk investasi air di perut bumi.

Di sini juga ada pelajaran pembuatan pupuk organik dengan bahan dan olah lokal, dan belajar bertani organik.

Di bidang keterampilan, kegiatan ekonomi, dan sosial, Pasraman Sahabat Serase juga mengajarkan organisasi kelompok/sekaha yang berkaitan dengan kegiatan bertani, beternak, perikanan, dan koperasi.

Ada pula pelajaran tentang pengelolaan dan pengolahan produk pertanian untuk petani, budi pekerti, publikasi, pasar dan pemasaran. Para siswa juga belajar berorganisasi dan keterampilan IPTek, menggambar dan mewarnai untuk anak-anak; dan memasak dan membuat jajan dengan bahan olah local yang sehat dan bergizi.

Secara rutin, kami juga melaksanakan kegiatan memperingati dan memaknai hari suci keagamaan, dan hari-hari besar nasional.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pola pikir dan sikap mental selalu membangun kecerdasan emosional, intelektual, spiritual, dan berbudaya. Kami juga ingin menumbuhkan keimanan, ketaqwaan, budaya melayani, kebersamaan, toleran, dan saling menghormati.

Untuk itulah di Pasraman Sahabat Serase Tegal Budaya Nang Oman diadakan penghormatan perayaan hari-hari besar nasional, untuk selalu mengingatkan dan penyegaran terhadap nilai-nilai spirit dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kegiatan dimulai dari membersihkan lingkungan, lomba baca puisi kepahlawanan, lomba pidato kepahlawanan, lomba ngulat ketipat dan klatkat, penanaman pohon upakara, menebar bibit ikan di saluran air subak dan ajakan gemar memelihara dan makan ikan, lomba menangkap belut.

Puncak acara upacara bendera peringatan hari Kesaktian Pancasila di area tegalan dan diakhiri dengan menikmati hidangan ringan hasil olahan dari bahan setempat. Menunya nasi organik Umawali dari Subak Ganggangan, Br Pagi, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Tabanan.

Nasi organik dilengkapi jukut don jelengot, nangka muda dan daun ketela pohon, kripik lindung(belut), sambel gedeblag. Sederhana tetapi nikmatnya maknyuuss. [b]

The post Dari Desa Membumikan Nilai-nilai Pancasila appeared first on BaleBengong.

Bercumbu Dengan Air Terjun di Tabanan

Tabanan tidak selalu bicara Tanah Lot, Jatiluwih atau Kebun Raya Bedugul. Banyak potensi yang ternyata masih belum dikembangkan secara maksimal termasuk air terjun berikut ini. Lokasi air terjun ini memang berada di lahan pribadi namun oleh pemilik lahan air terjun ini belumlah dimaksimalkan, beruntung sekali tim Kabarportap dan Allabout Bali berkesempatan menengok air terjun yang […]

The post Bercumbu Dengan Air Terjun di Tabanan appeared first on kabarportal.

UNIK!! Panen Padi Dengan Anggapan

Penulis tidak sengaja melewati wilayah Wangaya yang masuk ke wilayah kabupaten Tabanan. Dijuluki “Lumbung Padi”, kabupaten ini memiliki keunikan sendiri dalam proses panennya. Meski jaman sudah cukup maju dan modern, petani di wilayah ini masih memakai cara tradisional dalam memanen padi. Bagaimana dan apa nama alatnya, yuk simak melalui video berikut ini dan jangan lupa […]

The post UNIK!! Panen Padi Dengan Anggapan appeared first on kabarportal.

Keindahan Munduk Temu, Dari Sunset hingga Sunrise

Perjalanan kali ini tim Kabarportal x Allabout Bali ditemani bareng Yudi Darmawan menyusuri wiilayah Tabanan yang indah dan selalu membuat rindu untuk kembali mengunjunginya…… Selengkapnya tonton keseruannya video dibawah ini ya, ingat untuk dukung kami dengan cara menyebarkan link artikel atau video youtubenya. Satu lagi, ingat untuk SUBSCRIBE chanel youtubenya ya….

The post Keindahan Munduk Temu, Dari Sunset hingga Sunrise appeared first on kabarportal.