Tag Archives: sony ericsson

Pengalaman Pertama Samsung Galaxy S III Mini

Samsung S III Mini

Kesan dan Pengalaman Pertama Samsung Galaxy S III Mini

Hari Kamis, 13 Juni 2013 malam akhirnya saya membeli sebuah handphone baru keluaran Samsung yaitu Samsung Galaxy S III Mini. Saya bisa dikatakan agak mendadak membeli handphone ini karena handphone saya sebelumnya yaitu Sony Xperia Ray sudah dibeli oleh seorang keponakan. Saya sebenarnya tidak terlalu ngebet ingin membeli handphone baru karena belum menyiapkan “anggaran”. Berhubung handphone saya sudah dibeli sementara saya menggunakan Nokia jadul yang kebetulan masih saya miliki. Tetapi sehari saja menggunakan Nokia jadul itu aktivitas saya menjadi terganggu karena saya hampir tiap hari melayani calon mahasiswa yang membutuhkan informasi mahasiswa baru di STP Nusa Dua Bali.

Jadi mau tidak mau saya harus membeli handphone baru, saya sempat bertanya kepada beberapa teman dan juga kerabat untuk meminta rekomendasi. Tentunya saya juga mencari-cari review tentang handphone yang cocok dengan kriteria saya. Kriteria handphone yang ingin saya beli adalah handphone (smartphone) dengan OS Android, dengan harga berkisar 3-4 juta. Pilihan pun mengerucut pada 4 merk yaitu Samsung, Sony, LG dan HTC. Setelah membanding-bandingkan keempat brand tersebut menurut saya Samsung yang memiliki pilihan paling banyak dan juga harga yang paling bersaing dengan spesifikasi yang sama atau lebih. Disamping itu, di toko-toko yang saya kunjungi di seputaran jalan Teuku Umar Denpasar, hanya merk Samsung yang barangnya tersedia lengkap. Pikir saya mungkin memang merk Samsung yang paling laris disini.

Baiklah, saya memilih merk Samsung. Untuk smartphone Samsung yang harganya di rentang 3-4 juta ternyata ada 3 pilihan yaitu Samsung S Advance, Samsung S III Mini dan Samsung Galaxy Grand. Saya kemudian coba membanding-bandingkan ketiga smartphone ini. Dari segi ukuran layar, Galaxy Grand paling besar yaitu 5 inchi sedangkan Samsung S Advance dan Samsung S III Mini sama-sama 4 inchi. Untuk urusan ukuran layar saya sebenarnya tidak masalah, yang penting jangan dibawah 4 inchi atau lebih dari 5 inchi. Karena Xperia Ray saya sebelumnya terasa terlalu kecil.

Dari segi harga, Samsung S III Mini paling murah yaitu sekitar 3.100.000 (saya dapat harga termurah di seputaran Teuku Umar yaitu 3.085.000), sedangkan Samsung S Advance sekitar 3.250.000 dan Samsung Galaxy Grand sekitar 3.700.000. Untuk ukuran RAM Samsung S III Mini dan Samsung Galaxy Grand sama-sama 1 GB sedangkan Samsung S Advance hanya 768 MB. Sedangkan ukuran prosesor Samsung Galaxy Grand paling unggul yaitu 1,2 GHz sedangkan Samsung S Advance dan Samsung S III Mini sama-sama 1 GHz.

Dari segi OS hanya Samsung S Advance yang menggunakan Gingerbread sedangkan Samsung S III Mini dan Samsung Galaxy Grand sudah menggunakan Android Jelly Bean. Mungkin karena memang Samsung S Advance sudah dikeluarkan lebih lama. Saya juga tidak tahu persis apakah OS di Samsung S Advance sudah bisa di upgrade ke Jelly Bean. Selanjutnya untuk kamera, lagi-lagi Samsung Galaxy Grand lebih unggul karena dibekali kamera 8 MP sedangkan yang lainnya hanya 5 MP.

Jadi pertimbangan utama saya adalah Prosesor, RAM, ukuran layar, OS, kamera dan tentunya harga. Untuk fitur-fitur lainnya saya tidak terlalu tahu mendetail dan juga tidak terlalu menjadi pertimbangan saya. Jadi sebenarnya kalau mau membandingkan dengan harganya, ketiganya memang sesuai. Dan ternyata pilihan saya jatuh kepada Samsung S III Mini. Dan sebenarnya juga kenapa saya memilih Samsung S III Mini adalah lebih kepada faktor lain yaitu karena Samsung S Advance sudah dimiliki oleh kakak saya sedangkan Samsung Galaxy Grand sudah dibeli oleh istri saya belum sebulan yang lalu. Jadi memang mungkin saya sudah jodohnya dengan Samsung S III Mini.

Dan saat ini, setelah sehari menggunakan Samsung S III Mini , ada beberapa catatan yang bisa saya tuliskan ketika saya bandingkan dengan Sony Ericsson Xperia Ray yang saya gunakan sebelumnya. Dari segi layar tentu saja Samsung S III Mini terasa lebih lega. Dari kecepatan, belum begitu terasa berbeda padahal Sony Ericsson Xperia Ray hanya menggunakan RAM 512 sedangkan Samsung S III Mini sudah 1 GB. Mungkin karena belum banyak aplikasi yang saya gunakan sehingga perfomanya terasa sama.

Catatan lain adalah soal sinyal, di beberapa titik seperti di kantin dan gedung pertemuan di kampus yang biasanya sinyal ponsel agak ngadat sekarang jadi lancar, padahal saya menggunakan kartu yang sama. Saya tidak tahu apakah ini memang pengaruh handphone yang saya gunakan atau kebetulan hari ini memang sinyal Telkomsel sedang bagus. Kemudian soal baterai, saya merasa Samsung S III Mini ini agak boros dibanding Sony Ericsson Xperia Ray. Tadi pagi saya sudah isi penuh baterainya dan tadi sekitar pukul 14.00 sudah lowbat. Padahal saya menggunakannya seperti biasa. Apakah ini karena dari tadi fitur wifi saya hidupkan terus atau memang baterai Samsung S III Mini ini lebih boros.

Tetapi pada akhirnya, saya merasa cukup puas membeli Samsung S III Mini ini. Apa yang saya dapatkan sudah sesuai dengan apa yang saya inginkan dan tentunya dengan dana yang saya bayarkan. Untuk review lebih mendalam mohon maaf saya tidak terlalu mahir jadi hanya sekian yang bisa saya tuliskan.

Baca Juga:

Share

Mengintip Ponsel Android kelas Menengah untuk Pemula

Sesuai Prediksi beberapa pengamat Teknologi Komunikasi, dua tahun terakhir merupakan Tahun milik Android, sebuah sistem operasi bagi perangkat mobile selular besutan Google yang mengambil codename berupa kombinasi urutan Abjad dan nama jajanan. Tak kurang terdapat versi Cupcake, Donut, Eclair, Froyo, Gingerbread, Honeycomb, Ice Cream Sandwich dan terakhir Jelly Bean. Kehadiran mereka bak gempuran ponsel lokal [...]

Saatnya Berburu Ponsel Smartphone Branded Murah

Entah ada hubungannya atau tidak, gempuran ponsel murah berbasis Android yang diluncurkan baik oleh vendor global ataupun lokal sepertinya mulai berimbas pada harga tawar perangkat ponsel pintar yang sebelumnya dirilis oleh vendor besar secara perlahan mulai turun ke harga wajar. Penurunan ini bisa jadi tidak disadari oleh kalangan yang begitu tergoda dengan iming-iming ‘bonus’ dari [...]

HTC Raksasa Taiwan yang telah menDunia

Agak tergelitik juga ketika seorang kawan yang telah lama malang melintang di dunia teknologi, mencibir dan mempertanyakan kredibilitas HTC serta mengira produsen ini tak jauh berbeda dengan produk lokal (china). Bagi yang pernah merasakan hebatnya kemampuan ponsel konvergensi layar sentuh ber-Personal Digital Assistant (PDA) pada awal tahun 2003, saya yakin sudah mengenal produk-produk mereka lebih [...]

10 Pertimbangan Bagaimana Memilih Perangkat Android yang Tepat sesuai Kebutuhan

Setelah sekian lama menggunakan dan berusaha memahami bagaimana perangkat Android mengerti akan kebutuhan penggunanya, tulisan berikut saya persembahkan unruk Rekan-rekan semua yang barangkali berkeinginan untuk mencoba memilih perangkat Android yang tepat sesuai kebutuhan, baik yang berkaitan dengan pekerjaan ataupun lifestyle. Apa saja yang dapat dipertimbangkan dalam memilih perangkat Android yang sesuai dengan Kebutuhan ? Berikut [...]