Tag Archives: Rudolf Dethu Showbiz

FROZEN MUSIC SESSION

This Saturday, 18 Nov 2017, at Rumahan Bistro, is most definitely gonna be a special Saturday night, presented by Frozen.

A killer combo of movie screening of Trans-Europe Ramblers (The Hydrant’s European Tour), talk show with the movie director Erick Est, live performances of RDS Bali-based artists such as The Hydrant, Leanna Rachel, Manjâ, Truedy, and One Bomb Theory.

7-8pm Movie screening Trans-Europe Ramblers
8-8.20pm Talk show with Erick Est
8.20-8.40pm Truedy
8.40-9pm Leanna Rachel
9-9.30pm Manja
9.30-10pm One Bomb Theory
10-11pm The Hydrant

Free entry!

LEANNA RACHEL: COFFEE

Rilis Pers

LEANNA RACHEL: COFFEE

Nestapa namun nrimo.

Demikian pemaparan ringkas-padat paling pas untuk menggambarkan “Coffee”.

Tembang terbaru milik biduanita jelita asal Los Angeles, Leanna Rachel, ini berkisah soal hubungan asmara yang awalnya mesra berseri-seri tapi ternyata berujung pada patah hati. Segala kenangan manis yang dijalani bersama-sama mesti dilupakan, ditinggalkan sepenuhnya. Hati harus dikuatkan. Menjalani kehidupan sendiri menjadi pilihan.

“Coffee” yang begitu saja tercipta di sepucuk hari kala Leanna tertimpa gelisah, paradoksal senang-sedih, kontradiktif pasif-agresif, mencoba meyakinkan kita bahwa perasaan duka tak mesti terus diratapi. Bahwa duka seyogianya dirangkul, dipeluk saja, terbuka diterima.

Selain mengandung pesan positif—hidup tawakal dijalani, badai pasti berlalu—lagu setengah riang ini juga menjadi semacam pertanda bahwa Leanna serius mengakrabi Indonesia, Sabang-Merauke adalah rumahnya kini. Tahun lalu, 2016, misalnya, merupakan masa paling lama perempuan blasteran Amerika-Filipina ini tinggal di Indonesia. Lebih dari 1 tahun tanpa jeda. Di “Coffee” pula Leanna mulai memasukkan secuplik lirik berbahasa Indonesia.

“Saya senang mendengar ketika orang berbicara dalam Bahasa Indonesia. Tentu saja saya girang saat menyanyi dalam Bahasa Indonesia. Bagi saya, semua pengalaman itu terasa alami dan cair.”

“Saya masih belajar agar bisa lebih lancar, makanya saya hanya memasukkan satu verse saja sebagai permulaan,” ujar Leanna semringah.

Pun “Coffee” menegaskan pekatnya “Selera Nusantara” di diri Leanna sebab seluruhnya direkam di Bali serta para partisipan adalah musisi anak negeri yaitu Noriz Kiki (drum) serta Edi Pande Kurniawan (bas) dengan melibatkan produser sakti mandraguna Dadang Pranoto.

Mari teguk kopi dan sambut hari baru sendiri, mandiri!

__________

https://leannarachel.bandcamp.com/track/coffee
Lagu dan Lirik: Leanna Rachel & Rudolf Dethu
Produser: Dadang Pranoto
Mixing and mastering by: Trigan Young
Studio: Seminyak Pro Studio

THE HYDRANT: TRANS-EUROPE RAMBLERS • ROCKABILLY GYPSY TOUR

Photo by Indra Gunawan.

Hari ini, 1 Juli 2017, tepat tengah malam nanti The Hydrant bakal meninggalkan Indonesia untuk tampil di dua festival kelas wahid: Pohoda di Slovakia serta Mighty Sounds di Ceko.

Di Indonesia sepertinya hanya segelintir orang—termasuk personel The Hydrant sendiri—yang ngeh segigantik serta seberapa keren Pohoda juga Mighty Sounds.

Publik ditanggung terhenyak saat disodorkan fakta bahwa Pohoda tahun ini berusia 20 tahun. Pada 2016 Pohoda yang berpopulasi rata-rata 30 ribu pengunjung masuk 10 besar Best Festival Line-up (bersanding dengan Glastonbury dan Primavera); Michal Kaščák, dedengkot Pohoda, tercatat dalam nominasi Award for Excellence & Passion (bersaing dengan seniman kawakan Damon Albarn, direktur Lollapalooza Berlin Fruzsina Szép, bos Eurosonic Ruud Berends); pula dipilih sebagai 1 dari 10 Best European Medium-Sized Festival (sejajar dengan Hideout, Let it Roll, Weekend, Azkena Rock, dsb).

Grup-grup musik dan artis-artis terhormat macam Public Enemy, PJ Harvey, Nick Cave & the Bad Seeds, Bjork, Portishead, Pulp, Moby, dll; pernah menjajal panggung Pohoda.

Untuk tahun ini, 6-8 Juli, pengisi acaranya tetap dengan konsep genre nan puspawarna di antaranya The Jesus & Mary Chain, Mark Lanegan, Slowdive, Alt-J, M.I.A, dsb.

Sementara Mighty Sounds kini menyentuh umur 12 tahun dengan rekor jumlah audiens mencapai 12 ribu orang. Di kategori festival punk rock beserta sub genrenya Mighty Sounds menjadi salah satu pagelaran terbesar di Eropa.

Daftar penampil pun impresif. Mulai dari Buzzcocks, Subhumans, The Aggrolites, Anti-Flag, The Casualties, Adolescents, Biohazards, hingga Batmobile.

Pada 2017 deretan musisi yang beraksi kian mencengangkan: Gogol Bordello, Cock Sparrer, Ignite, The Adicts, Agnostic Front, H2O, dan masih banyak lagi.

Kuartet asal Bali yang dikenal pula sebagai The Pompadour Four ini dijadwalkan tampil pada Jumat, 7 Juli 2017 di panggung utama Pohoda. Sedangkan di Mighty Sounds sendiri Marshello (biduan, harmonika, gitar), Adi (bas, vokal latar), Vincent (gitar utama), dan Chris (drum berdiri); akan bergoyang tepat seminggu berikutnya, 14 Juli 2017, di Lucky Hazzard stage—ajang beraksi band yang belum populer secara global namun dikategorikan punya masa depan gemilang.

 

Oh, sudah tahu belum bahwa penampilan The Hydrant di Pohoda ini sejatinya sudah yang kedua kali? Yang pertama pada 2009. Nanti akan dikisahkan!

Let’s roll the dice! Kickstart Trans-Europe Ramblers • Rockabilly Gypsy Tour!

−Foto di halaman depan adalah karya Abottsky.

THE HYDRANT: TRANS-EUROPE RAMBLERS • ROCKABILLY GYPSY TOUR

Photo by Indra Gunawan.

Hari ini, 1 Juli 2017, tepat tengah malam nanti The Hydrant bakal meninggalkan Indonesia untuk tampil di dua festival kelas wahid: Pohoda di Slovakia serta Mighty Sounds di Ceko.

Di Indonesia sepertinya hanya segelintir orang—termasuk personel The Hydrant sendiri—yang ngeh segigantik serta seberapa keren Pohoda juga Mighty Sounds.

Publik ditanggung terhenyak saat disodorkan fakta bahwa Pohoda tahun ini berusia 20 tahun. Pada 2016 Pohoda yang berpopulasi rata-rata 30 ribu pengunjung masuk 10 besar Best Festival Line-up (bersanding dengan Glastonbury dan Primavera); Michal Kaščák, dedengkot Pohoda, tercatat dalam nominasi Award for Excellence & Passion (bersaing dengan seniman kawakan Damon Albarn, direktur Lollapalooza Berlin Fruzsina Szép, bos Eurosonic Ruud Berends); pula dipilih sebagai 1 dari 10 Best European Medium-Sized Festival (sejajar dengan Hideout, Let it Roll, Weekend, Azkena Rock, dsb).

Grup-grup musik dan artis-artis terhormat macam Public Enemy, PJ Harvey, Nick Cave & the Bad Seeds, Bjork, Portishead, Pulp, Moby, dll; pernah menjajal panggung Pohoda.

Untuk tahun ini, 6-8 Juli, pengisi acaranya tetap dengan konsep genre nan puspawarna di antaranya The Jesus & Mary Chain, Mark Lanegan, Slowdive, Alt-J, M.I.A, dsb.

Sementara Mighty Sounds kini menyentuh umur 12 tahun dengan rekor jumlah audiens mencapai 12 ribu orang. Di kategori festival punk rock beserta sub genrenya Mighty Sounds menjadi salah satu pagelaran terbesar di Eropa.

Daftar penampil pun impresif. Mulai dari Buzzcocks, Subhumans, The Aggrolites, Anti-Flag, The Casualties, Adolescents, Biohazards, hingga Batmobile.

Pada 2017 deretan musisi yang beraksi kian mencengangkan: Gogol Bordello, Cock Sparrer, Ignite, The Adicts, Agnostic Front, H2O, dan masih banyak lagi.

Kuartet asal Bali yang dikenal pula sebagai The Pompadour Four ini dijadwalkan tampil pada Jumat, 7 Juli 2017 di panggung utama Pohoda. Sedangkan di Mighty Sounds sendiri Marshello (biduan, harmonika, gitar), Adi (bas, vokal latar), Vincent (gitar utama), dan Chris (drum berdiri); akan bergoyang tepat seminggu berikutnya, 14 Juli 2017, di Lucky Hazzard stage—ajang beraksi band yang belum populer secara global namun dikategorikan punya masa depan gemilang.

 

Oh, sudah tahu belum bahwa penampilan The Hydrant di Pohoda ini sejatinya sudah yang kedua kali? Yang pertama pada 2009. Nanti akan dikisahkan!

Let’s roll the dice! Kickstart Trans-Europe Ramblers • Rockabilly Gypsy Tour!

−Foto di halaman depan adalah karya Abottsky.

FOLK REVOLUTIONARIES VOL. 09: TRIBUTE TO RIZA ARSHAD

Let’s celebrate good music & brotherhood in FOLK REVOLUTIONARIES vol. 9 − special edition Tribute to Riza Arshad. A commemoration of a humble genius and great artistry of Riza Arshad.

Friday, 7 April 2017
Teras Gandum at Rumah Sanur
Free entry!

Movie Screening
Feat. Indra Lesmana, Oele Pattiselano, Koko Harsoe, Ito Kurdhi, Rio Sidik, Yuri Mahatma, Dankie.

Music
Astrid Sulaiman
Ito Kurdhi
Koko Harsoe
Rio Sidik
Yuri Mahatma
Underground Jazz Movement
and more!

Brought to you by:
Teras Gandum Beer Garden
Rudolf Dethu Showbiz

Produced by:
Ayip Budiman

Sponsored by
GoAhead People
Plaga Wine

This event is 18+ only.