Tag Archives: Puisi

Kumpulan Puisi

Tanpa JudulJangan Pernah bilang cinta padaku jika kau tak yakin.Jangan bilang kau membutuhkanku jika kau tak selama disampingku.Jika itu benar! Mari kita buat jadi nyata! Kau Pusat Kegilaan ItuKau Mampu Membuatku Bersenandung…..Hanya Kau Yang Mampu Lakukan Itu…. Disaat Kehidupan Ini Gila…Disaat Semua Semakin Gila…Terus Menggila… Kamu Mampu Membuatku TetapnBersenandung…Kau adalah Kata disetiap Baris kalimatku…Kau adalah […]

Tulisan Menjelang Tengah Malam

Aku berusaha untuk membunuh orang yang berdiri di hadapanku namun tak semudah itu… Aku tetap mencoba melakukannya agar aku bisa melihat dunia namun tak segampang pikiranku… Baca Juga : Bahaya Merokok Sambil Berkendaraan Aku berusaha membuka pintu dan membiarkan semua masuk ke dalam namun tak seindah cerita dari negeri dongeng… Menyendiri, menepi dan mencari arti. Tak […]

The post Tulisan Menjelang Tengah Malam appeared first on kabarportal.

Delapan Enam Delapan Belas

Pagi menjelang tak seperti biasanya… Gelap menuju terang diujung indahnya pantulan kemilau itu…. Meski tak seindah pelangi dan tak semerbak melati, cahaya lilin itu lah sumber segalanya….. Tak ada puisi yang selesai dibahas, begitu juga dengan keindahanmu…. Berguru pada merpati indah namun tak akan ingkar janji…. Cahaya itu telah menjadi bagianku bahkan mulai menyati denganku,

Penawar Rindu

Dan perjalan itu terus aku lalui…  Selangkah demi selangkah dengan kepastian….. Awalnya senang dan bergelimang bahagia…   Namun ternyata ditengah perjalan itu juga yang membuatku teracuni hingga menimbulkan rasa sakit…. Rasa sakit yang melebihi racun mana pun…  Otak dan hati mulai tak singkron, selalu berbenturan, apakah semua ini harus berakhir dan berhenti sampai disini?  Berhenti disini …

The post Penawar Rindu appeared first on kabarportal.

Jalan Pulang Bernama Puisi – Pengantar “Catatan Pulang”

Menulis bagi saya sebuah terapi dan katarsis.

Terlebih setelah saya divonis mengidap skizofrenia pada usia 25 tahun, sesuatu yang membuat langit terasa runtuh dan memorak-porandakan mimpi serta harapan.

Saya menekuni puisi sejak SMA saat bergabung di Komunitas Kertas Budaya, komunitas seni di kota kelahiran saya, Negara. Di sana saya mengenal dunia sastra dan puisi menjadi oase yang menyejukkan serta mengisi dahaga batin dan pencarian saya akan makna hidup. Ada kegembiraan yang saya rasakan saat puisi-puisi saya dimuat di koran lokal. Saya makin bersemangat menulis dan mengirimkan karya ke media massa.

Kegemaran menulis puisi berlanjut saat saya pindah ke Denpasar melanjutkan studi di universitas, hingga musibah itu datang pada 2009; saya mengalami gangguan jiwa yang membuat saya tak bisa menyelesaikan studi dan kembali ke kampung halaman. Dalam masa penyembuhan, puisilah tempat saya berekspresi dan mengeluarkan semua beban yang mengganjal.

Puisi menjadi tempat pulang, tempat saya menemukan rumah yang sebenarnya. Saya mendapat kekuatan dan optimisme melalui jalan sunyi puisi.

Pada 2014 saya memberanikan diri untuk keluar dari kampung halaman dan bekerja. Ternyata tidak mudah, saya mengalami pergulatan hebat tetapi saya tak menyerah pada keadaan dan penyakit yang saya derita. Menjadi jurnalis adalah pilihan saya setelah beberapa kali mencoba berbagai pekerjaan. Di sela-sela rutinitas saya tetap menulis puisi dan merambah pada esai seni budaya yang dimuat di beberapa media cetak dan online.

Impian menerbitkan buku puisi tercapai berkat dukungan Komunitas Peduli Szikofrenia Indonesia (KPSI) simpul Bali dan Rumah Berdaya Denpasar, tempat saya bergiat beberapa tahun terakhir. Maka lahirlah buku puisi “Catatan Pulang”, di mana judul diambil dari salah satu sajak dalam buku tersebut.

Sebanyak 67 sajak terhampar dalam buku kumpulan puisi pertama saya ini yang ditulis dalam kurun waktu 16 tahun, 2001 hingga 2017 dan menjadi “cacatan” atas berbagai hal yang saya alami dan rasakan; tentang cinta, perjuangan menghadapi skizofrenia, kerinduan dan pencarian makna hidup. Saya berharap buku ini bisa menjadi inspirasi bagi siapa saja, terutama bagi teman-teman ODS (Orang Dengan Skizofrenia) yang sedang berjuang menghadapi penyakit dan juga stigma.

Peluncuran buku puisi “Catatan Pulang” akan digelar pada Sabtu, 20 Januari 2018 bertempat di Rumah Berdaya Denpasar, Jalan Hayam Wuruk 179 Denpasar. Acara akan diisi dengan tour galeri seni Rumah Berdaya, pemutaran film dan ngobrol sore bersama Abu Bakar (Aktor/sutradara teater) dan Nanoq da Kansas (Penyair, aktivis seni) serta pembacaan puisi.

Kehadiran kerabat dan sahabat pencinta sastra akan sangat berarti bagi saya. Terima Kasih. [b]

The post Jalan Pulang Bernama Puisi – Pengantar “Catatan Pulang” appeared first on BaleBengong.