Tag Archives: PHOTOGRAPHY

KEITH, TINA, & BOWIE AT THE RITZ

Photo: Bob Gruen.

Keith Richards, Tina Turner, and David Bowie partying backstage. One of the most iconic photographs ever in rock ’n’ roll history.⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣⁣⁣
⁣⁣The picture was taken in January 1983 at The Ritz, New York City. The club was managed by Jerry Brandt who discovered Chubby Checker, booked acts like The Beach Boys and Sonny & Cher, and brought The Rolling Stones to the USA.⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣The photographer, Bob Gruen, told V Magazine:⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣“David Bowie was there that night, and Keith Richards came too; Jerry Brandt was the one who’d brought the Rolling Stones to America, so it was no big thing for Richards to show up at The Ritz. [Richards] was also friends with Tina because she and Ike had opened for the Rolling Stones in Europe in the sixties.” ⁣⁣⁣
⁣⁣
⁣⁣⁣When the photo was taken Tina Turner had just broken up with Ike and launched a solo career.⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
⁣⁣⁣“Tina’s Ritz show was fantastic; she was obviously back to being Tina Turner the star, doing what she knew how to do best: entertain. I don’t know how to describe it, but she was more experienced being on her own at this point. The audience was totally with her; their energy was in the palm of her hands, or rather her legs. This was the beginning of her career comeback. Whenever there was a big show at The Ritz, the afterparty at Jerry’s office would get pretty crowded. There was a side room, which is where we all ended up with Tina, Bowie, Keith, Patti Hansen. Everybody was so happy. I remember Tina trying to pour the champagne for David Bowie. He was nervous about it splashing on him, and Tina wasn’t really a drinker. This was all about celebrating.”⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣⁣⁣

LOTS: STAGE PHOTOGRAPHY & VIDEOGRAPHY

Berkesenian di akhir pekan! Mari bergabung di kelas foto dan videografi—bagaimana menangkap momen monumental, menjepret sang biduan jejingkrakan, merekam si gitaris situ-sini pecicilan, documentary, rockumentary, rupa-rupa asusila di panggung rock ‘n’ roll—bersama dua jawara muda perdokumentasian di Bali saat ini: Ucok Olok dan Hadhi Kusuma.

Gratis!

Info lebih lengkap silakan simak di bawah.

#repost @rumahsanur :

Learn Of Thing and Sharing (LOTS) bulan ini!⠀
Belajar STAGE PHOTOGRAPHY & VIDEOGRAPHY

Bersama Ucok Olok & Hadhi Kusuma kamu akan belajar menganai hal-hal penting apa saja yang perlu diperhatikan untuk memperoleh foto & membuat video panggung yang terasa hidup.⠀

Gratis!⠀
Catat tanggalnya⠀
Sabtu 18 Mei | 3 PM⠀
di Rumah Sanur Creative Hub⠀

——⠀

Next!⠀

Learn Of Thing and Sharing (LOTS) this month!⠀
Learn STAGE PHOTOGRAPHY & VIDEOGRAPHY⠀

Together with Ucok Olok & Hadhi Kusuma you will learn about the important things that need to be considered to get a stage photos & videos that feel alive.⠀

Free!⠀
Record the date⠀
Saturday, May 18 | 3 PM⠀
at Rumah Sanur Creative Hub

LOTS: STAGE PHOTOGRAPHY & VIDEOGRAPHY

Berkesenian di akhir pekan! Mari bergabung di kelas foto dan videografi—bagaimana menangkap momen monumental, menjepret sang biduan jejingkrakan, merekam si gitaris situ-sini pecicilan, documentary, rockumentary, rupa-rupa asusila di panggung rock ‘n’ roll—bersama dua jawara muda perdokumentasian di Bali saat ini: Ucok Olok dan Hadhi Kusuma.

Gratis!

Info lebih lengkap silakan simak di bawah.

#repost @rumahsanur :

Learn Of Thing and Sharing (LOTS) bulan ini!⠀
Belajar STAGE PHOTOGRAPHY & VIDEOGRAPHY

Bersama Ucok Olok & Hadhi Kusuma kamu akan belajar menganai hal-hal penting apa saja yang perlu diperhatikan untuk memperoleh foto & membuat video panggung yang terasa hidup.⠀

Gratis!⠀
Catat tanggalnya⠀
Sabtu 18 Mei | 3 PM⠀
di Rumah Sanur Creative Hub⠀

——⠀

Next!⠀

Learn Of Thing and Sharing (LOTS) this month!⠀
Learn STAGE PHOTOGRAPHY & VIDEOGRAPHY⠀

Together with Ucok Olok & Hadhi Kusuma you will learn about the important things that need to be considered to get a stage photos & videos that feel alive.⠀

Free!⠀
Record the date⠀
Saturday, May 18 | 3 PM⠀
at Rumah Sanur Creative Hub

7 kesalahan umum dalam fotografi dan cara menghindarinya

7 kesalahan umum dalam fotografi dan cara menghindarinya

Sourche: Infophonegraphy Instagram

Sudah merupakan hal yang lumrah bagi kita untuk membanding-bandingkan antara hasil jepretan yang kita ambil dengan hasil jepretan fotografer profesional diluar sana. Saya pun sering terkagum-kagum dengan kerennya hasil jepretan kamera smartphone para profesional diluar sana, dan betapa kecewanya dengan hasil jepretan sendiri yang dirasa jauh dari kata layak untuk disandingkan dari hasil jepretan mereka.
Dalam proses membanding-bandingkan hasil jepretan tersebut saya mendapati sedemikian banyaknya kesalahan-kesalahan dalam mengambil gambar yang sebelumnya tidak terpikirkan. Nah, dalam artikel ini kita akan mempelajari tentang kesalahan-kesalahan umum dalam fotografi dan cara menghindarinya.
  1. Tidak ada titik fokus
Point of view atau titik fokus merupakan hal yang penting dalam fotografi. Terlihat sederhana memang, namun jika dalam foto yang diambil tidak mengandung subjek atau hal yang paling menarik, kemungkinan besar akan gagal menarik perhatian pemirsa Anda.
Sebelum mengambil foto pastikan untuk mencari hal yang paling menarik yang akan diceritakan dalam sebuah foto. Selalu tanyakan pada dirisendiri, apakah fokus utama dari adegan yang akan diambil? hal ini akan membantu kita untuk menciptakan foto yang lebih baik.
  1. Subjek Tidak Fokus
Bila Anda telah mengetahui titik fokus maka pastikan bahwa objek/subjek tersebut tampak tajam. Alih-alih menggunakan fitur autofocus akan lebih bijak untuk memegang kendali dengan mengatur fokus secara manual. Cukup ketuk bagian yang ingin dipertajam, selanjutnya tekan tombol rana.
  1. Blur Akibat Guncangan Pada Kamera
Dalam kasus tertentu kita masih menemukan point of interest yang ngeblur walaupun fokus telah diatur sedemikian rupa, hal tersebut terjadi akibat kita (walaupun tidak sengaja) menggoyangkan kamera sambil menekan tombol rana. Blur akibat gerakan ini disebut camera shake.
Camera shak sering terjadi pada situasi cahaya rendah akibat kecepatan rana yang lambat untuk memasukkan cahaya yang lebih banyak. Ada beberapa teknik untuk menstabilkan kamera, namun tentu saja tripod menjadi alat yang benar-benar dapat diandalkan, namun jika Anda tidak memilikinya, kita dapat berimprovisasi dengan meletakkan smartphone diatas dinding atau area lainnya yang stabil.
Namun bagaimana caranya bila kita tidak menemukan situasi yang mendukung untuk menstabilkan kamera? caranya cukup mudah, pegang kamera dengan kedua tangan, tekukkan siku sehingga menyandar di perut, tahan nafas sebelum mengambil gambar dan biarkan beberapa detik setelah tombol rana ditekan.
Hal lain yang bisa dilakukan untuk meminimalkan guncangan adalah dengan memaksa kamera menggunakan kecepatan rana yang lebih cepat. Kita dapat memanfaatkan flash bawaan kamera walaupun hasilnya kurang maksimal, kita juga dapat menaikkan eksposure pada mode pro.
Kecepatan rana yang lambat tentunya bisa digunakan untuk mengambil efek yang kreatif, misalnya startrail atau slow shutter.
  1. Komposisi Yang Buruk
Komposisi merupakan hal yang paling mendasar dalam fotografi. Komposisi memungkinkan kita untuk mendapatkan fokus dan eksposure yang baik sehingga mendapatkan keseimbangan dalam gambar. Salahsatu komposisi yang paling vital dan sering dihiraukan oleh fotografer pemula adalah Rule of Third.
Rule of Third atau aturan sepertiga memungkinkan kita untuk mendapatkan komposisi terbaik, dimana layar akan dibagi oleh dua garis vertikal maupun horisontal. Untuk menggunakannya, masukkan point of view atau objek utama kedalam salahsatu dari keempat titik ditengah layar atau salahsatu dari keempat garis di tengah layar.
Aturan “komposisi” lain yang harus Anda ikuti mencakup penggunaan garis terdepan untuk menarik mata pemirsa ke dalam foto, dengan menggunakan minat di depan untuk menambahkan kedalaman ke dalam sebuah adegan.
Anda juga bisa mencoba menggunakan banyak ruang negatif untuk membuat komposisi minimal yang memberi penekanan maksimal pada subjek.
  1. Subjek Terlalu Jauh
Terkadang kita memasukkan objek utama terlalu jauh sehingga tampak terlalu kecil sehingga mengaburkan point of view. Jika objek/subjek tidak cukup kuat maka hasilnya pun tidak maksimal. Cobalah mendekat pada subjek sehingga pesan yang disampaikan akan semakin kuat.
Jangan takut untuk benar-benar dekat dan mengisi keseluruhan bingkai dengan subjek Anda. Terkadang memotong sebagian dari sisi subjek akan menciptakan komposisi yang lebih kuat daripada memasukkan keseluruhan objek dan beberapa latar belakangnya.
Walau demikian, ada kalanya subjek kecil bisa pun bisa bermanfaat, khususnya jika Anda ingin menunjukkan skala atau kedalaman bidang. Subjek manusia dalam sebuah lanskap  biasanya menimbulkan kesan “perbedaan ukuran” dan membuat foto menjadi lebih menarik.
Keputusan untuk membuat foto tersebut tentunya dengan memperhatikan hal-hal tertentu, misalnya latarbelakang yang tidak terlalu ramai sehingga subjek kecil Anda tetap menonjol.
  1. Menggunakan Zoom Digital
Zoom merupakan salah satu fitur standar dalam sebuah kamera smartphone. Melakukan zoom pada jenis kamera smartphone merupakan hal yang harus dihindari karena akan mengurangi kualitas gambar secara drastis.
  1. Over-Editing
Sebagai seorang smartphone photographer kita akan dimanjakan dengan berbagai pilihan aplikasi edit foto, termasuk bawaan ponsel. Dengan menggunakan aplikasi tersebut kita dengan mudah mengatur kontras dan warna, mempertajam gambar, menambah filter dan lain sebagainya. Terlepas dari itu semua hendaknya kita tidak melakukan pengeditan secara berlebihan, selain estetik berkurang tentunya kualitas gambar pun berkurang.
Perlu diingat bahwa tidak ada pengaturan foto yang sanggup mengubah foto jelek menjadi bagus, jadi berkonsentrasilah untuk menghasilkan foto yang bagus sebelum melakukan pengeditan gambar menggunakan aplikasi. Pengeditan yang cukup memungkinkan kita mendapatkan foto yang alami.
Kesalahan lainnya adalah menggunakan efek HDR secara berlebihan. HDR atau high dynamic rangemerupakan fitur yang membantu kita untuk mengurangi pencahayaan di foto dengan membuat bayangan lebih terang dan sorot yang lebih tajam. Jika kita menerapkan HDR terlalu tinggi akan membuat foto terkesan kasar dan tidak alami.
Dalam setiap pengeditan yang haarus dilakukan adalah meningkatkan keindahannya, bukan menghancurkan kualitasnya. Gunakan aplikasi yang memiliki penyesuaian terhadap efek atau filternya.
Nah, demikianlah 7 kesalahan umum dalam fotografi dan cara mengindarinya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda

9 Tips Phonegraphy Yang Wajib Dibaca Untuk Pemula

9 Tips Phonegraphy Yang Wajib Dibaca Untuk Pemula

Beberapa orang belajar bertahun-tahun untuk menguasai teknik pemotretan dan editing, baik pada fotografi profesional maupun pada genre phonegraphy. Tidak sedikit juga yang menghabiskan banyak uang dengan mengikuti kursus fotografi demi meningkatkan level fotografinya ke level yang lebih tinggi. Namun, hanya dengan beberapa trik sederhana kita juga dapat mengambil fotografi setaraf profesional.
Nah, melalui tutorial ini kita akan belajar tips fotografi melalui 9 tips phonegraphy untuk pemula dengan cara yang mudah dan cepat.
Buat Foto Yang Sederhana
Salah satu cara untuk menghasilkan foto yang indah adalah dengan memotrek kesederhanaan, dalam artian jangan memasukkan terlalu banyak elemen kedalam foto. Foto yang terlalu banyak detail dengan sangat mudah mengalihkan perhatian orang yang melihat.
Foto yang baik adalah foto yang mudah diingat, caranya adalah dengan memiliki satu subjek dan satu cerita. Mengapa komposisi minimalis cukup ideal untuk dibagikan ke media sosial? jawabannya cukup mudah, pemirsa biasanya mengakses kiriman foto melalui perangkat seluler mereka, jadi foto yang tersaji berdasarkan berapa besar layar perangkat yang mereka bawa. Siapapun pastinya setuju jika foto yang terlalu ramai cukup mengganggu dan berpotensi kehilangan pemirsa.
Membuat foto yang sederhana merupakan salah satu tip phonegraphy termudah namun paling ampuh yang bisa Anda pelajari.
Ambil Gambar Dari Sudut Rendah
Kebanyakan orang mengambil foto dengan memposisikan kamera setinggi dada orang dewasa ketika berdiri. Cara ini mungkin cara yang paling mudah dan lazim untuk mengambil foto, namun tentunya ada banyak cara yang lebih kreatif.
Salah satu cara kreatif untuk mengambil gambar adalah dengan memosisikan kamera dari sudut rendah. Alasan pertama adalah kita akan mendapatkan sudut pandang yang baru, begitu juga dengan pemirsa yang melihat dunia dengan cara yang baru.
Alasan selanjutnya untuk mengambil gambar dari sudut rendah adalah menghilangkan gangguan agar membuat subjek lebih menonjol. Alih-alih memotrek subjek dengan latar yang ramai dan tidak beraturan, alangkah baiknya memosisikan kamera dari sudut rendah dengan memberikan latar langit pada subjek.
Tunjukkan ”Kedalaman” Dalam Foto
Pada kebanyakan fotografi landscape, sebuah foto akan terlihat jauh lebih indah jika sanggup menyampaikan kedalaman bidang. Hadirnya kedalaman bidang sanggup membuat foto terlihat lebih hidup dan membantu menarik perhatian pemirsa untuk masuk kedalam adegan dalam foto.
Ada beberapa teknik yang mudah untuk menghadirkan kedalaman bidang. Salah satu metode yang ampuh adalah menggabungkan garis-garis kedalam komposisi.
Jalan, jalur, sungai, atap bangunan, rel kereta api, atau tepi pantai merupakan garis-garis yang paling umum digunakan. Pastikan Anda membuat foto dengan memanfaatkan garis alami ini agar foto tidak terkesan datar.
Teknik berikutnya untuk menciptakan kedalaman bidang adalah memasukkan sesuatu yang menarik dan diletakkan pada foreground, seperti bebatuan, bunga, daun atau objek lainnya yang dapat kita temukan. Pastikan bahwa pemirsa dapat mengira-ngira ukuran objek tersebut sehingga pemirsa dapat membandingkan objek dengan latar. Nah, jika Anda berusaha untuk memasukkan objek pada  latar depan ke dalam komposisi, cobalah untuk mengambil gambar dari sudut yang lebih rendah.
Cara lainnya untuk menciptakan kedalaman bidang pada foto Anda adalah dengan menggunakan sesuatu di latar depan untuk membingkai pemandangan. Memotret melalui bingkai alami membantu menarik mata melalui bingkai ke pemandangan di luar, sehingga menciptakan perasaan kedalaman yang lebih kuat dalam foto. Dengan mengikuti tips fotografi sederhana ini, Anda akan segera membuat gambar menjadi lebih hidup.
Tangkap detail dalam foto close-up
Salah satu kesalahan yang umum dilakukan Phonegrapher saat mengambil foto adalah tidak terlalu dekat deng objek, padahal detail, warna dan teksture akan lebih terlihat jelas jika kamera smartphone berada dekat dengan objek.
Perlu diingat bahwa kamera smartphone Anda tidak akan bisa fokus dengan benar jika lensa terlalu dekat dengan subjek. Jika Anda ingin menangkap close-up detail kecil yang ekstrem, Anda harus menggunakan lensa makro yang memungkinkan untuk mendapatkan fokus yang sangat dekat dengan subjek.
Sertakan Bayangan Dalam Komposisi Anda

Ketika matahari semakin rendah, seringkali bayangan yang dihasilkan oleh objek lebih menarik jika dibandingkan dengan objek itu sendiri. Memotret bayangan dapat menambah kesan misterius dalam foto, dan kebanyakan fotografer lebih suka meletakkan bayangan ke latar utama (foreground) untuk menambah visual kedalam foto.
Bayangan panjang tercipta saat matahari berada pada posisi sangat rendah di langit. Pengambilan gambar saat goldem time saat mentari terbit atau menjelang terbenam merupakan waktu terbaik untuk mengambil foto semacam ini.
Untuk memastikan bahwa bayangan yang difoto tampak menonjol pada gambar, maka gunakan pengaturan foto manual sehingga bayangan tampak cukup gelap. Cara yang paling mudah adalah melakukan pengaturan foto melalui aplikasi, dengan mengatur kontras dan brigness.
Ambil Foto Siluet

Siluet merupakan salah satu foto yang paling populer. Foto ini diambil dengan memanfaatkan benda atau sesuatu yang diambil membelakangi cahaya, sehingga onjek akan tampak gelap dengan batas tepi yang jelas.
Sama seperti memotret bayangan pada point 5, foto siluet akan tampak lebih bagus jika diambil saat golden time, dimana langit berwarna sangat indah untuk dijadikan latar dalam foto.
Refleksi Foto
Foto refleksi merupakan foto yang memanfaatkan pantulan untuk menggandakan objek. Pada dasarnya kita akan menemukan banyak permukaan yang sanggup memantulkan bayangan, namun genangan air merupakan refleksi terbaik dan paling umum digunakan oleh fotografer.
Ambil Foto Simetris
Simetris merupakan sebuah kata yang menggambarkan dimana kedua bagian dari sesuatu terlihat identik atau hampir sama, dengan kata lain sejajar.
Lakukan pengeditan foto melalui aplikasi
Saat ini retouch atau editing foto tidak bisa dipisahkan dari seni fotografi. Editing foto memungkinkan kita untuk mengoreksi hal-hal yang sebelumnya cukup menggangu pada foto yang dihasilkan, juga memperbaiki warna dan tingkat kecerahan. Jadi jangan ragu-ragu untuk melakukan pengeditan foto jika dirasa perlu.