Tag Archives: Perjalanan Dinas

Rakornas I Kemenpar 2019

Perjalanan dinas kedua di tahun 2019, saya ditugaskan untuk mengikuti acara Rakornas I Kemenpar 2019 di Grand Ballroom Hotel Sultan, Jakarta. Sesuai namanya acara Rakornas ini merupakan acara rapat koordinasi di lingkungan Kemenpar, acara yang cukup besar tentunya. Belum lagi ditambah dengan beberapa acara lainnya, salah satunya ada pameran. Dari unsur pendidikan, ada dua stand dari perguruan tinggi negeri pariwisata yang disiapkan booth yaitu untuk STP Bali dan STP Bandung.

Tema untuk pameran adalah digitalisasi dan juga kewirausahaan. Maka dari itulah saya diminta ikut, tujuannya untuk memamerkan beberapa sistem informasi yang sudah kita gunakan dan implementasikan di STP Bali. Tentu saya tidak sendiri, ada beberapa teman yang ikut baik sebagai peserta pameran maupun peserta Rakor, termasuk atasan saya. Kami berangkat tanggal 27 Februari dan kembali tanggal 1 Maret 2019, jadi 3 hari 2 malam.

Kami menginap di hotel yang sama dengan tempat Rakornas. Oya, Hotel Sultan ini adalah hotel tempat pelaksanaan acara debat Pilpres (lupa debat yang ke berapa). Itu saja catatan perjalanan dinas yang saya ingat, karena menulisnya sudah agak telat.

Baca Juga:

Sosialisasi PDDikti di Poltekpar Makassar

Perjalanan dinas kali ini adalah perjalanan dinas saya yang pertama di tahun 2019. Ini juga menjadi pengalaman pertama saya berangkat sendirian ke Makassar. Dan juga pengalaman pertama kali menjadi seorang narasumber. Serba pertama nih.

Jadi ceritanya saya diundang oleh Poltekpar Makassar yang notabene juga merupakan Perguruan Tinggi dibawah Kementerian Pariwisata sama seperti halnya STP Nusa Dua Bali tempat saya bernaung. Saya diundang dalam rangla berbagi pengalaman PDDikti khususnya cara posting data ke aplikasi Feeder. Saya sendiri sebenarnya bukan ahlinya, hanya saja pengalaman ketika memposting data di Feeder PDDikti STP Nusa Dua Bali bisa saya share ke teman-teman di Poltekpar Makassar.

Kebetulan Poltekpar Makassar sejak tahun 2016 telah mendapat status baru sebagai Politeknik dimana sebelumnya mereka masih berbentuk Akademi, jadi akun PDDikti mereka tergolong masih baru. Ditambah dengan teman yang mengurus PDDikti disana juga masih agak baru sehingga kami bisa berbagi pengalaman. Jadi singkat cerita saya datang kesana untuk membicarakan teknis tahapan untuk posting data ke aplikasi Feeder.

Saya berangkat hari Selasa tanggal 12 Pebruari 2019 sore dan kembali ke Bali hari Kamis pagi. Acara disana adalah tanggal 13 Pebruari dari pagi sampai siang. Saya menginap di hotel Aston Makassar, lokasinya tidak jauh dari pantai Losari, cukup jalan kaki saja, dan juga dekat sekali dengan 2 hotel dimana saya pernah menginap sebelumnya yang berada tepat di depan dan sebelah pantai Losari.

Kegiatan Sosialisasi berjalan dengan lancara, acaranya juga santai dan dihadiri oleh Ibu Iin serta Bapak Ahyar yang menjadi admin PDDikti disana, serta beberapa orang lainnya yang menjadi operator prodi. Kami banyak saling berbagi informasi dan pengalaman, tidak hanya tentang Feeder PDDikti tapi juga termasuk berbagai administrasi akademik karena juga ada kaitannya dengan data yang akan diposting. Apalagi dari sisi administrasi akademik Poltekpar Makassar sangat mirip dengan STP Nusa Dua Bali, tentu saja karena cikal bakal Poltekpar Makassar dulu saat masih bernama Akpar Makassar adalah dari STP Nusa Dua Bali.

Saya sangat berterima kasih kepada pimpinan Poltekpar Makassar dan juga Ibu Iin serta Bapak Ahyar yang telah mengundang saya ke Makassar. Banyak pengalaman dan informasi berharga yang saya dapatkan dalam perjalanan dinas ini. Apalagi diundangnya sebagai narasumber, tentu saya merasa sangat terhormat dan berterima kasih. Ditambah dengan pelayanan yang sangat luar biasa dari Poltekpar Makassar, saya diajak makan dan juga diantar jemput kesana kemari, terima kasih juga untuk Bapak Ibe selaku driver.

Demikian cerita perjalanan dinas kali ini. Terima kasih.

Baca Juga:

Workshop dan Asistensi Pelaporan PDDIKTI di Lombok

Perjalanan dinas saya kali ini adalah mengikuti Workshop dan Asistensi Pelaporan PDDIKTI di Lombok yaitu pada tanggal 25 – 27 Juli 2018. Acara diadakan di Santosa Villa dan Resort, Senggigi, Lombok, oleh Pusdatin Kemenristekdikti. Saya berangkat berdua bersama atasan saya, Kabag ADAK STP Bali.

Dalam perjalanan dinas kali ini saya tidak begitu banyak persiapan karena agenda workshop secara umum saya sudah terbayang sehingga tidak terlalu membebani pikiran. Di samping itu lokasi acara di Lombok membuat saya juga agak santai karena penerbangan cuma sekitar 30 menit. Jadi saya berkemas cukup malam harinya saja sebelum berangkat, padahal biasanya kalau perjalanan sebelum-sebelumnya bisa jadi 2 atau 3 hari sebelum berangkat saya sudah mulai berkemas.

Saya berangkat di tanggal 25 pagi karena acara dimulai siangnya, jadi masih ada cukup waktu dalam perjalanan. Seperti biasanya ke Lombok, penerbangan dengan Garuda Indonesia hanya sekitar 25 menit saja. Perjalanan dari bandara di Lombok ke lokasi rapat di Senggigi hanya 1 jam saja. Kami tiba di hotel tempat acara sekaligus menginap disana sekitar pukul 10 pagi, jadi masih ada waktu sekitar 2 jam sebelum kami boleh check in.

Siangnya sebelum Workshop dimulai peserta dipersilahkan makan siang dulu. Sebelum workshop kami sempat check in dulu dan masuk kamar sehingga bisa lebih fresh saat workshop. Agenda workshop mulai siang sampai sore dan keesokan harinya masih seputar PDDikti, PIN, SIVIL, SISTER dan lainnya sampai dengan akreditasi BAN-PT. Syukur semua bisa kami ikuti dengan baik.

Kami kembali ke Bali tanggal 27 sekitar pukul 19.00 dan tiba di Bali sekitar pukul 19.45 karena penerbangan terasa sedikit lebih lama dari biasanya dan juga cuaca sepertinya kurang bagus sehingga terjadi beberapa goncangan yang hampir membuat saya mual. Kami akhirnya tiba di Bali dan saya bisa berkumpul kembali bersama keluarga.

Baca Juga:

Rapat SBMPTNP 2018 di Lombok

Perjalanan dinas saya ini seperti biasa masih dalam rangkaian SBMPTNP 2018 dan hanya berselang beberapa hari setelah saya ditugaskan ke Bandung. Jadi hari Sabtu sore/malam tanggal 2 Juni 2018 saya tiba di Bali, kemudian Senin sore tanggal 4 Juni sudah berangkat lagi ke Lombok dengan Garuda Indonesia. Penerbangan kami ke Lombok disampaikan oleh pramugari akan ditempuh dalam waktu sekitar 35 menit, tapi ternyata hanya 25 menit saja kami sudah mendarat di Lombok. Kami langsung menuju hotel Santika Mataram, tempat menginap sekaligus lokasi acara rapat SBMPTNP 2018. Kami tiba di hotel sekitar pukul 20.00 Wita dan langsung makan malam di restoran hotel. Selesai makan malam kami istirahat untuk persiapan acara rapat keesokan harinya.

Rapat hari pertama berjalan dengan lancar, bisa dikatakan 50% pekerjaan sudah selesai. Rapat selesai sekitar pukul 20.00 dan akan dilanjutkan kembali keesokan harinya. Rapat hari kedua juga berjalan lancar. Bahkan acara rapat sudah selesai seusai makan siang.

Usai rapat, kami berempat dari STP Bali masih ada waktu luang dan memanfaatkannya dengan melukat ke Pura Suranadi. Lokasinya tidak jauh, tidak sampai 1 jam perjalanan dengan menggunakan mobil. Tempat melukat di Pura Suranadi, Lombok ini hampir sama seperti Tirta Empul, Bali. Airnya juga sangat dingin. Saya bersyukur berkesempatan melukat kesana di sela-sela tugas dinas.

Keesokan harinya kami kembali ke Bali dengan penerbangan Garuda pukul 06.30 sehingga tiba di Bali pukul 07.00. Kebetulan saat itu ada upacara tiga bulanan keponakan saya, jadi masih ada waktu untuk menghadiri. Demikian catatan perjalanan dinas kali ini.

Baca Juga:

Scanning & Scoring SBMPTNP 2018 di Bandung

Akhir Mei 2018 ini saya mendapatkan 2 tugas perjalanan dinas dalam waktu yang berdekatan, ini yang pertama, yaitu mengikuti proses Scanning & Scoring hasil ujian SBMPTNP 2018 di Bandung. Kegiatan ini adalah rangkaian dari proses ujian SBMPTNP 2018 dimana ada 2 ujian yang menggunakan Lembar Jawaban Komputer (LJK) yaitu Bahasa Inggris dan Wawancara yang hasilnya harus dilakukan pemeriksaan dengan proses scanning. Selain itu ada pemeriksaan kesehatan dan ujian psikologi juga yang hasilnya harus digabung dengan hasil ujian lainnya, semua proses itu dilakukan dalam kegiatan ini.

Scanning dan Scoring SBMPTNP 2018 ini sedianya dilaksanakan dari tanggal 30 Mei s/d 1 Juni, tetapi karena tanggal 30 Mei bertepatan dengan hari raya Galungan, maka kami yang dari Bali mohon ijin untuk datang belakangan, kami berangkat tanggal 31 Mei sore dan kembali ke Bali tanggal 2 Juni siang. Tim dari PTNP (kampus) lain ada yang sudah tiba tanggal 29 Mei sehingga sebagian besar melakukan scanning tanggal 30 Mei dan mereka sudah kembali tanggal 31 Mei. Sedangkan kami terpaksa baru tanggal 1 Juni bisa melakukan proses tersebut.

Proses Scanning & Scoring SBMPTNP 2018 dilakukan di Enhaii Hotel yaitu hotel milik STP Bandung, sedangkan kami menginap di hotel Kytos, tepat di depan kampus STP Bandung. Proses scanning berjalan dengan lancar, kami mulai sekitar pukul 9 pagi dan selesai sebelum pukul 16.00. Kami cukup lega karena tidak banyak masalah, hanya ada beberapa LJK yang salah dalam hal pengisian nomor peserta namun masih bisa dideteksi dan dibantu perbaikan oleh petugas scanning. Sore sekitar pukul 17.00 kami kembali ke hotel untuk istirahat dan besok siangnya hari Sabtu kami kembali ke Bali. Saya punya waktu 2 hari di Bali karena hari Senin malam dijadwalkan ke Lombok untuk mengikuti rapat kelulusan.

Baca Juga: