Tag Archives: Pariwara

Jatim Park, Tempat Wisata Seru untuk Semua Usia di Jawa Timur

Jatim Park menjadi tempat wisata untuk segala usia.

Tak hanya sekadar wisata, kamu juga bisa belajar di sini.

Rasanya hampir setiap warga Jawa Timur tahu mengenai tempat wisata hits yang kekinian di Malang yaitu Jatim Park. Tempat wisata ini bukan sekadar tempat wisata menawarkan hiburan menarik, tapi kamu juga bisa belajar banyak hal menyenangkan.

Tempat wisata di Kota Batu, Malang ini, sekarang sudah memiliki 3 Theme Park yaitu Jawa Timur Park 1, Jawa timur Park 2 dan Jawa Timur Park 3. Semuanya menawarkan hal yang berbeda dan pastinya memberi sensasi tersendiri.

Mengenal Jawa Timur Park

Jawa Timur Park 1 merupakan theme park yang pertama kali dibangun dengan konsep hiburan dan edukasi. Di sini, kamu bisa menemukan laboratorium interaktif dan bisa mencoba banyak percobaan menarik. Selain itu, Jawa Timur Park 1 juga memiliki berbagai wahana menyenangkan, dan yang terpopuler adalah Sky Ride.

Berikutnya dibangunlah Jawa Timur Park 2. Taman hiburan terpopuler di Jawa Timur ini hadir dengan konsep kebun binatang interaktif. Banyak yang dapat kamu lihat di sini mulai dari Museum Satwa, Kebun Binatang hingga Eco Game Park tersedia dan dikemas dengan sangat menarik.

Terakhir, Jawa Timur Park 3 yang mengusung tema Dinosaurus dengan konsep masa kini. Di sini semuanya berbau Dinosaurus namun ditampilkan dengan kombinasi teknologi canggih masa kini yang menarik. Kamu tidak akan bosan seharian berkeliling dari Museum Dino, The Rimba hingga Live with Dino.

Fasilitas yang Tersedia

Secara keseluruhan, fasilitas yang ada di seluruh taman hiburan ini hampir sama. Kamu bisa melihat fasilitas umum yang ada di bawah ini, seperti:

  • Mushola
  • Food Court
  • Toko Cinderamata
  • Baby Care
  • Toilet
  • Lapangan Parkir
  • E-Bike
  • Charging Station
  • Pusat Informasi

Jam Buka dan Aktivitas yang Dapat Dilakukan

Ketiga tempat wisata ini memiliki jam buka yang berbeda-beda mulai dari Jawa Timur Park 1 yang buka dari pukul 09:30 – 18:00. Jawa Timur Park 2 bisa dikunjungi di jam buka sedikit lebih siang yaitu jam 10 pagi. Sedangkan Jawa Timur Park 3 memilikiwaktu operasional yang paling lama yaitu dari pukul 11 siang hingga 10 malam.

Meskipun pada Jatim Park 1 dan 2 waktu bukanya tidak selama Jatim Park 3, tapi tetap saja ketiganya memiliki beberapa aktivitas menarik lainnya. Beberapa aktivitas tersebut diantaranya sebagai berikut:

  • Fun House
  • Cinema
  • Photo Zone
  • Terminal Selfie

Lokasi dan Rute Jatim Park

Lokasi ketiganya tidak begitu jauh antara yang satu dengan lainnya, terutama untuk Jawa Timur Park 1 dan 2. Taman Bermain Jawa Timur Park 1 berada di Jalan Dewi Sartika Atas, Batu, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur. Sedangkan Jawa Timur Park 2 ada di Jalan Oro-oro 9, Kecamatan Batu, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur. Lalu lokasi yang terjauh yaitu Jawa Timur Park 3 ada di Jalan Ir Soekarno, Nomor 144, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Untuk menuju ke Jawa Timur Park dari Kota Malang kamu bisa mengarah ke barat menuju arah Universitas Negeri Malang. Selanjutnya lurus terus di jalan MT Haryono sampai melewati Sengkaling Waterpark. Dari sini masuk ke jalan Raya Mojorejo lurus terus hingga Jalan Dewi Sartika untuk Jatim Park 1, namun dari sini letak Jatim Park 2 dan 3 juga sudah terlihat jelas dari berbagai papan jalan yang ada. Kamu tinggal mengikuti arahannya saja.

Bagaimana, sudah cukup tertarik untuk mengunjungi taman bermain ini? Jika kamu tertarik dan perlu menginap, sebaiknya cari hotel dekat Jatim Park supaya lebih mudah, kamu bisa menggunakan hotel tersebut di aplikasi online travel agent seperti Traveloka untuk menemukannya.

Jadi tunggu apalagi? Ayo segera kunjungi Jawa Timur Park sekarang juga, tinggal pilih mana yang kira-kira paling kamu suka. Jatim Park menyediakan semua kebutuhan wisatamu dari edukasi hingga permainan. [b]

The post Jatim Park, Tempat Wisata Seru untuk Semua Usia di Jawa Timur appeared first on BaleBengong.

Banyak Moda Menuju Bandara Soekarno Hatta

Layanan berkelas ala Golden Bird Reservation. Foto Golden Bird.

Sesekali cobalah layanan mewah lewat Golden Bird Reservation.

Kereta bandara memang yang terbaik, tetapi apa salahnya mencoba transportasi berbeda. Memesan taksi istimewa dengan Golden Bird Reservation, misalnya. Layanan ini memberikan kenyamanan dan kepastian layanan hingga 24 jam.

Tiga tahun terakhir, Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten makin memanjakan penggunanya. Selain adanya Terminal 3 yang megah dan ramah pengguna itu, hadir pula beragam pilihan transportasi menuju ke sana ataupun sebaliknya.

Kereta antarterminal, lebih akrab disebut kereta melayang (kalayang), menjadi pilihan bergerak dari satu terminal ke terminal lain. Kereta ringan ini sangat memudahkan bagi penumpang yang pindah antarterminal karena memang layanannya cepat dan tepat waktu. Sangat bisa diandalkan. Nyaman pula.

Untuk pilihan dari ibu kota menuju bandara, ada pilihan baru. Sejak Januari 2018 lalu, sudah ada kereta bandara dari Stasiun Kereta Api Bandara BNI City menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta. Meski baru ada satu jalur kereta api dari atau menuju bandara ini, tetap saja menyenangkan karena dia menjadi pilihan selain moda transportasi umum yang selama ini sudah ada, seperti bus DAMRI dan taksi.

Sebagai pilihan baru, kereta bandara dari atau menuju ibu kota sangat bisa diandalkan. Tarifnya relatif murah, Rp 80.000. Lebih mahal Rp 30.000 dibandung bus DAMRI, tetapi lebih murah dibandingkan taksi. Dia juga selalu berangkat tepat waktu. Kursinya empuk. Gerbongnya sejuk. Jumlah penumpang juga relatif masih sedikit sehingga sangat leluasa.

Nyamannya lagi, kereta bandara ini juga dilengkapi dengan fasilitas yang memanjakan manusia-manusia modern, seperti colokan untuk isi ulang ponsel dan layar di depan kursi. Rasanya lebih mewah dari naik pesawat udara.

Keuntungan lain dari kereta bandara adalah karena hampir tidak pernah kena macet. Berbeda dengan bus atau taksi yang tidak mungkin tidak terkena macetnya Jakarta. Kereta bandara lantjar djaja baik dari bandara ataupun sebaliknya.

Satu hal yang kurang memuaskan dari kereta bandara ini adalah karena alur perjalanannya yang masih agak aneh, karena ada arah agak nyaplir yaitu ke Stasiun Duri. Hal terasa pada perjalanan pendek ini adalah perubahan arah duduk. Dari semula menghadap ke depan, mendadak berganti ke belakang atau sebaliknya.

Layanan Premium

Nah, jika mau perjalanan lebih nyaman lagi, Golden Bird bisa menjadi pilihan.

Golden Bird merupakan layanan premium dari perusahaan taksi yang kekuatan mereknya belum tergantikan hingga saat ini, Blue Bird. Pernah kan mendengar pernyataan, “Aku tidak mau naik taksi kalau bukan Blue Bird”? Begitulah bukti bahwa kenyamanan dan keamanan Blue Bird masih tak tergantikan.

Melengkapi kenyamanan itulah, Blue Bird kini menghadirkan Golden Bird dengan layanan mobil dan limusin. Sejak 2014, si Burung Emas ini melayani perjalanan dari Bandara Internasional Soekarno Hatta menuju Jakarta dan sekitarnya maupun sebaliknya. Anda tidak perlu ikut antre di titik kedatangan untuk bisa menikmati layanan menyenangkan dari Golden Bird. Apalagi berdesak-desakan di bus bandara ketika banyak penumpangnya.

Asyiknya lagi layanan Golden Bird bisa dinikmati selama 24 jam. Berbeda dengan kereta bandara yang hanya bisa mulai pukul 05.10 WIB sampai 21.40 WIB. Jadi, kalau datang tengah malam pun tak masalah karena bisa dengan mudah memesan layanan Golden Bird di Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Ada dua jenis layanan Golden Bird ini, standar dan premium. Pilihan kendaraannya juga beragam, seperti Toyota Avanza dan Toyota Innova untuk layanan standar hingga layanan lebih mewah lagi, Toyota Camry, Toyota Alphard, bahkan Mercedez Benz E-Class untuk layanan premium. Tinggal sesuaikan saja dengan kebutuhan kenyamanan dan gengsi.

Oya, jumlah penumpangnya juga menyesuaikan, sih. Untuk layanan standar bisa hingga enam orang penumpang. Adapun layanan premium maksimal untuk empat penumpang, kecuali jika pakai Toyota Alphard yang bisa hingga enam orang.

Nilai plusnya, layanan Golden Bird kini tak hanya tersedia di Bandara Cengkareng, tetapi juga di sembilan kota lainnya, termasuk Manado, Lombok, Surabaya, Semarang, Bandung, dan Bali. Di Bali bahkan sudah tersedia Golden Bird Lounge di Bandara Internasional Ngurah Rai. Ini yang memungkinkan pelanggan duduk santai kayak di pantai sambil menunggu layanan tersedia sebelum diantarkan ke tujuan di Pulau Dewata. [b]

The post Banyak Moda Menuju Bandara Soekarno Hatta appeared first on BaleBengong.

Tempat Wisata di Malang yang Cocok untuk Berakhir Pekan

Gunung Bromo, salah satu lokasi wisata menarik yang bisa dijangkau melalui Malang. Foto Anton Muhajir.

Ketika kamu mendengar kota Malang, apa sih yang ada di benakmu?

Apakah pemandangan alam yang indah atau tempat wisata di Malang yang begitu terkenal? Malang memang salah satu kota wisata terbaik di Indonesia. Untuk itu, banyak tempat wisata di Malang yang sangat terkenal dan wajib dikunjungi ketika berlibur ke Malang.

Namun, sayangnya ketika akhir pekan, tempat wisata yang begitu populer pastinya akan penuh dengan pengunjung. Seperti halnya Jatim Park ataupun Museum Angkut.

Oleh karenanya, jika kamu ingin berlibur di Malang, selama akhir pekan dan tidak mau berdesak-desakan di tempat wisata sebaiknya kamu menghindari tempat-tempat wisata yang terlalu mainstream. Tapi di mana tempat wisata di Malang yang cocok untuk liburan akhir pekan? Penasaran? Yuk, simak uraiannya berikut ini.

Kampung Jodipan di Malang, Jawa Timur. Foto Miss Nidy.
Kampung Jodipan di Malang, Jawa Timur. Foto Miss Nidy.

Kampung Warna-warni Jodipan

Salah satu tempat wisata di malang yang cukup populer, namun tetap cocok untuk digunakan sebagai tempat liburan di akhir pekan adalah Kampung Warna-warni Jodipan. Dulunya Kampung Jodipan adalah pemukiman warga biasa yang bisa dibilang cukup kumuh.

Namun, saat ini pemukiman ini disulap menjadi pemukiman warna-warni yang sangat menarik. Sehingga kampung warna-warni menjadi salah satu tempat wisata di kota Malang yang sangat cocok bagi kamu yang gemar mengabadikan gambar lewat foto.

Dikarenakan kampung ini masih dihuni oleh masyarakat aslinya, perlu diperhatikan saat berkunjung kamu juga harus tetap menjaga tingkah laku dan sopan santun. Untuk memasuki kampung ini, kamu hanya perlu membayar biaya sekitar Rp3.000 per orang.

Sangat terjangkau, karena dengan harga ini kamu bisa puas mengeksplorasi keindahan kampung warna-warni ini.

Kampung Tridi, Malang. Foto Pesona Travel.

Kampung Tridi

Selain kampung warna-warni, ada pula Kampung Tridi yang tidak kalah menariknya. Kampung Tridi ini masih berada di dekat atau bersebelahan dengan Kampung Warna-warni. Bahkan ada tiket terusan yang bisa kamu beli. Jadi hanya membeli satu tiket untuk mengunjungi dua tempat wisata sekaligus.

Jika kampung warna-warni cocok untuk pecinta fotografi, maka kampung Tridi lebih cocok untuk kamu para penggemar seni lukis. Namun bagi kamu yang ingin hunting foto, kamu juga bisa mampir ke tempat wisata ini. Hal ini dikarenakan ada banyak spot foto yang cukup menarik di kampung Tridi ini.

Pantai Goa Cina. Foto Malang Strudel.

Pantai Goa Cina

Bagi kamu pecinta alam, terutama laut, pantai Goa Cina bisa menjadi referensi pantai di Malang yang harus kamu kunjungi. Pantai Goa Cina ini, menyajikan keindahan alam yang sangat indah, tak kalah dengan pantai-pantai lainnya. Bahkan poin plusnya masih jarang turis yang mengetahui tempat wisata ini.

Karena itu wajar bila tempat ini masih sepi turis, dan tentunya menjadi salah satu objek wisata di Malang yang cocok untuk kamu menghabiskan akhir pekan dengan santai, tanpa harus berdesak-desakan dengan pengunjung lainnya.

Selain tidak padat turis, biaya tiket masuk pantai Goa Cina sangat terjangkau. Kamu hanya perlu membayar sekitar Rp4.000 per orang. Harga tiket yang sangat murah, untuk sebuah pemandangan yang sangat menawan.

Coban Rondo. Foto Wikipedia.

Coban Rondo

Suka akan wisata alam, seperti air terjun? Berkunjung saja ke Coban Rondo. Coban dalam bahasa Jawa berarti Air Terjun. Air terjun ini berada kurang lebih 20 km dari pusat kota Malang. Memang jauh, namun keindahan yang ditawarkan pun dapat melunturkan lelah di perjalanan.

Coban Rondo memiliki udara yang sangat sejuk. Selain itu, ada banyak aktivitas dan permainan yang bisa kamu lakukan di sini. Seperti halnya paintball, outbound, fun tubing sampai dengan menelusuri labirin, semuanya ada di sini. Bagaimana cukup menarik, bukan?

Malang Night Paradise. Foto Silviana Noerita.

Malang Night Paradise

Pernahkah kamu mendengar tentang Malang Night Paradise? Malang Night Paradise adalah salah satu tempat wisata di Malang yang sangat indah dan cocok untuk menghabiskan akhir pekan kamu di kota Malang. Ini disebabkan Malang Night Paradise merupakan tempat wisata malam di kota Malang yang menawarkan konsep baru dan berbeda daripada wisata malam lainnya.

Wisata ini menawarkan berbagai wahana menawan, seperti halnya taman lampion, air terjun menari, dan dino park. Bagaimana, tak kalah keren dengan Batu Night Spectacular di Batu, bukan? [b]

The post Tempat Wisata di Malang yang Cocok untuk Berakhir Pekan appeared first on BaleBengong.

Tempat Wisata di Bandung yang Cocok untuk Liburan bersama Keluarga

Foto: Shutterstock

Anda bisa menemukan dengan mudah tempat wisata di Bandung.

Ya, Bandung seakan menjadi salah satu kota di Indonesia yang didambakan oleh banyak orang, terutama yang ingin menikmati waktu liburan. Pasalnya, Anda sendiri bisa menemukan berbagai macam hal dengan mudah. Berbagai macam tempat wisata yang unik dan menarik tersedia di Bandung. 

Bisa dibilang, hampir semua sudut di Bandung menyajikan keunikan tersendiri. Tidak heran apabila Bandung ternyata juga banyak dijadikan sebagai wisata keluarga yang tepat. Untuk Anda yang sedang mencari tempat wisata di Bandung yang bisa dikunjungi bersama keluarga, berikut ini pilihan tempat wisata yang bisa Anda tuju.

Tempat Wisata di Bandung

Kebun Teh Sukawana 

Tempat wisata Bandung pertama yang bisa Anda kunjungi bersama keluarga adalah Kebun Teh Sukawana. Keberadaan kebun ini bisa menjadi pilihan yang tepat bagi Anda yang ingin mengetahui bagaimana cara memetik teh, terutama mengajarkan hal tersebut kepada anak-anak. Tempat ini semakin popular berkat adanya social media. 

Tak hanya itu saja, untuk Anda yang sedang mencari tempat wisata di Bandung yang sejuk dan tenang, Anda bisa datang kesini. Tak hanya mempelajari bagaimana cara memetik teh, para pengunjung juga akan dimanjakan dengan panorama indah yang ada di setiap sudut kebun. 

Tangkuban Perahu 

Siapa yang tidak kenal dengan Tangkuban perahu? Ini merupakan salah satu wisata andalan yang dimiliki oleh Bandung. Letaknya sekitar 20 km dari Utara kota Bandung tepatnya berada di kawasan Lembang. Sesuai dengan namanya, Anda akan menjumpai ada dataran yang menyerupai perahu yang terbalik ketika berada di sini. 

Tak hanya itu saja, tempat ini ternyata juga mempunyai 2 kawah yang bernama kawah Ratu dan Kawah Domas. Kedua kawah tersebut cukup terkenal di telinga masyarakat. Tidak heran apabila Anda wajib datang kesini. Tetapi pastikan Anda berhati-hati ketika mengajak anak-anak datang ke kawah, karena jalan yang bergelombang dan terkadang licin.

Kawah Putih Ciwidey

Masih ada tempat wisata di Bandung yang bisa Anda datangi bersama keluarga yakni Kawah Putih Ciwidey. Kawah Putih ini tentu juga sudah tidak asing bagi para wisatawan. Pasalnya rasanya kurang lengkap apabila Anda datang ke Bandung tetapi tidak mampir kesini. Lokasi Kawah Putih Ciwidey ini berada sekitar 50 km dari Bandung Selatan. Di tempat ini, Anda bisa melihat kawah vulkanik dengan tanah berwarna putih. Tetapi Anda juga harus berhati-hati pasalnya kawah tersebut mengandung belerang. Jangan lupa menggunakan pakaian yang hangat karena Kawah Putih Ciwidey memiliki suhu yang dingin.

Saung Angklung Udjo 

Anda ingin mengenalkan anak Anda dengan alat musik tradisional Jawa Barat yakni angklung? Jika iya, maka Anda bisa langsung mampir ke Saung Angklung Udjo. Ini merupakan tempat wisata budaya yang cukup terkenal di kawasan Bandung dan juga dijadikan sebagai balai pelestarian alat musik tradisional Jawa Barat. Di sini, Anda juga bisa menemukan adanya pentas seni angklung, helaran, tari topeng hingga adanya wayang golek. Dijamin anak-anak akan mendapatkan pengalaman yang tidak terlupakan ketika datang ke sini.

Museum Geologi Bandung 

Tempat wisata edukasi di Bandung bernama Museum Geologi Bandung wajib untuk Anda kunjungi. Untuk Anda yang ingin berwisata kesini maka bisa langsung datang ke jalan Diponegoro dimana tidak jauh dari Gedung Sate dan Taman Lansia. Di tempat ini, Anda dan anak-anak bisa melihat ratusan koleksi benda prasejarah seperti adanya fosil, mineral dan peta, bebatuan dan masih banyak lagi. Salah satu hal menarik yang ada di tempat ini adalah adanya fosil replikasi binatang purba seperti dinosaurus.

Observatorium Bosscha

Tidak ketinggalan Observatorium Bosscha menjadi tempat wisata berikutnya yang wajib untuk Anda kunjungi. Tempat wisata yang berada di kawasan Lembang ini dijamin akan memberikan pengalaman liburan yang berbeda. Untuk bisa memasuki area tempat wisata, maka para pengunjung harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Untuk kemudian langsung bisa menikmati suasana di Observatorium Bosscha. 

Demikian beberapa tempat wisata di Bandung yang bisa Anda kunjungi. Bandung menjadi salah satu kota di Indonesia yang menawarkan keunikan tersendiri. Selain tempat wisata yang di sebutkan diatas, masih ada banyak tempat wisata di Bandung yang bisa Anda kunjungi. 

 

The post Tempat Wisata di Bandung yang Cocok untuk Liburan bersama Keluarga appeared first on BaleBengong.

Tips Perjalanan Ngeteng Jakarta-Denpasar

Ilustrasi perjalanan dengan kereta api (Foto: Shutterstock)

Pernah mencoba perjalanan ngeteng?

Ngeteng adalah bentuk perjalanan dengan menggunakan beberapa jenis transportasi untuk menuju lokasi tertentu. Perjalanan dengan cara ini akan umunya berbiaya rendah, namun memakan waktu lebih lama. Jika anggaran terbatas, tak ada salahnya mencoba jenis perjalanan ini. Apalagi rombongan mahasiswa yang ingin bepergian dalam rangka acara kampus.

Saya sendiri pernah mencoba ngeteng sewaktu pulang dari Jakarta menuju Denpasar demi memangkas anggaran perjalanan. Dari Jakarta, saya naik kereta api menuju Surabaya dengan waktu tempuh 9 jam. Saya cek harga tiket dari Jakarta ke Surabaya, sekitar Rp 470 ribuan untuk kelas eksekutif. Sesampai di Surabaya, saya melanjutkan perjalanan dengan bus menuju Denpasar selama 15 jam.

Sebenarnya ada pilihan rute lain yang bisa ditempuh, perjalanan kereta api rute Jakarta-Banyuwangi dan dilanjutkan dengan bus sampai Denpasar. Tapi, berganti transportasi di Surabaya lebih nyaman buat saya. Saya masih bisa mampir mengunjungi sanak keluarga. Selain itu, hitungannya masih setengah perjalanan.

Kalau biaya transportasi dan makan dijumlahkan, maka totalnya tak sampai Rp 1 juta. Terlebih lagi, Traveloka menyediakan fitur Traveloka PayLater, jika belum bisa melunasi ongkos transportasi saat pemesanan. Pembayarannya bisa dicicil tanpa kartu kredit dengan biaya administrasi yang rendah. Pendaftarannya juga tidak ribet, cukup menyiapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan satu dokumen pendukung lainnya. Wah, jadi semakin irit.

Jika dibandingkan dengan pesawat Jakarta-Denpasar, memang waktu tempuhnya jauh lebih cepat. Sebagian orang akan menilai total biayanya tak jauh berbeda meskipun harganya sedikit lebih mahal. Namun, perjalanan dengan cara ngeteng memiliki kesan tersendiri. Hal yang tidak didapatkan dengan perjalanan dua jam naik pesawat rute Jakarta-Denpasar.

Kereta api yang memiliki lintasannya sendiri pasti terhindar dari kemacetan. Sementara itu, menumpang bus memungkinkan kita menikmati suasana dari satu kota ke kota lainnya. Penikmat perjalanan ngeteng pasti menanti titik tertentu untuk dilewati. Kalau saya selalu menanti Taman Nasional Baluran di Situbondo, karena perjalanannya yang memasuki hutan.

Berdasarkan pengalaman ngeteng kali ini, ini beberapa tipsnya :

Tidak Membawa Banyak Barang

Hal terpenting jika ingin melakukan perjalanan dengan cara ngeteng adalah membawa barang seperlunya, seperti obat-obatan, makanan dan peralatan sanitasi. Sebisa mungkin satu tas backpack agar memudahkan gerakan saat berjalan maupun berpindah transportasi. Barang yang berlebih sebaiknya dikirim dengan ekspedisi.

Sedia Makanan Sebelum Lapar

Makanan selama perjalanan adalah sesuatu yang vital. Apalagi jika mempunyai riwayat sakit maag dan masuk angin seperti saya. Perjalanan jauh dengan perut kosong biasanya membuat saya lebih rentan sakit. Jadi saya selalu makan lebih banyak saat perjalanan. Sarapan pagi menjadi hal yang wajib dan tidak boleh terlewatkan.

Jangan Menggunakan Perhiasan Berlebihan

Ini memang anjuran klasik saat berkendara dengan transportasi publik. Tapi, hal ini tidak bisa diabaikan. Terlebih bagi yang bepergian sendiri. Jangan mengambil resiko hanya karena ingin tampil menawan. Ingat, kejahatan terjadi bukan karena niat pelakunya, tapi adanya kesempatan. Waspadalah! Eh.

Gunakan GPS

Jika ingin melihat titik tertentu, aktifkan fitur GPS pada ponsel. Ini sangat membantu penumpang untuk memetakan lokasi yang dilalui, terutama perjalanan dengan bus. Apalagi jika kita ingin menanti lokasi tertentu, seperti saya yang menanti Taman Nasional Baluran. Kita perlu memperkirakan pukul berapa bus akan melewatinya. Jangan sampai terlewat hanya karena tertidur. Selain itu, kita juga perlu mengabari keluarga posisi perjalanan secara berkala. Jangan lupa matikan GPS jika tidak digunakan, demi keamanan dan penghematan baterai.

Siapkan Aktivitas Penghalau Kebosanan

Apa yang dilakukan saat perjalanan jauh? Selain menikmati suasana jalanan, makan dan tidur, ada beberapa aktivitas yang dapat dilakukan. Jawaban pertama pastilah ponsel, untuk memantau linimasa media sosial hingga memainkan game. Kereta api maupun bus memang menyediakan listrik untuk mengisi daya ponsel. Agar tak melulu main ponsel, tak ada salahnya membawa majalah atau buku sebagai teman perjalanan.

Perjalanan dengan cara ngeteng dapat menjadi solusi bagi yang ingin mengirit biaya, maupun mencari suasana yang berbeda. Pastikan kondisi fisik yang cukup mumpuni ya!

The post Tips Perjalanan Ngeteng Jakarta-Denpasar appeared first on BaleBengong.