Tag Archives: Mitos dan Fakta Kesehatan

Malpraktek Menjadi Pembunuh Nomor 3 Di Negara Ini

Data mengejutkan baru baru ini dipublikasikan oleh peneliti dari Johns Hopkins School of Medicine, Amerika Serikat. Menurut mereka, lebih dari seperempat kematian di Amerika Serikat pada tahun 2013 disebabkan oleh kesalahan prosedur medis atau malpraktek. Jumlah ini menempatkan malpraktek menjadi pembunuh nomor 3 di Amerika Serikat pada tahun 2013.

Jumlah kematian yang terjadi di dalam rumah sakit tersebut, dua kali lipat dari total jumlah kematian akibat bunuh diri, senjata api dan kecelakaan lalu lintas yang digabungkan menjadi satu.

Jumlah kematian tersebut tidak termasuk mereka yang meninggal dunia setelah dipulangkan dari rumah sakit. Kesalahan medis tidak dimasukan ke dalam surat kematian sebagai suatu penyebab kematian dan kebanyakan dari kesalahan medis ini tidak tercatat atau dilaporkan.

Data ini sekaligus mengingatkan bagi para profesional di bidang kesehatan agar bekerja lebih hati hati dan tetap mengikuti prosedur medis yang benar.

Penting Dibaca! Hoax Kanker Rahim

Mohon dibaca baik baik pesan berantai yang baru saya terima tentang penyebab kanker serviks. Bisa dipastikan bahwa apa yang ada di pesan berantai ini adalah hoax alias tidak benar.

Sharing Untuk Para Wanita. (bila pria yang terima, tolong diteruskan ke wanita di sekitar anda).

1. Jangan minum air es, air soda dan air kelapa pada saat haid.

2. Jangan keramas pada saat haid, karena pori kepala sedang terbuka pada saat haid. Bisa menyebabkan sakit kepala (kena angin kepala), sangat berbahaya. Efek ini bisa dirasakan saat muda dan saat tua.

3. Jangan makan mentimun saat haid, karena getah yang ada pada mentimun bisa menyebabkan haid tersisa di dinding rahim.

4. Saat haid, tubuh tidak boleh terbentur, terjatuh dan terpukul oleh benda keras terutama bagian perut, karena bisa menyebabkan muntah darah, dan rahim bisa terluka.

Riset membuktikan, minum es saat haid bisa menyebabkan darah haid tersisa di dinding rahim, setelah 5-10 tahun dapat menyebabkan : “KISTA & KANKER RAHIM”.

Dalam rangka memperingati ‘Hari Kanker’ sedunia, peduli-lah.

Sebarkan info ini ke banyak wanita…. Ibu, Istri, anak putri, maupun teman wanita.
Ini menunjukkan bahwa kita peduli sama mereka.

Sayangi Wanitamu.

1 x kiriman saja mungkin kamu sudah menyelamatkan 1 orang wanita.

Semoga Bermanfaat Bagi Para Wanita…

SUMBER:
*LPKI (LEMBAGA PENYULUHAN KANKER INDONESIA)

10 Mitos Tentang Ganja

Sampai detik ini, pembicaraan tentang ganja masih menjadi perdebatan yang hangat dikalangan penegak hukum, dunia kedokteran dan tentu saja pemakainya. Para penegak hukum menganggap ganja sebagai narkotika yang dilarang menurut undang undang, dunia kedokteran menganggap ganja memiliki manfaat dalam dunia medis dan para pemakai ganja merasa ganja selama ini memberikan manfaat bagi tubuhnya.

Kapan perdebatan ini akan berakhir? Entahlah, tapi di beberapa negara, ganja telah memperoleh legalisasinya untuk digunakan untuk kepentingan medis. Di negara negara ini, ganja dianggap memiliki manfaat dalam dunia medis dan manfaatnya perlu dikembangkan lebih lanjut dalam studi medis.

Salah satu penghambat legalisasi ganja adalah masih banyaknya orang yang percaya dengan mitos ganja. Tentu saja yang namanya mitos, kebenarannya sangat diragukan.

Video ini mengupas tuntas mitos tentang ganja, semoga bermanfaat.

Air Kencing Di Air Kolam? Begini Faktanya

Bagi penggemar olahraga renang, pasti udah akrab dengan yang namanya kolam renang. Namun ada studi terbaru yang dipublikasikan dalam journal Environmental Science & Technology Letters yang hasilnya mungkin cukup mengejutkan bagi orang yang hobi nyemplung di kolam renang.

Menurut studi yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas Alberta, Kanada, di dalam air kolam renang umum ukuran standar mengandung sekitar 76 liter air seni atau urine. Jumlah air seni yang lumayan banyak ini diperoleh setelah peneliti memisahkan antara air kolam dengan zat zat yang terkandung di dalam air seni.

Air seni gak hanya ditemukan pada air kolam renang umum, pada kolam renang rumahan juga mengandung air seni yang lumayan banyak yakni sekitar 7 liter.

Adanya urine dalam jumlah besar di air kolam renang ini tidak semata mata masalah jumlah, tapi ada risiko kesehatan yang mengancam. Menurut para ahli, air seni yang bereaksi dengan air kolam renang yang mengandung disinfektan dapat menyebabkan beberapa gejala ketidaknyamanan seperti iritasi pada mata dan masalah pada saluran pernafasan. Bahkan ada beberapa studi awal yang menghubungkan reaksi air kolam dengan air seni ini dengan risiko kanker.

Dari hasil studi ini bukan berarti kamu harus menjauhi kolam renang, tapi minimal kamu tahu risiko yang bisa terjadi saat berenang di kolam renang umum dan bisa lebih waspada.

Sebagai catatan, kolam renang yang letaknya di dalam ruangan lebih berbahaya bagi penderita asma dan masalah pernafasan bila dibandingkan dengan kolam renang yang letaknya di luar ruangan. Mengapa? Karena udara hasil reaksi antara urine dengan air kolam terakumulasi di dalam ruangan dan rentan terhirup oleh penderita asma/masalah pernafasan sehingga dapat memperberat kondisi yang ada.

Akhir kata, pastikan kamu pipis sebelum nyemplung di kolam renang sehingga kamu gak ikut menambah konsentrasi air seni atau urine di dalam kolam renang.

8 Fakta Kanker Paru Yang Wajib Kamu Ketahui

kanker paru

Pernah dengar atau membaca tentang kanker paru? Bila belum, coba baca dulu tulisan saya disini sebelum membaca 8 fakta kanker paru yang wajib kamu ketahui.

Baca juga: #TwitKes Kanker Paru

Setelah membaca tulisan saya yang lumayan panjang itu, berikut 8 fakta kanker paru yang wajib kamu ketahui:

  • Kanker paru adalah kanker penyebab kematian utama baik pada pria maupun wanita di seluruh dunia.

  • Merokok adalah faktor risiko utama terjadinya kanker paru.

  • Perokok pasif juga berisiko menderita kanker paru.

  • Terdapat dua tipe kanker paru yang pertumbuhan dan penyebarannya berbeda. Dua tipe kanker paru tersebut adalah kanker paru small cell dan kanker paru non small cell.

  • Stadium kanker paru ditentukan dari seberapa jauh kanker telah menyebar ke organ tubuh yang lain.

  • Pengobatan kanker paru terdiri dari pembedahan, kemoterapi, terapi target, immunoterapi dan terapi radiasi. Kombinasi terapi terapi tersebut kerap dilakukan.

  • Secara umum, prognosis atau harapan kesembuhan kanker paru sangat buruk karena kebanyakan kasus kanker paru baru diketahui setelah memasuki stadium lanjut. Angka harapan bertahan lima tahun untuk kanker paru stadium dini adalah 54% sedangkan untuk stadium lanjut turun menjadi 4%.

  • Berhenti merokok adalah salah satu upaya penting untuk mencegah terjadinya kanker paru.