42 Hari Gek Mutiara

Akhirnya kesampaian juga harapan kami, bisa menjalani upacara pertamanya Gek Ara di rumah bersama Keluarga. Upacara 42 hari atau yang dikenal dengan istilah abulan pitung dina atau satu bulan (Bali-35 hari) tujuh hari, dilaksanakan pada hari Minggu kemarin, 29 Maret 2015 mulai pukul 14.30 wita dengan mengundang saudara terbatas di halaman rumah saja. Upacara 42 […]

Continue Reading42 Hari Gek Mutiara

Gek Ara Pulang

“Mungkin memang adik Komang berniat buat nyari momen Bapak menyumbangkan darah untuknya…” Celetuk seorang kawan begitu saya sampaikan padanya bahwa hari ini, putri ketiga saya Gek Mutiara diperbolehkan pulang oleh dokter Anak yang merawatnya. Dengan syarat, kami bisa merawatnya dengan telaten di rumah… Maka jam kantor pada hari Senin pagi inipun jadi terasa jauh lebih […]

Continue ReadingGek Ara Pulang

Sepi… meNyepi…

Nyaris tak ada hal khusus yang bisa dilakukan pada hari Sabtu, 21 Maret 2015 yang dirayakan oleh seluruh umat Hindu di Bali sebagai Tahun Baru Caka 1937. Jauh berbeda dengan kesibukan yang berkesinambungan sebelumnya. Tadinya sih berencana meminta surat ijin jalan di Nyepi kali ini untuk meluncur ke Rumah Sakit Sanglah, tempat dimana putri kami […]

Continue ReadingSepi… meNyepi…

Selamat Pagi Cantikku, Selamat Pagi Cintaku

Alarm ponsel berdering nyaring, sementara mata belum mau kompromi dengan hati, maka kumatikan kipas angin yang mendinginkan hawa kamar tidur ini, dan kulanjutkan tidur sedikit lagi. Alarm ponsel kembali berdering nyaring, dua puluh menit tambahan sudah kulahap habis, sudah saatnya untuk bangun pagi dan mandi, jika tak ingin terlambat lagi. Dua cantikku masih lelap tertidur […]

Continue ReadingSelamat Pagi Cantikku, Selamat Pagi Cintaku