Tag Archives: Jazz – R&B

A STREETGIG NAMED JAZZ UNDER THE TREE

Tonight! The baddest and longest-running laissez-faire street jazz gig in Bali!

JAZZ UNDER THE TREE
Every Tuesday at Teras GandumRumah Sanur 
7-11pm, free entry

Hosted by bruised and broken-boned OG: Fendy Rizk and Yuri Mahatma.

Bring your own instruments and kick out the jams!

The post A STREETGIG NAMED JAZZ UNDER THE TREE appeared first on RUDOLF DETHU.

LP: LOST ON YOU

Was just introduced to this song by a friend. Damn, so hauntingly beautiful. And it’s got more than 308 million views on YouTube already. Didn’t know about her before. Where have I been?

Part Feist and part Joan Jett, genre-bucking Los Angeles-based singer/songwriter Laura Pergolizzi, who operates under the stage name LP, emerged in the early 2000s with a vibrant blend of vulnerability, swagger, and steely hooks. Known for her elastic and expressive voice, which invokes names like Linda Perry, Gwen Stefani, and Chrissie Hynde.

Raised in New York on a steady diet of Joni Mitchell, the Doors, the Pretenders, Nirvana, and Jeff Buckley, Pergolizzi spent her formative years honing her craft in other band before relocating to California and releasing her 2001 solo album, Heart-Shaped Scar. She began to hit her stride in 2004 with her second outing, Suburban Sprawl & Alcohol. Her 200t appearance at SXSW prompted a bidding war, resulting a deal with Island.

A 2011 Citibank television commercial gained Pergolizzi a huge fan base viewers eagerly looked to the internet to discover the identity of the artist singing “Somebody left the gate open”—the track earned enough attention to warrant a CNN news piece. In 2016, Pergolizzi issued her much-anticipated fourth studio long-player, Lost on You.

• The second till the last paragraphs, originally written by James Christopher Monger.
• Featured image via Aspen Times.

The post LP: LOST ON YOU appeared first on RUDOLF DETHU.

MAMBO ITALIANO

Hetty & The Jazzato Band | Photo: Stenberg Clarke

Today, 64 years ago, Rosemary Clooney was at no. 1 on the UK singles chart with “Mambo Italiano”. The song was banned by all ABC owned stations in the US because it “did not reach standards of good taste” (ha!)

Lagu ini penting bagi The Hydrant dan saya karena kerap memenuhi atmosfer musikal kami. Kala tampil di Viva Las Vegas 2016 dan 2018, menyusuri jalan bebas hambatan LA-Las Vegas-LA “Mambo Italiano” menjadi salah satu opsi wajib di playlist Spotify. Pun kala menyusuri Eropa tengah pada 2017 lewat jalan darat, gita ciptaan Bob Merril yang ditulis untuk Rosemary Clooney ini selalu diputar di stereo system van yang kami tumpangi.

“Mambo Italiano” banyak disenandungkan ulang oleh penyanyi lain. Di antaranya Lady Gaga, Shaft, Bette Middler, Dean Martin, Renato Carosone (ini versi yang kerap kami putar saat cruisin’ for a bruisin’, video ke-3), juga dengan nuansa rockabilly oleh Hillbilly Moon Explosion.

Berikut beberapa video “Mambo Italiano” dengan pendekatan yang berbeda-beda, beragam genre. Namun benang merahnya sama: jazz. Pula ada versi aslinya oleh Rosemary Clooney.

Yang menarik, video terakhir, dendang bertajuk “Astro Rockabilly Mambo” oleh kolektif asal Prancis, Les Ennuis Commencent. Rupanya ada beberapa pegiat skena rockabilly yang mencoba memperkenalkan sub-genre anyar: Rockabilly Mambo. Belum jelas perkembangan sejauh ini seperti apa. Tapi di YouTube ada beberapa. Sepertinya “Mambo Italiano” punya peran masif di sini, menjadi inspirasi.

Terakhir, tahukah anda bahwa biduan The Hydrant Marshello adalah penggemar berat musik Latin macam begini?

POMPADOUR COMMODORES

Rudolf Dethu Showbiz and RMBL present:

POMPADOUR COMMODORES
A Night of Swing Boogie & Rockabilly Revue!
feat.
THE HYDRANT
LEONARDO & HIS IMPECCABLE SIX

Thursday, 23 March 2017
Noname Bar, Lebak Bulus
8-11pm
Ticket Rp50k incl. beer

RUDOLF DETHU 2016-12-28 04:53:42

Unit Swing asal Jakarta, Leonardo & His Impeccable Six, baru saja meluncurkan single Natal terbaru mereka bertajuk “Hari Kita”.

Selain klaim sebagai “tembang Swing tampan, urban, dilumuri cologne wangi jeruk sepoi-sepoi ringan”, ada beberapa hal menarik yang pantas disimak.

Menurut Leonardo Ringo, biduan dan gitaris, ini merupakan langkah gagah beraninya untuk kembali menulis lirik dalam Bahasa Indonesia. Terakhir ia melakukannya pada 2001 seraya koar-koar ke publik tak bakal menulis lirik berbahasa Indonesia lagi hingga akhir hayatnya. Kenapa demikian? “Norak, kampungan, jijik, katrok.”

Bulan Desember 2016 sungguhlah bersejarah bagi Leo. Pria yang juga berprofesi sebagai penyiar radio ini melanggar sumpahnya sendiri−tanpa sesal, malah bangga. Sebab ternyata lagu berlirik Bahasa Indonesia bisa terdengar keren.
Lalu, septet bentukan tahun 2010 ini sengaja membuat tembang bernada riang. Selain karena Natal yang cukup identik dengan suasana gembira, pula sehubungan dengan situasi negeri yang membikin ngeri. Hasutan kebencian bertaburan di medsos, api intoleransi yang terus membesar, konflik berbau SARA bak tiada berkesudahan. Leo dkk berharap semoga “Hari Kita” bisa membawa dampak positif, menjunjung kembali perdamaian antar sesama anak bangsa, lalu riang ria berdansa.

Pun polah Leonardo & His Impeccable Six sedikit melenceng dari kebiasaan musisi kebanyakan yang umumnya menyanyikan ulang lagu-lagu Natal klasik. The Magnificent Gigolos Seven memilih mengkreasi komposisi yang sama sekali baru.

Mari rayakan Natal, salam-salaman, suka cita, sebab ini hari kita!

• Lagu “Hari Kita” kini sudah bisa didengar di Spotify, atau unduh di iTunes serta Amazon!

Leonardo and His Impeccable Six “Hari Kita”
Written by Leonardo Ringo.
Arranged by Leonardo and His Impeccable Six.
Recorded at Streight Studio
Mixed by Diaz Sugeng and Adrian Martadinata
Mastered by Adrian Martadinata​
Label: RDS Recordings

Contact person: Rudolf Dethu
E. rudolfdethu@rudolfdethu.com
M. +628111882502
W. www.leonardoimpeccablesix.com
F. www.facebook.com/HisImpeccableSix