Adaptasi Multikultur Peranakan China di Bali

Alkisah lebih dari 300 tahun lalu, hanya 12 orang penjaga perbatasan keturunan China harus menghadapi seribu prajurit yang ingin menyerang Kerajaan Bangli di perbatasan Buleleng. Selusin prajurit yang setia pada rajanya itu lalu menyalakan banyak lampion di penjuru desa untuk bisa mengamati musuh. Prajurit lawan malah mengira titik-titik cahaya itu sebagai petanda banyaknya musuh yang [...]

Continue ReadingAdaptasi Multikultur Peranakan China di Bali