Tag Archives: email

Email Berbasis Website dan Email Berbasis Client

Berikut ini penjelasan singkat tentang email berbasis website dan email berbasis client. Layanan email merupakan salah satu dari beberapa layanan yang terkenal dan paling banyak digunakan di internet. Layanan email bisa kita kategorikan menjadi dua yaitu:

  1. Email berbasis website
  2. Email berbasis client

Untuk layanan email berbasis website, semua aktifitas email dilakukan pada sebuah website. Artinya untuk menggunakan layanan email ini kita harus dalam keadaan online (tersambung ke internet). Layanan email berbasis website ini biasanya disediakan oleh layanan email gratisan seperti Yahoo! Mail, Google Mail (Gmail), Hot Mail, dan lain-lain.

Sedangkan untuk email berbasis client, semua aktifitas email dapat dilakukan di software email client seperti Eudora, Outlook Express, Mozilla Thunderbird yang lain-lainnya. Software atau aplikasi ini menyediakan penyuntingan dan pembacaan email secara offline ( artinya tanpa tersambung ke koneksi internet), sehingga biaya menjadi relatif lebih murah dan waktu lebih efisien karena koneksi internet hanya dibutuhkan saat melakukan pengiriman (send) dan menerima (receive) email dari mailbox.

Kemudian kelebihan email berbasis website adalah diakses dari mana saja dengan syarat harus terkoneksi ke internet. Di sisi lain email berbasis client hanya perlu terkoneksi ke jaringan internet ketika melakukan pengiriman (send) dan penerimaan (receive) data, akan tetapi terbatas digunakan pada komputer yang tersedia aplikasi email client yang sudah disetting sebelumnya.

Saat ini, layanan email gratis seperti Yahoo!Mail dan Google Mail (Gmail) juga sudah menyediakan aplikasi client resmi yang dapat digunakan di perangkat mobile seperti smartphone dan tablet yang sudah biasa digunakan oleh banyak orang.

Baca Juga:

Akun Email PNS di pnsmail.go.id

Beberapa bulan lalu saya mendapat email dari salah seorang teman di kantor tentang pembuatan akun email di pnsmail.go.id untuk PNS (Pegawai Negeri Sipil). Tanpa banyak tanya saya pun langsung menuju website http://www.pnsmail.go.id dan mendaftar untuk mendapatkan akun email. Saya lupa bagaimana isian detail formulir pendaftarannya ketika itu, yang jelas diminta untuk mengisikan nama lengkap dan juga NIP (Nomor Induk Pegawai) PNS. Saya lupa apakah ketika itu kita diperbolehkan menentukan sendiri alamat email yang diinginkan.

Tapi rasanya saya ingat mengisikan alamat made.wirautama@pnsmail.go.id untuk alamat email yang diinginkan. Selesai mendaftar, saya mendapat notifikasi via email dari pendaftaran@pnsmail.go.id seperti dibawah ini :

Terima kasih telah mendaftar di PNSMail.

Untuk verifikasi data dan persetujuan, akan diproses dalam 5 hari kerja. Kesesuaian data-data dan format username (akun) akan mempercepat proses persetujuan.

Mari kita budayakan berkomunikasi dengan menggunakan e-Mail resmi Pemerintah Indonesia.

Salam,
Tim PNSMail

Saya ingat, email itu saya terima tanggal 2 Juli 2013. Cukup lama saya menunggu bahkan saya hampir lupa tentang akun email di pnsmail.go.id itu. Tanggal 19 September 2013 akhirnya saya mendapat email lagi, kali ini dari admin@pnsmail.go.id yang isinya sebagai berikut :

Dear I GUSTI AGUNG MADE WIRAUTAMA,

Akun email Anda (i.gusti.3@pnsmail.go.id) sudah bisa digunakan. Silahkan login dengan username dan password yang telah Anda buat. Jika membutuhkan bantuan, Anda bisa menghubungi admin@pnsmail.go.id. Terima Kasih.

Admin.

http://pnsmail.go.id

Saya senang akhirnya bisa terdaftar walaupun menunggu cukup lama. Tapi ada yang mengganjal di pikiran saya yaitu alamat email yang diberikan untuk saya, i.gusti.3@pnsmail.go.id rasanya kok kurang pas untuk saya. Pertama, nama I Gusti di Bali ada banyak sekali, jadi akan aneh kalau saya menggunakan itu. Kedua, I Gusti bukanlah nama inti saya melainkan nama depan yang berkaitan dengan nama keluarga/kasta, saya inginnya menggunakan nama inti sebagai alamat email. Dan ketiga, adanya angka 3 di alamat email tersebut yang tidak memiliki arti bagi saya. Saya curiga alamat ini di generate otomatis dari banyaknya nama I Gusti yang mendaftar dan mungkin nama antrian nomor 3 sehingga jadilah alamat email i.gusti.3@pnsmail.go.id

Tentu saja saya tidak mau menerima begitu saja alamat email tersebut. Saya kemudian mencoba menghubungi bantuan seperti yang dijelaskan yaitu mengirim email ke admin@pnsmail.go.id yang isinya sebagai berikut :

Yth. Admin,

Terima kasih atas Aktifasi akun email saya ini walaupun saya harus menunggu cukup lama setelah melakukan Registrasi.
Namun ada satu kendala mengenai nama akun email saya ini yaitu i.gusti.3@pnsmail.go.id
Jujur saja alamat email saya menjadi terlihat sangat aneh karena adanya angka “3″ tersebut. Seingat saya ketika melakukan Registrasi saya tidak memilih menggunakan nama/alamat tersebut. Sedangkan saat ini untuk yang baru Registrasi mereka sepertinya bisa memilih sendiri akun email yang mereka inginkan.

Untuk itu, saya mohon apakah saya bisa mengganti alamat email saya, misalnya menjadi :

igam.wirautama@pnsmail.go.id atau madewirautama@pnsmail.go.id

Demikian permohonan saya semoga bisa dikabulkan, karena jika melakukan Registrasi lagi (ulang) sudah tidak bisa.

Email diatas saya kirimkan dari akun email pnsmail.go.id yaitu i.gusti.3@pnsmail.go.id pada tanggal 20 September 2013. Saya pun menunggu lagi dan akhirnya tanggal 17 Oktober saya mendapat balasan dari admin@pnsmail.go.id yang isinya adalah :

Akun anda sudah kami update menjadi made.wirautama@pnsmail.go.id

Salam,
Tim PNSMail (ADM)

Ya syukurlah, kini alamat email saya sudah terlihat lebih baik. Btw, untuk anda yang bekerja sebagai PNS, apakah sudah memiliki akun email di pnsmail.go.id ?

Baca Juga:

Mudah Mengelola eMail Client

eMail untuk ukuran saat ini kami yakin sudah bukan hal baru lagi mengingat banyaknya akun jejaring sosial dan juga komunitas, yang memberikan persyaratan penggunaan alamat eMail dalam pembuatan User ID. Sayangnya meski sudah memiliki alamat eMail, masih banyak juga pengguna yang belum menyadari arti penting bagaimana mengelola eMail. Beberapa Kawan pernah kami tanya terkait bagaimana [...]

Hal Yang Perlu Diperhatikan Ketika Masih Kecil…

Masa kecilku era 90-an diwarnai oleh pertukaran diary, isi biodata dengan pulpen warna warni yang harum dan gonta-ganti kertas file lucu bergambar disney. Yang aku sadari ketika mulai kuliah adalah hal yang sebenernya sepele untuk SD sekarang kebawa sampe gede. Apa itu?

 

  1. Tanda tangan.

Semasa SD aku mulai belajar buat tanda tangan untuk buku tabungan dan ijazah. Karena pengetahuanku yang minim dengan bikin tanda tangan, akhirnya aku dibuatkan tanda tangan oleh teman sebangku. Aku pun punya 8 tanda tangan, tapi tetep aja dibilang jelek. Katanya ga “aku” banget. Akhirnya dengan belajar tanda tangan yang dibuatkan temanku, aku mulai punya 1 macam tanda tangan. Dan tanda tangan itu aku pakai hingga sekarang. Kenapa? Karena begitu TTD ijazah SD, kemudian SMP aku ga diijinkan mengganti tandatangan (katanya biar sama kalau di ijazah), dan berlanjut …………………… hingga sekarang. #nangis

Jadi, hal yang kamu harus pikirkan sejak kecil adalah TANDATANGAN!

2. EMAIL

Punya email 4L4Y kan? Pasti punya. Gue juga. Halah! SMP aku mulai mengenal yang namanya chatting via MIRC, YM dsb. Dan tentu saja itu diajarin temenku juga untuk bikin email. Ditengah-tengah jam online di warnet yang mulai lewat 5 menit, temanku sudah mulai murka karena aku kelamaan mikir nama email sedangkan dia sudah mau chatting dengan gebetannya. Dengan segenap hati aku mengetik “ ewie_uchu@xxxxx.com “ . (murtad!) email itu pun eksis sampai awal aku kuliah. Begitu aku mulai masuk jurnalistik kampus, dimana artikel dikirim ke aku semua, aku mulai buru-buru buat alamat email baru (tengsin cooy! 4L4Y 3S3MP3 dibawa-bawa)! Jadi, hal kedua yang harus kamu pikirkan sejak kecil adalah EMAIL!

Nah, kira-kira apa lagi masa kecilmu yang berdampak saat dewasa??

2 Hal Mutlak untuk mengOptimalkan perangkat Android

Sudah punya ponsel Android tapi belum tahu bagaimana cara mengoptimalkan penggunaannya ? jangan malu dulu Gan, ayo kita belajar sama-sama. Menggunakan ponsel Android sesungguhnya tidak jauh berbeda dengan cara dan kebiasaan menggunakan perangkat ponsel pintar lainnya seperti BlackBerry, iPhone atau bahkan Symbian dan Windows Mobile. Begitu pula dengan perangkat ponsel lokal yang jualan Jejaring Sosial. [...]