Tag Archives: donor sperma di Indonesia

Anak Anak Hasil Donor Sperma Sekarang Bisa Bertemu Dengan Cara Ini

Donor sperma mungkin terdengar asing di Indonesia, tetapi di banyak negara maju, aktivitas pria yang mendonorkan spermanya merupakan sesuatu yang lazim dan legal. Sperma donor ini umumnya dimanfaatkan oleh pasangan yang menginginkan keturunan, sementara sel sperma dari prianya mengalami gangguan.

Baca juga: Apakah Menelan Sperma Bisa Hamil?

Karena identitas pendonor sperma sangat dirahasiakan maka pasangan yang mendapatkan sperma donor tidak akan mengetahui siapa pria pemiliki sperma yang didonorkan. Kerahasiaan ini akan berimbas pada anak anak yang dihasilkan dari aktivitas donor sperma ini, mereka tidak akan mengetahui siapa ayah biologisnya.

Kini, pemerintah Amerika Serikat membuka sedikit ruang bagi anak anak ini untuk mengetahui identitas ayah biologisnya dengan melakukan registrasi DNA secara online. Registrasi DNA online ini juga berlaku untuk anak anak yang dihasilkan dari donor sel telur. Jadi nantinya, anak anak ini akan terkoneksi satu dengan yang lainnya termasuk beberapa anak yang memiliki satu ayah biologis.

Keuntungan dari program ini adalah anak anak hasil donor sperma atau sel telur akan mengetahui dengan lebih jelas latar belakangnya. Mereka tidak lagi bingung saat ingin mengetahui ayah biologisnya. Sedangkan kerugian dari program ini adalah para pria yang mendonorkan spermanya akan kesulitan menyembunyikan identitasnya. Program in juga akan dengan mudah mengetahui pria pria yang pendoror sperma yang memiliki anak biologis di banyak keluarga. Misalnya pria pendonor sperma dengan nomor identitas #2757, pria ini telah ‘menghasilkan’ sedikitnya 47 orang anak dari sperma yang dia donorkan.

Kejelasan identitas ini tentu saja tidak menguntungkan bagi industri kesuburan di Amerika Serikat. Mereka khawatir banyak pendonor sperma yang mengurungkan niatnya mendonorkan sperma saat mengetahui identitasnya tidak lagi rahasia. Mereka juga mengkhawatirkan kondisi psikologis anak anak yang dihasilkan dari aktivitas donor sperma saat mengetahui identitas ayah biologisnya.

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Sel Sperma

Aturan tentang donor sperma ini sebenarnya sudah ada, tetapi berbeda beda untuk setiap negara. Misalnya di beberapa negara, ada pembatasan jumlah anak, keluarga atau kehamilan yang boleh dihasilkan oleh seorang pendonor sperma. Di Taiwan, seorang pendonor sperma hanya boleh menghasilkan seorang anak, sedangkan di Inggris, seorang pendonor sperma hanya boleh mendonorkan spermanya untuk 10 keluarga. Di Tiongkok, seorang pendonor sperma hanya boleh mendonorkan spermanya untuk lima kehamilan. Untuk Amerika Serikat, pembatasan ini tidak ada.

Bagaimana dengan di Indonesia? Ada komentar?