DOMESTIC GROOVE: MARSHELLO HYDRANT

MARSHELLO HYDRANT Penyanyi, Penulis Lagu, Penyelamat Pantai Musik apa yang sedang anda sukai saat ini? Saya sedang suka dan selalu suka musik dari Elvis Presley, Gene Vincent, Chuck berry, Jerry Lee Lewis, Little Richard. The Hydrant banyak sekali terinspirasi oleh para legenda rockabilly tersebut. Apa album rekaman pertama yang anda beli—ada kisah menarik di baliknya? Saya agak lupa album apa yang saya beli pertama kali, ingatan agak kabur waktu masih kecil haha. Tapi peristiwa menarik dalam membeli album adalah ketika saya membeli Karmila punyanya Farid Hardja. Di era-era 2004 atau 2005 itu cukup sulit mendapatkannya karena tergolong album lawas. Tapi saya harus mendapatkannya karena saya harus menyanyikan lagu tersebut dengan The Hydrant sebagai single pertama untuk album perdana, Rockabilly Live, di bawah label mayor, EMI Indonesia. Apa album-album favorit anda sepanjang masa? Kenapa? Hati saya sudah kepincut musik rockabilly sepenuh hati. Album-album dari musisi yang disebut di atas adalah favorit saya sepanjang masa. Apa album rekaman terburuk yang pernah anda beli? Haha. Ini pertanyaan agak menjebak. Saya kasih tahu anda tapi off the record ya! Di reinkarnasi berikutnya, selain diri anda sendiri, anda ingin menjadi siapa? There’s no such thing as reincarnation. Buku apa yang sedang anda baca sekarang, skornya berapa (1-10)? Saya gemar membaca Bible. Banyak buku yang mengadopsi dari Bible. Skor 10. Lagu-lagu apa yang anda pilih untuk memulai akhir pekan? Masih seputar rockabilly. Sekarang sedang suka dan mudah membakar semangat itu lagunya The Kongsmen, “Chimpanzee”. Uuuuuk… Aaaaaak… Dan lagu-lagu untuk mengakhiri akhir pekan? Lagu-lagu gospel agar hati sejuk. Bersama paguyuban rockabilly yang dikomandoinya, The Hydrant, si Brown Elvis makin sibuk dengan karir menyanyinya sekembalinya dari tur di Pantai Barat Amerika Serikat bulan April silam. Selain itu ia juga tetap rutin menjalani profesinya yang lain sebagai penyelamat pantai dengan wilayah tugas di Kuta dan sekitarnya. Beberapa hari ke depan, Jumat, 22 Juli 2016, bersama The Hydrant ia bakal mengadakan pemutaran perdana film dokumenter THE HYDRANT KRUISIN’ IN THE USA. • Featured image: Erick Est.

Continue ReadingDOMESTIC GROOVE: MARSHELLO HYDRANT

‘SHOEGAZI’ TRIBUTE GIVES FUGAZI THE SHOEGAZER TREATMENT

An interesting move from Sao Paulo: a tribute album to Fugazi, via Shoegazer’s aesthetic, titled Steady Gaze of Nothing. This article below originally published on dangerousmind.net. There’s a label based out of Sao Paolo called (with great self-awareness) The Blog That Celebrates Itself Records, which is (of course) an offshoot of The Blog That Celebrates […]

Continue Reading‘SHOEGAZI’ TRIBUTE GIVES FUGAZI THE SHOEGAZER TREATMENT

‘SHOEGAZI’ TRIBUTE GIVES FUGAZI THE SHOEGAZER TREATMENT

An interesting move from Sao Paulo: a tribute album to Fugazi, via Shoegazer’s aesthetic, titled Steady Gaze of Nothing. This article below originally published on dangerousmind.net. There’s a label based out of Sao Paolo called (with great self-awareness) The Blog That Celebrates Itself Records, which is (of course) an offshoot of The Blog That Celebrates […]

Continue Reading‘SHOEGAZI’ TRIBUTE GIVES FUGAZI THE SHOEGAZER TREATMENT

Domestic Groove: AIMEE SARAH

DOMESTIC GROOVE ~ Celeb’s Chosen Nine was once my bi-monthly column in The Beat (Jakarta) mag but now I move exclusively to this blog. Basically it’s an interview via e-mail which focuses on small, intimate, domestic stuff; what Indonesia’s public figures are really into. For the 58th edition I went upclose-and-personal with Aimee Saras.

Continue ReadingDomestic Groove: AIMEE SARAH

Domestic Groove: EDY KHEMOD

DOMESTIC GROOVE ~ Celeb’s Chosen Nine tadinya adalah kolom khusus dwi-bulanan saya di majalah The Beat (Jakarta). Kini saya alihkan dan muat secara eksklusif di blog saya. Kolom ini pada dasarnya adalah sebuah wawancara lewat surat elektronik yang mengupas sosok tenar lokal secara intim, hangat, domestik. Untuk edisi ke-57 ini saya menelisik akrab sisi pribadi Edy Khemod.

Continue ReadingDomestic Groove: EDY KHEMOD