-
Sugihan Jawa dan Sugihan Bali
-
ngumpulnya para kreatif
-
Kelas Beranda offers an alternative learning place
While sitting on the floor, Wayan Samah wrote about education in Bali in his notebook. “The cost of education in Bali is too expensive for us. Therefore, we can’t get a formal school education,” he writes. The ten-year-old boy was born in Karangasem, one of the poorest districts in Bali. He was only a first…
-
Seniman Bali Frustasi Kampanye AIDS
I Nyoman Nardayana, seorang dalang wayang Cenkblonk, yang sangat kondang di Bali mengatakan pesan-pesan pencegahan HIV/AIDS yang kerap dilontarkan melalui pertunjukkannya dianggap sekadar lelucon. “Apa yang kami lakukan kalah cepat dengan virus HIV. Pesan-pesan yang disampaikan dengan guyu (joke) malah jadi lelucon saja. Tidak masuk ke hati mereka,” jelas Nardayana yang populer karena tema cerita…
-
Histeria dan Frustasi di Perangalas
“Yang dot dadi gigolo, mbok,” sahut Gede Adi, sebut saja demikian dengan yakin. Pria muda 16 tahun yang ngebet disukai banyak perempuan ini setiap hari bangun jam 5 pagi. Rambut setengah pirangnya yang kelimis menjadi lepek ditindih sedikitnya 10 kilogram aneka buah hingga jam 4 sore. Adi pasti menjadi gigolo yang kuat dan tahan banting,…