Tag Archives: apple

Ngobrolin WWDC19

Setelah sekian lama adem ayem, akhirnya tumben mendengar lagi gaungnya WWDC, sejak pagi hari tweet tentang rangkuman-rangkuman event semalam sudah mulai bertebaran, yang paling rame sih komentar netijen tentang macpro terbaru. apalagi yang dirilis pada WWDC19? apakah yang paling menarik? mari kita lihat satu persatu. iOS Bisa dibilang iOS salah satu ujung tombak dari Apple. […]

Layar iMac Jatuh

eh, baru denger kabar kalau apple merilis iMac versi terbaru setelah dua tahun tak ada perubahan. Tapi yang paling rame sih iMac Pro sekarang bisa upgrade RAM hingga 256 GB dan harganya GA MASUK AKAL! *yaelah bro, kapan sih harga-harganya produk apple masuk di akal?* ngomong-ngomongin iMac, jadi inget cerita senin lalu, awal minggu yang […]

two-factor authentication

alkisah akhirnya saya update iOS di iPhone 5 saya ke iOS 10. operating sistem ini adalah OS terakhir yang bisa diinstall di iPhone 5, biasanya saya ndak pernah mau install os terakhir, tapi karena sepertinya iOS 9 mulai rewel, dan menurut testimoni dari adik sepupu, iphone 5 masih sanggup menerima iOS 10, jadilah saya update. tapi blog ini tidak akan review kompatibelitas hardware dan softwarenya. tapi cuma salah satu fiturnya, two-factor authentication.

jadi iOS 10 ini kan ada fitur baru, namanya two-factor authentication, jadi kalau ada yang masuk menggunakan appleID kita di perangkat mac atau iDevice lainnya, maka kita akan mendapat 6 digit angka yang dikirimkan ke ponsel kita (atau device utama dan terpercaya) untuk kemudian kode tersebut di ketik pada perngkat kita login tadi. masalahnya muncul fitur tersebut mendukung mac mulai mac OS X El Capitan. dan komputer saya masih menggunakan mac OS X Yosemite, satu tingkat sebelum El Capitan.

sejak update iOS tadi, setiap saya login ke mac, iCloud selalu meminta password untuk login, padahal seingat saya tidak pernah logout di komputer, karena komputer cuma dirumah dan sebagai backup account. cek di system preference – iCloud, sudah login dengan aman. tapi setiap login lagi, disuruh input password iCloud. bukan masalah krusial sih, tapi kan lumayan menyebalkan. setelah dicek dan ricek bukan masalah iCloudnya tapi ada salah satu yang menggunakan iCloud yang logout, tersangkanya adalah aplikasi Message. ngga ngerti juga tapi Message ini yang paling sering logout sendiri. solusinya sebenarnya sederhana, ketik aja passwordnya lagi. dan login, eh ternyata muncul pop-up windows berkata “An Apple ID verification code is required”

apple notification pop up windows

halah! gampang! klik ok. kemudian cek di hp akan menerima kode angka, dan kemudian masukkan kode tersebut di aplikasi Message, kan?

eh ternyata setelah klik OK, tidak ada tempat untuk memasukkan kode angka dari hp tadi.

jeng jeng!

tenang pemirsa, apple selalu punya solusi yang sangat sederhana, saking simplenya sampe kita ga sadar solusinya ada disana. jadi setelah mengetik password, kemudian akan dikirimkan kode angka, ketik kode tersebut setelah password, sign in sekali lagi.

tadaaa. sudah masuk ke aplikasi.

gampang kan!?

memang sih fitur two-factor authentication ini niatnya memperkuat keamanan account kita, tapi seringkali juga merepotkan pengguna. apalagi pengguna awam, yang ga pernah inget email dan suka gonta ganti nomer ponsel. tapi kalau kamu tipe setia, bolehlah sesekali mencoba fitur ini.

*lebih detail tentang two-factor authentication apple ID bisa dilihat di sini.
*bukannya membantu malah meribetkan? trus mau matiin fitur ini? silakan mampir ke sini

Layar OLED IPhone8 dari Samsung.

Kabarportal.com – Belakangan rumor tentang iPhone8 cukup ramai di perbincangkan. Berbagai terkaan pun dituangkan oleh nitizen, kabar terbarunya adalah produk terbaru apple dicangkan bakal menggunakan layar OLED. Seperti yang dilansir dari laman kompas.com (8/4), kabar yang dimaksud adalah pihak apple telah sepakat untuk memborong panel layar OLED buatan Samsung, darisanalah digadang-gadang bakal dipakai pada iPhone […]

Menemukan Solusi Ketika Macet Install Yosemite

yosemite

Setelah lebih dari 24 jam, ternyata install Yosemite itu belum juga selesai.

Aku makin khawatir. Ini pasti ada masalah. Sudah install sejak kemarin pagi namun hingga lebih dari 24 jam kemudian, operation system (OS) terbaru untuk Mac ini belum juga selesai.

Tumben saja sih. Selama-lamanya intsall OS, masak sampai 24 jam belum juga kelar.

Sehari sebelumnya, aku iseng saja  install Yosemite. Upgrade dari OS sebelumnya, Maverick ke OS baru ini.

Cara install Yosemite ini sebenarnya mudah. Tinggal buka App Store, terus klik Upgrade. Perlu waktu sekitar satu jam untuk mengunduh OS baru sebesar sekitar 5 GB ini. Tapi lancar saja pas unduh dari Internet.

Begitu pula saat Install. Kalau tak salah hanya sekitar 30 menit.

Masalah justru muncul begitu restart setelah install. Entah kenapa tanda booting setelah restart ini mandek di tengah. Persis hanya di tengah bagian bawah logo Apple.

Semula aku pikir hanya karena memang lama bootingnya. Karena banyak aplikasi dan data di laptopku. Aku pun menunggu dengan manisnya.

Tapi, setelah menunggu sekitar lima jam, tanda bar booting itu masih saja hanya setengah. Aku mulai khawatir. Maka, aku pun mencari kata kunci “Install Yosemite Stuck”. Eh, ternyata banyak kasus serupa. Kirain cuma aku yang mengalami.

Aku cari-cari informasi di sana, memang biasa kalau macet saat restart begitu. Ada yang 24 jam lebih atau malah sampai tiga hari. Aku agak lega. Berarti tak apa. Mungkin setelah 24 jam akan selesai.

Beberapa informasi menyebutkan boleh saja dimatiin paksa. Habis itu akan kembali restart seperti biasa dengan Yosemite sudah terpasang. Aku agak khawatir untuk melakukannya. Khawatir nanti data hilang karena aku belum back up.

Malam itu aku tidur dengan harapan masalah akan selesai esok paginya. Eh, pas aku cek keesokan harinya, ternyata masih booting! Wasyu. Aku mulai panik. Cari-cari informasi lagi, nemu saran yang sama. Biarkan atau matikan paksa.

Aku masih sabar menunggu. Hingga lebih dari lima jam kemudian dan belum selesai booting, maka aku pun mematikan paksa dengan pasrah. Sudah siap-siap jika booting gagal dan datanya hilang.

Aku biarkan dulu laptop mati selama sekitar lima jam. Baru kemudian aku hidupkan lagi. Walah. Ternyata mau. Dia booting seperti biasa. Layaknya tak ada masalah sama sekali. Yosemite pun sudah terpasang!

Begitu semua sudah terbuka, aku mulai lihat-lihat data di laptop. Khawatir ada yang hilang. Ternyata tidak sama sekali. Semua aman. Data masih ada seperti sedia kala. Ah, senangnya..

Jadi, begitulah pelajarannya. Besok-besok kalau install Yosemite dan macet saat restart setelah install, matikan paksa saja. Pengalamanku sih semua baik-baik saja.

No related content found.