Tag Archives: aplikasi android

3 Aplikasi Pilihan Terbaik Sebagai Pengganti Google Play Store


3 Aplikasi Pilihan Terbaik Sebagai Pengganti Google Play Store

Pernahkah kalian memperhatikan betapa banyaknya aplikasi yang tidak tersedia di Google Play Store? Aplikasi yang tidak tersedia di Play Store dimungkinkan karena berbagai alasan, misalnya ketidak cocokan secara geografis, mengandung konten khusus dewasa, dan lain sebagainya. Bagaimana jika kita menginginkan aplikasi tersebut?

Berbagai metode bisa kita lakukan, seperti menggunakan APN yang membuat kita seolah-olah berada di negara lain yang memungkinkan kita untuk mengunduh aplikasi-aplikasi tersebut, namun ada cara yang lebih mudah yaitu dengan mengunduh aplikasi melalui salinan APK.

APK merupakan sebuah format data yang digunakan untuk menginstal software pada perangkat dengan sistem operasi Android. Jika kita memiliki sebuah aplikasi dalam bentuk APK, itu artinya kita dapat menginstalnya tanpa perlu masuk ke dalam Google Play Store terlebih dahulu.

Pentingnya memilih situs APK yang aman

Tidak semua layanan penyedia file APK itu aman, bisa jadi file-file tersebut telah dimodifikasi sehingga secara otomatis kita akan menjalankan malware saat menggunakan aplikasi tersebut, dengan demikian kita wajib memastikan bahwa situs yang digunakan untuk mengunduh file APK tersebut aman.

Nah, dibawah ini penulis telah merangkum 5 situs yang memiliki peringkat aman yang dilansir dari berbagai media.

1. APK Mirror

 

APK Mirror merupakan salah satu situs paling populer untuk mengunduh file APK. Pemilik situs ini dimiliki dan dioperasikan oleh tim yang sama atas situs berita Android Police, yang seharusnya meyakinkan kita bahwa APK Mirror ini aman dan terpercaya.

Dari segi keamanannya, APK Mirror memiliki kebijakan berikut ini:

  1. Staf memverifikasi semua APK yang diunggah sebelum dipublikasikan
  2. Situs mencocokkan tanda tangan kriptografis untuk versi aplikasi terbaru dengan versi sebelumnya. Hal ini berarti situs memastikan bahwa aplikasi tersebut dipantau oleh pengembang yang sebenarnya
  3. Jika APK Mirror tidak dapat memverifikasi validitas file APK maka APK Mirror tidak akan menerbitkan file, karena itu kita tidak akan menemukan APK modded (aplikasi yang telah dimodifikasi untuk keperluan tertentu) dan aplikasi bajakan.

2. APKPure

 

APKPure merupakan situs pesaing terbesar APKMirror. APKPure mematuhi praktik keamanan yang ketat untuk memastikan semua APK yang diunduh melaui situs ini aman dan bebas virus.

APKPure memverifikasi keabsahan semua APK sebelum diterbitkan dengan menggunakan SHA1 untuk memastikan sertifikat aman. APKPure akan memastikan tanda tangan kriptografi untuk versi aplikasi yang baru harus cocok dengan versi yang diterbitkan sebelumnya. Sekali lagi, jika situs ini memiliki keraguan tentang keamanan atau asal-usul aplikasi maka APKPure tidak akan mempublikasikan file tersebut. Tidak ada APK modded pada situs ini.

Sama seperti APKMirror, APKPure juga merupakan aplikasi selayaknya Google Play Store. Begitu terinstal tentunya aplikasi ini akan bertindak selayaknya kita menggunakan Play Store.

3. Aptoide

 

Aptoide merupakan situs pengunduh file APK terpopuler lainnya. Seperti halnya aplikasi Play Store, situs ini menawarkan aplikasi Android dengan mengakses toko dan mengunduh file APK langsung melalui perangkat.

Perusahaan ini juga merupakan salah satu yang pertamakali merangkul teknologi blockchain dan cryptocurrency. Mengapa Aptoide masuk kedalam daftar ini? singkatnya karena layanan ini memungkinkan kita untuk mengunduh APK modded setelah memeriksa sendiri keamanan file tersebut.

Nah, demikian 3 Aplikasi Pilihan Terbaik Sebagai Pengganti Google Play Store, sebagai akhir kata, jangan sembarangan download aplikasi di internet, pastikan bahwa situs yang dipilih aman dan terpercaya untuk menghindari virus dan malware.

Inilah Filter VSCO Paling Keren Buat Instagrammu

Salahsatu keunggulan fotografi ponsel terletak pada kemudahannya dalam mengedit foto. Kamera smartphone masakini telah dibekali kamera yang mumpuni, belum lagi ketersediaan berbagai aplikasi pengeditan foto memudahkan kita berkreasi tanpa batas.

Berbeda dengan fotografi profesional, misalnya DSLR dimana kita diwajibkan untuk memindahkan foto ke komputer. Selanjutnya buka aplikasi pengaturan foto dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Nah, dengan menggunakan smartphone kita dapat melakukan pemotretan, retouch hingga mengirim foto ke Instagram, dan semua dilakukan melalui satu perangkat saja. Keren kan..

Nah, diantara ratusan aplikasi pengaturan foto yang beredar di Playstore dan App Store, salah satu aplikasi yang akhir-akhir ini menarik perhatian saya adalah VSCO. Rasa penasaran tersebut dimulai saat memperhatikan beberapa akun instagram dan TUMBLR yang menggunakan hastag VSCO atau VSCOcam.

Apa itu VSCO?



VSCO merupakan aplikasi edit foto besutan Visual Supply Co. Aplikasi  ini awalnya diciptakan untuk menambal keterbatasan filter dan menu pengaturan gambar pada Instagram, seperti contras, exposure dan lain sebagainya. Simpelnya sih, VSCO berperan sebagai fitur pengaturan komplit sebelum kalian mengirim foto ke Instagram.

Nah, dari sekian banyak filter yang dibenamkan dalam VSCO, ada filter yang mendadak membuat saya jatuh cinta, yaitu Moody Underexposure dengan kode M1, M2, dan M3. Spesifikasi filter ini adalah warna pudar dengan dominasi cokelat dan hijau. Filter ini paling cocok digunakan pada foto dengan tema alam, lingkungan hidup, dan lingkungan yang luas.



Nah, hal yang wajib kita hindari jika ingin menggunakan filter ini adalah foto dengan maksimum 10% area gelap. Area gelap ini menurut saya cukup mengganggu karena foto berkesan memiliki area hitam karena diblok oleh warna cokelat atau hijau tergantung filter yang dipakai.



Filter M1 tampil dengan kontras yang menurut saya lumayan tinggi, filter ini memiliki dominan warna cokelat sehingga bagian tergelap pun menjadi warna cokelat keemasan.


Masih sama dengan filter M1, filter M2 memiliki kontras yang tinggi dimana warna hijau tampil mendominasi gambar. Filter ini cocok untuk kalian yang ingin menampilkan foto keren yang berlatarkan alam.



Filter M3 sebetulnya cukup mirip dengan filter M1, hanya saja warnanya lebih pucat.



Yang menarik dari filter ini adalah kontrasnya yang tinggi dan berkesan berwarna kemerahan. Cocok bagi kalian yang ingin menampilkan foto portrait (Model-orang).

Moody Underexposure bukanlah filter gratisan, kalian mesti merogoh kocek sebesar Rp12.000 untuk memboyong filter yang cantik ini. Fitur pembelian tentunya bukan perkara sulit bagi kalian yang memiliki kartu kredit, namun bagi kalian yang tidak memiliki kartu kredit dapat menggunakan pemotongan pulsa untuk membeli filter tersebut.

Pembelian filter melalui pemotongan pulsa sebetulnya cukup mudah, pastikan kalian memiliki pulsa dengan nominal yang sama atau melebihi harga filter tersebut, selanjutnya pergi ke toko/store dan pilih filter Moody Underexposure, klik pembelian kemudian tunggu hingga kalian mendapatkan notifikasi pembelian melalui email. Selanjutnya kembali ke filter yang kalian pilih, klik pembelian dan filter akan diunduh secara otomatis.

Kesasar di Perjalanan Tidak Akan Terjadi Jika Ada Aplikasi Ini


Melakukan aktivitas wisata adalah hal yang menyenangkan. Kamu bisa bertemu dengan orang-orang baru serta mendatangi tempat baru yang bisa menambah daftar perjalananmu. Sayangnya, seringkali tidak semua perjalanan tersebut berjalan mulus.

Kamu bisa saja kesasar saat mencari suatu tempat yang sama sekali belum pernah kamu datangi. Jika ini terjadi, maka yang perlu kamu lakukan adalah bertanya kepada orang sekitar atau melakukan pencarian jalan secara daring.

Mencari jalan dan daerah baru saat berwisata memang bisa dilakukan secara daring. Kamu bisa mendapatkan informasi kawasan jalan hanya dengan menyalakan paket internet dan mencarinya melalui situs web tertentu. Namun, hambatan bisa saja terjadi. Kamu bisa saja kehilangan sinyal dan koneksi jaringan saat berada di tempat-tempat yang jauh dari perkotaan. Pernahkah kamu mengalami hal seperti ini?

Jika iya, itu berarti kamu perlu menggunakan kartu operator telekomunikasi yang bisa dijangkau hingga ke pelosok-pelosok daerah. Salah satunya bisa dengan menggunakan kartu AS dari Telkomsel.
(Baca juga: Jalan-jalan tanpa duit itu namanya Nekadtraveler)

Operator telekomunikasi ini telah terbukti memiliki pengguna terbanyak se-Indonesia, hingga mencapai angka 50 persen. Bahkan kini, dengan jaringan 4G yang telah diusungnya, kartu AS mampu memberikan pengalaman menjelajahi dunia maya dengan lebih menyenangkan.


Kamu bisa menggunakan paket internet dari operator ini untuk menghindari koneksi buruk di tengah perjalanan wisatamu. Jika kamu membutuhkan arahan perjalanan secara daring, layanan koneksi 4G dari operator ini bisa kamu andalkan.

Sistem penjualan pulsa dan paket data internet produk asuhan Telkomsel ini juga dirancang dengan baik, sehingga kamu bisa melakukan pengisian ulang dengan mudah. Salah satunya melalui sistem penjualan secara daring yang bisa kamu temukan di situs web Traveloka.com.

Melalui aplikasi terbaru Traveloka, kamu bisa melakukan pengisian ulang dengan mudah, dari mana saja dan kapan saja. Sehingga, di saat kamu membutuhkan kuota internet di tengah hutan sekalipun, kamu tetap bisa mengandalkan aplikasi ini.

Nah, jika kamu sudah memastikan paket internet tersedia dengan baik, maka dipastikan kamu bisa mendapatkan arahan tujuan yang kamu inginkan. Tapi, jika kamu masih kesulitan menemukannya, ada baiknya kamu menggunakan aplikasi penunjuk jalan.

Ya, aplikasi penunjuk jalan bisa dengan mudah kamu temui di layanan Play Store atau Apple Store ponselmu. Dengan mengunduhnya terlebih dahulu sebelum berwisata, maka kamu bisa terhindar dari perjalanan yang tersesat.

Aplikasi apa saja yang bisa kamu gunakan selama perjalanan wisata? Simak ulasan berikut ini:

Glympse GPS

Sumber: http://www.rosediana.net

Aplikasi ini akan memudahkan kamu menemukan lokasi langsung dari ponsel pintarmu. Meskipun kamu pengguna pemula, fitur navigasi sederhana yang digunakan aplikasi ini akan membantu kamu mengartikan arahan perjalanan.

Selain itu, aplikasi Glympse GPS juga memudahkan kamu menginformasikan lokasimu kepada orang lain. Bahkan kamu bisa mendapatkan lokasi dari orang lain, jika orang tersebut juga menggunakan aplikasi Glympse GPS.

Waze Social GPS

sumber: androidauthority.net
Aplikasi ini adalah salah satu aplikasi yang cukup digemari penggunaannya di Indonesia. Berbeda dengan kebanyakan aplikasi peta online kebanyakan, Waze Social memberikan fitur real-time yang mampu menunjukkan kondisi jalan. Jadi, saat menggunakan aplikasi ini, kamu bisa mengetahui daerah mana saja yang sedang mengalami kemacetan, kecelakaan, bencana dan sebagainya.

Kamu bisa melihat tampilan tiga dimensi tempat-tempat umum saat menggunakan aplikasi ini. Tampilan rumah makan, rumah sakit, ATM, hotel dan sebagainya bisa kamu lihat dengan jelas di aplikasi ini.

GPS Route Finder

Sumber: APKPure.com

Jika kamu ingin menemukan rute tersingkat dalam perjalanan, maka kamu bisa mengandalkan aplikasi GPS Route Finder. Kamu bisa memilih opsi tampilan peta sesuai dengan yang terdekat, tercepat, pencarian sarana umum terdekat atau pencarian rute pejalan kaki. Kamu bisa mendapatkan aplikasi ini secara gratis di Android atau iOS.

My Location GPS Maps

Aplikasi ini sangat tepat digunakan jika kamu berwisata ke luar negeri. Kamu bisa melihat rincian aplikasi GPS dari mana saja di seluruh dunia. Kamu juga bisa menemukan rute terdekat dan terakurat untuk mencapai tempat tujuanmu.

Selain itu, kamu bisa menyimpan lokasi yang pernah dan akan kamu kunjungi di aplikasi ini. Dengan mengandalkan fitur streetview secara virtual di seluruh belahan dunia, kamu bisa menjelajahi bagian-bagian pelosok dunia dari aplikasi ini. Seru, bukan?!

Itulah empat aplikasi yang bisa kamu gunakan saat berwisata ke tempat-tempat baru. Jadi, yang mana pilihanmu? Yuk, segera unduh dan rasakan sendiri pengalaman menggunakan aplikasi tersebut.

Oya, jangan lupa untuk membaca artikel berbagi lokasi dengan Line Here 


Kesasar di Perjalanan Tidak Akan Terjadi Jika Ada Aplikasi Ini


Melakukan aktivitas wisata adalah hal yang menyenangkan. Kamu bisa bertemu dengan orang-orang baru serta mendatangi tempat baru yang bisa menambah daftar perjalananmu. Sayangnya, seringkali tidak semua perjalanan tersebut berjalan mulus.

Kamu bisa saja kesasar saat mencari suatu tempat yang sama sekali belum pernah kamu datangi. Jika ini terjadi, maka yang perlu kamu lakukan adalah bertanya kepada orang sekitar atau melakukan pencarian jalan secara daring.

Mencari jalan dan daerah baru saat berwisata memang bisa dilakukan secara daring. Kamu bisa mendapatkan informasi kawasan jalan hanya dengan menyalakan paket internet dan mencarinya melalui situs web tertentu. Namun, hambatan bisa saja terjadi. Kamu bisa saja kehilangan sinyal dan koneksi jaringan saat berada di tempat-tempat yang jauh dari perkotaan. Pernahkah kamu mengalami hal seperti ini?

Jika iya, itu berarti kamu perlu menggunakan kartu operator telekomunikasi yang bisa dijangkau hingga ke pelosok-pelosok daerah. Salah satunya bisa dengan menggunakan kartu AS dari Telkomsel.
(Baca juga: Jalan-jalan tanpa duit itu namanya Nekadtraveler)

Operator telekomunikasi ini telah terbukti memiliki pengguna terbanyak se-Indonesia, hingga mencapai angka 50 persen. Bahkan kini, dengan jaringan 4G yang telah diusungnya, kartu AS mampu memberikan pengalaman menjelajahi dunia maya dengan lebih menyenangkan.


Kamu bisa menggunakan paket internet dari operator ini untuk menghindari koneksi buruk di tengah perjalanan wisatamu. Jika kamu membutuhkan arahan perjalanan secara daring, layanan koneksi 4G dari operator ini bisa kamu andalkan.

Sistem penjualan pulsa dan paket data internet produk asuhan Telkomsel ini juga dirancang dengan baik, sehingga kamu bisa melakukan pengisian ulang dengan mudah. Salah satunya melalui sistem penjualan secara daring yang bisa kamu temukan di situs web Traveloka.com.

Melalui aplikasi terbaru Traveloka, kamu bisa melakukan pengisian ulang dengan mudah, dari mana saja dan kapan saja. Sehingga, di saat kamu membutuhkan kuota internet di tengah hutan sekalipun, kamu tetap bisa mengandalkan aplikasi ini.

Nah, jika kamu sudah memastikan paket internet tersedia dengan baik, maka dipastikan kamu bisa mendapatkan arahan tujuan yang kamu inginkan. Tapi, jika kamu masih kesulitan menemukannya, ada baiknya kamu menggunakan aplikasi penunjuk jalan.

Ya, aplikasi penunjuk jalan bisa dengan mudah kamu temui di layanan Play Store atau Apple Store ponselmu. Dengan mengunduhnya terlebih dahulu sebelum berwisata, maka kamu bisa terhindar dari perjalanan yang tersesat.

Aplikasi apa saja yang bisa kamu gunakan selama perjalanan wisata? Simak ulasan berikut ini:

Glympse GPS

Sumber: http://www.rosediana.net

Aplikasi ini akan memudahkan kamu menemukan lokasi langsung dari ponsel pintarmu. Meskipun kamu pengguna pemula, fitur navigasi sederhana yang digunakan aplikasi ini akan membantu kamu mengartikan arahan perjalanan.

Selain itu, aplikasi Glympse GPS juga memudahkan kamu menginformasikan lokasimu kepada orang lain. Bahkan kamu bisa mendapatkan lokasi dari orang lain, jika orang tersebut juga menggunakan aplikasi Glympse GPS.

Waze Social GPS

sumber: androidauthority.net
Aplikasi ini adalah salah satu aplikasi yang cukup digemari penggunaannya di Indonesia. Berbeda dengan kebanyakan aplikasi peta online kebanyakan, Waze Social memberikan fitur real-time yang mampu menunjukkan kondisi jalan. Jadi, saat menggunakan aplikasi ini, kamu bisa mengetahui daerah mana saja yang sedang mengalami kemacetan, kecelakaan, bencana dan sebagainya.

Kamu bisa melihat tampilan tiga dimensi tempat-tempat umum saat menggunakan aplikasi ini. Tampilan rumah makan, rumah sakit, ATM, hotel dan sebagainya bisa kamu lihat dengan jelas di aplikasi ini.

GPS Route Finder

Sumber: APKPure.com

Jika kamu ingin menemukan rute tersingkat dalam perjalanan, maka kamu bisa mengandalkan aplikasi GPS Route Finder. Kamu bisa memilih opsi tampilan peta sesuai dengan yang terdekat, tercepat, pencarian sarana umum terdekat atau pencarian rute pejalan kaki. Kamu bisa mendapatkan aplikasi ini secara gratis di Android atau iOS.

My Location GPS Maps

Aplikasi ini sangat tepat digunakan jika kamu berwisata ke luar negeri. Kamu bisa melihat rincian aplikasi GPS dari mana saja di seluruh dunia. Kamu juga bisa menemukan rute terdekat dan terakurat untuk mencapai tempat tujuanmu.

Selain itu, kamu bisa menyimpan lokasi yang pernah dan akan kamu kunjungi di aplikasi ini. Dengan mengandalkan fitur streetview secara virtual di seluruh belahan dunia, kamu bisa menjelajahi bagian-bagian pelosok dunia dari aplikasi ini. Seru, bukan?!

Itulah empat aplikasi yang bisa kamu gunakan saat berwisata ke tempat-tempat baru. Jadi, yang mana pilihanmu? Yuk, segera unduh dan rasakan sendiri pengalaman menggunakan aplikasi tersebut.

Oya, jangan lupa untuk membaca artikel berbagi lokasi dengan Line Here 


Parah, Jumlah Perangkat Untuk Akses Akun Evernote Gratisan dibatasi


Bersiaplah untuk geleng-geleng kepala, Jumlah Perangkat Untuk Akses Akun Evernote Gratisan dibatasi.


Pagi tadi (29/06/2016) saya mendapat email dari Evernote Team. Email dengan judul Upcoming change to Evernote Basic accounts begitu menarik perhatian. Betapa tidak, saya pikir Evernote salah mengeja bassic (dasar/basis) menjadi basic, ternyata basic disini memiliki arti Begginers All-purpose Symbolic Instruction Code yang secara harafiah bisa diartikan sebagai kode intruksi simbolis semua tujuan yang dapat digunakan oleh pemula. #Krik...

BASIC dikembangkan pada tahun 1963, tujuannya untuk mengijinkan akses terhadap komputer bagi para mahasiswa (Baca sejarah BASIC disini). Setelah dimodifikasi, BASIC kebanyakan diartikan sebagai ijin akses atau batasan akses, dan hal tersebut diberlakukan oleh Evernote. Tujuannya sudah sangat jelas, yaitu membatasi jumlah perangkat untuk mengakses satu akun Evernote yang digunakan secara gratis.

Evernote merupakan aplikasi catat-mencatat yang cukup populer. Aplikasi ini tersedia untuk Android dan iOS dan telah digunakan jutaan pengguna ponsel pintar bahkan di komputer. Dengan Evernote, kita dapat menyimpan ide melalui catatan, foto, audio dan video. Bagi saya yang doyan nyari informasi, baik berupa gadget, game dan lain sebagainya, evernote bisa digunakan untuk menyimpan web hanya dengan menyalin link. Saat dibutuhkan, aplikasi akan diaktifkan dan laman web yang disimpan secara otomatis akan terbuka.

Mencari informasi via internet bisa dilakukan dengan berbagai perangkat, bisa melalui ponsel, iPad atau tab dan komputer, maka dari itu memiliki 3 aplikasi untuk satu akun Evernote dirasa cukup penting, namun kali ini Evernote membatasi akses satu akun hanya untuk dua perangkat saja. Sangat disayangkan, memang.

Makin rame makin untung

Memang tidak dapat dipungkiri bahwa Evernote sangat digemari untuk urusan catat-mencatat digital. Di Play Store sendiri aplikasi ini telah terpasang di lebih dari 100 juta perangkat, belum lagi di iOS dan PC. Bahkan kebanyakan diantaranya menggunakan satu akun untuk 2-3 perangkat sekaligus. Nah, celah inilah yang dimanfaatkan Evernote Team untuk mendulang keuntungan, yaitu membatasi jumlah perangkat untuk akses akun evernote gratisan.

Bagi Anda yang sudah menggunakan akun premium tentunya tidak berpengaruh, namun bagaimana jika Anda sudah terlanjur menggunakan banyak perangkat untuk akses satu akun gratisan tersebut? Pilihannya ada dua, yaitu mengurangi jumlah perangkat agar tetap gratisan atau upgrade dengan biaya bulanan yang cukup fantastis.

Nah, bagi Anda yang ingin tetap gratisan, mengurangi jumlah perangkat memang mesti dilakukan. Pertama kali yang harus dilakukan adalah menghapus aplikasi Evernote di perangkat yang paling jarang digunakan, selanjutnya cek email dari Evernote dan pilih dua perangkat yang digunakan untuk akses satu akun Evernote.