Tag Archives: Amor ring Acintya

Amor ring Acintya Bli Manik Maryusa

Saya baru saja duduk dan memulai aktifitas harian di meja kerja ruangan kantor, Kamis 23 Agustus lalu, saat telepon masuk dari Bapak pagi itu. Kabar duka. Bli Manik Maryusa meninggal. Entah karena memang sudah firasat atau hanya sebuah kekhawatiran saat melihat kondisinya sebulan kemarin, saat menjenguknya di rumah, saya merasa umur BliMan tidak bakalan lama. […]

Amor ring Acintya Wi Ade Jinggo

Kabar duka masuk ke WAG baru saja. Wi Ade Jinggo sudah meninggal dunia. Kepergian yang begitu singkat, karena baru tadi siang sang anak mengabarkan bahwa bapaknya mengalami pecah pembuluh darah pada otak, dan saat itu sudah berada di UGD RS Sanglah. Kami semua memanggilnya Ade Jinggo, entah kenapa ia dipanggil begitu. Masih saudara sepupu dari […]

Amor ring Acintya Ni Made Suardini

Tiga tahun lalu, sekitar awal tahun 2015, sang suami pergi lebih dulu pada sang pencipta. Serangan jantung yang mematikan. Kondisi yang memukul telak karena ia hanyalah seorang ibu rumah tangga dengan empat anak yang masih remaja. Kami cukup prihatin saat itu. Namun pada tanggal 26 Maret lalu, semua cerita ketangguhan akan sakit yang ia derita […]

Amor ring Acintya Pakman Panji

Waktu menunjukkan pukul 00.05 saat jendela kamar kami diketok dengan keras oleh Mek Luh Kerti, istri dari almarhum paman. Pikiran saya sontak teringat pada Dede Mahendra Sila. Biasanya sang ibu akan langsung meminta pertolongan saya saat malam atau dini hari ketika sesak melanda sang anak. Tapi ternyata kabar kali ini berbeda. Saya sempat terhenyak sejenak […]