Tag Archives: Agenda

Seleksi Penulis UWRF 2018 Telah Dibuka!

Jadilah satu dari 15 penulis muda di UWRF 2018 mendatang.

Yayasan Mudra Swari Saraswati, lembaga nirlaba yang menaungi Ubud Writers & Readers Festival (UWRF), dengan bangga mengumumkan bahwa Seleksi Penulis Emerging Indonesia untuk UWRF 2018 kembali dibuka. Seleksi ini adalah sebuah program festival yang diadakan untuk menemukan calon-calon bintang sastra Indonesia.

Dari seleksi ini, UWRF akan memilih 15 Penulis Emerging Indonesia yang kehadiran serta partisipasinya di Festival akan didanai sepenuhnya oleh UWRF. Pemilihan akan didasari pada sejumlah kriteria, termasuk kualitas karya, prestasi, dan konsistensi dalam berkarya, serta dedikasi pada pengembangan kesusastraan Indonesia.

Seleksi akan dilakukan oleh tim UWRF dan Dewan Kurator yang beranggotakan penulis-penulis senior Indonesia. Nama-nama anggota Dewan Kurator akan dirahasiakan hingga pengumuman pemenang.

Seleksi yang ditujukan khusus untuk penulis berkewarganegaraan ini memiliki syarat dan ketentuan sebagai berikut:

  • Penulis adalah warga negara Indonesia.
  • Tidak ada batasan umur untuk mengikuti seleksi ini.
  • Menulis karya sastra, baik berupa puisi, prosa (cerpen, novel atau novelet), naskah drama maupun karya non-fiksi.
  • Karya dapat berupa buku dan kumpulan naskah yang belum ataupun sudah pernah diterbitkan di media massa.
  • Penulis yang sudah menerbitkan buku dapat mengirimkan beberapa buku karyanya.
  • Bagi penulis yang belum menerbitkan buku dapat mengirimkan 30 karya puisi terbaik atau 8 karya cerpen terbaik, atau 5 karya essai, atau 3 naskah drama.
  • Koresponden dan pengumuman seleksi akan dilakukan melalui email.
  • Penulis yang mengikuti seleksi wajib mengisi formulir online di www.ubudwritersfestival.com.

Batas akhir untuk pengiriman karya jatuh pada 8 Februari 2018. 15 pemenang terpilih akan diumumkan pada akhir Mei 2018.

Sebanyak 15 penulis yang terpilih akan diterbangkan dari kota asal masing-masing ke Ubud, Bali untuk mengikuti UWRF 2018 pada 24-28 Oktober 2018 sebagai pembicara dan berpartisipasi dalam kegiatan festival yang meliputi; panel diskusi, pembacaan karya, workshop, peluncuran buku, pementasan, serta beberapa acara Satellite yang diadakan di beberapa kota di Indonesia.

Karya-karya terpilih mereka juga akan diterbitkan dalam buku bilingual Antologi 2018 dan diluncurkan di UWRF 2018. Seluruh biaya penerbangan dan akomodasi pemenang selama di Ubud akan ditanggung oleh Emerging Writers Patron, yaitu program pendanaan khusus bagi para pemenang terpilih.

Sejak diadakan untuk pertama kalinya pada tahun 2008, Seleksi Penulis Emerging Indonesia ini sukses memperkenalkan penulis-penulis Indonesia ke dalam kancah internasional. Beberapa alumni Seleksi Penulis Emerging Indonesia adalah Aan Mansyur (2009), Kurnia Effendi (2010), Avianti Armand (2011), Sunlie Thomas Alexander (2012), Mario F. Lawi (2013), Faisal Oddang (2014), Norman Erik Pasaribu (2015), Rio Johan (2015), Ni Made Purnamasari (2016), Joseph Rio Haminoto (2016), dan Azri Zakkiyah (2016).

Emerging adalah istilah yang digunakan oleh UWRF untuk para penulis Indonesia yang memiliki karya berkualitas namun belum memperoleh publikasi yang memadai. Program Seleksi Penulis Emerging Indonesia ini adalah bagian dari komitmen Yayasan Mudra Swari Saraswati untuk mendukung kehidupan masyarakat Indonesia melalui program-program seni dan budaya. Selain itu, tujuan diselenggarakannya program ini adalah untuk menemukan bakat-bakat sastra dari pelosok nusantara Indonesia. [b]

The post Seleksi Penulis UWRF 2018 Telah Dibuka! appeared first on BaleBengong.

Ini Dia Ruang Berbagi Untuk Guru Jaman Now!

“Belajarlah dimanapun, kapanpun, dan dengan siapapun” Kutipan tersebut tentu sangat tepat sekali menggambarkan aktivitas yang aktif digeluti oleh guru-guru fasilitator SETARA yang luar biasa. Ya, belajar memang tidak harus selalu di sekolah atau di tempat les, tetapi belajar bisa dimana saja dan dengan siapa saja. Hal tersebut dialami oleh guru-guru fasilitator SETARA yang luar biasa,...

Saling “Menularkan” semangat SETARA

Hai sahabat KISARA, sudah pernah mendengar kata SETARA? Eits, tapi ini bukan kata SETARA dalam makna sebernarnya loh. SETARA merupakan akronim dari Semangat Dunia Remaja.  SETARA merupakan modul pendidikan seksualitas yang komprehensif dan khusus diberikan untuk siswa sekolah menengah pertama (SMP) kelas 7 dan 8. Nah, sekolah yang mengimplementasikan modul SETARA di Bali yaitu 3...

Forum Remaja Bali: A New Leader for the Brighter Future

“Setiap orang berhak memiliki kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang”, petikan kata dalam UUD 1945 ini mengisyaratkan bahwa setiap orang berhak berkumpul dan mengeluarkan pendapat. Sama halnya dengan yang dilakukan Forum Remaja Bali. Pada hari sabtu, 14 Oktober 2017 Forum Remaja Bali, melakukan rapat forum dalam...

Forum Remaja Bali: A New Leader for the Brighter Future

“Setiap orang berhak memiliki kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang”, petikan kata dalam UUD 1945 ini mengisyaratkan bahwa setiap orang berhak berkumpul dan mengeluarkan pendapat. Sama halnya dengan yang dilakukan Forum Remaja Bali. Pada hari sabtu, 14 Oktober 2017 Forum Remaja Bali, melakukan rapat forum dalam...