Tag Archives: Advokasi

Melawan Jerat UU ITE pada Media

Kali ini media Jawa Pos yang jadi korban jeratan UU ITE. Maraknya penggunaan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) mengancam kebebasan pers di Indonesia. UU Ini membuat penuntut lebih mudah memenjarakan jurnalis dan pengelola media sedangkan di sisi lain media jadi lebih rentan. Kasus terbaru di awal tahun ini adalah pelaporan oleh manajemen Persebaya terhadap Continue Reading

Kotak Pandora Penista Bernama Tista

Perempuan dan transgender paling rentan jadi korban. Sehari setelah putus dengan pacarnya, I Gede Tista langsung mengeluarkan ancaman kepada sang mantan. Pemuda berusia 19 tahun itu mengirim foto setengah telanjang mantan pacarnya. Melalui pesan yang dikirim melalui WhatsApp kepada orangtua si mantan itu, Tista memberikan ancaman: balik pacaran atau fotomu aku sebar. Tista berusaha menekan Continue Reading

#HearMeToo: Dukungan Bagi Korban Kekerasan Seksual

Ajakan tanda tangan dukungan kampanye penghapusan kekerasan berasis gender dan seksualitas. Foto Marian Kevin dan Benediktus/16 FF Bali.

Kampanye penghapusan kekerasan berbasis gender dan seksualitas sudah dimulai.

Enam Belas Film Festival Bali mengadakan kampanye sosial di Car Free Day, Lapangan Puputan Renon, Denpasar pada Minggu, 25 November 2018 lalu. Kampanye ini sebagai dukungan terhadap gerakan global penghapusan kekerasan berbasis gender dan seksualitas.

Kegiatan ini diisi dengan pameran poster, pengumpulan tanda tangan serta cap tangan dari masyarakat Bali yang mengikuti Car Free Day di Lapangan Puputan Renon, Denpasar.

Panitia Enam Belas Film Festival Bali juga mengadakan eskperimen sosial duntuk mengajak masyarakat agar mendengar, mengenal, dan berpihak kepada korban guna menghapus kasus kekerasan berbasis gender dan seksualitas di Indonesia.

Kegiatan ini diadakan menjelang acara 16 Film Festival Bali yang akan diselenggarakan pada 1-10 Desember di Bali dengan beberapa venue partner. Pembukaan akan diadakan di Uma Seminyak pada Sabtu, 1 Desember petang. Akan ada pemutaran film Posesif karya Edwin yang dilanjutkan dengan Hear Me Too Session.

 

Kampanye penghapusan kekerasan berbasis gender dan seksualitas di Denpasar. Foto Marian Kevin dan Benediktus/16 FF Bali.

Pengalaman Penyintas

Dalam diskusi akan hadir psikiater Rai Wiguna, Ni Putu Candra Dewi Pengacara Publik YLBHI LBH Bali, serta seorang Penyintas Kekerasan dalam Pacaran (KDP) yang akan dimoderatori oleh penyair dan pembaca berita Frischa Awarini.

Sesi ini akan membahas baik dari sisi kesehatan mental maupun hukum juga pengalaman penyintas mengenai permasalahan Abusive Relationship atau KDP. Menurut data Komnas Perempuan, KDP memiliki angka tertinggi dalam kekerasan di ranah personal bagi perempuan.

Acara ini bertepatan dengan kampanye global 16 Days of Activism yang digalangkan oleh The United Nations Entity for Gender Equality and the Empowerment of Women (UN Women) mulai 25 November hingga 10 Desember.

Di Indonesia, gerakan ini dikenal sebagai 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan #16HAKTP, kampanye global tahun ini mengusung tagline Hear Me Too yang juga menjadi tagline Enam Belas Film Festival secara Nasional.

Ikuti informasi lebih lanjut mengenai acara Enam Belas Film Festival Bali lewat tana pagar #EnamBelasFFestBali di Instagram! [b]

The post #HearMeToo: Dukungan Bagi Korban Kekerasan Seksual appeared first on BaleBengong.

Jangan Tunggu jadi Korban Baru Kemudian Sadar

Pelatihan dasar tentang keamanan digital di dua lokasi pun selesai. Pertama di Denpasar pada Sabtu, 5 Mei lalu. Seminggu kemudian di Makassar. Pesertanya kurang lebih sama, jurnalis dan aktivis di masing-masing kota. Diskusi dan pelatihan tentang keamanan digital ini diadakan SAFEnet, jaringan pembela kebebasan berekspresi daring di Asia Tenggara, didukung Tactical Tech. Lembaga di Berlin, Continue Reading

Pengekangan atas Nama Keamanan Anggota ASEAN

Terasa sekali aura pembatasan selama dua hari lokakarya. Sebagian besar pembicara lebih banyak berbicara tentang bagaimana keamanan siber seolah sah dilakukan dengan cara apa saja, termasuk membatasi hak asasi manusia. Lokakarya praktisi: keamanan siber di ASEAN itu diadakan oleh organisasi non-pemerintah The Asia Foundation (TAF) dan Kedutaan Amerika Serikat di Singapura pada 19-20 April kemarin. Continue Reading