Musisi Jazz Prancis-Argentina Tampil di Bali

13-Baptiste&Minimo

Dalam rangkaian Festival Printemps Français 2016, Institut Prancis di Indonesia (IFI) bekerja sama dengan Alliance Française Bali dan Rumah Sanur Creative Hub menggelar konser jazz duet Baptiste Trotignon dan Minino Garay pada Rabu, 18 Mei 2016, mulai pukul 20.00 di Rumah Sanur. Penampilan duo jazz ini akan dibuka oleh musisi Bali, Iconu.

Baptiste Trotignon, eksplorer piano

Lahir tahun 1974, Trotignon mulai bermain jazz sejak remaja. Di tahun 1994 ia bermain piano dan berakting dalam film “Le Nouveau Monde” karya sutradara Prancis Alain Courneau. Di tahun 1998, bersama trio Clovis Nicolas (double bass) dan Tony Rabeson (drum), Trotignon merilis album berjudul “Fluide” dan “Sightseeing”. Keunikannya membawa Trotignon meraih penghargaan; Django d’Or, Prix Django Reinhardt, Best French Newcomer dalam Victoires du Jazz 2003 dan Grand Prix dalam ajang Kompetisi Internasional Jazz Martial Solal 2002.

Baptiste Trotignon Trio

Tahun 2003, ia merilis album solo (“Solo” dan “Solo II”) dan di tahun 2005 Trotignon berkolaborasi dengan saksofonis David El-Malek dan Aldo Romano dalam album “Flower Power” yang mengulik lagu-lagu pop tahun 1970-an. Selain itu Trotignon pernah menjadi penata artistik sekaligus bermain piano bersama pianis Nicholas Angelich dan Alexandre Tharaud untuk konser yang didedikasikan bagi legenda musik Prancis Edith Piaf dan Claude Nougaro. Eksplorasi musik Trotignon pun merambah industri layar lebar ketika ia membuat score musik untuk film “Sartre” karya sutradara Claude Goretta yang terkenal dengan filmnya; The Lacemaker (1977), The Invitation (1973) dan La Provinciale (1981).

Menyusul sukses di Prancis, Trotignon merilis “album Amerika” pertamanya Share pada 2009. Disusul album Suite tahun 2010 yang berisi rekaman konser live di London. Selama tahun 2012, selain tur konser di Prancis dan negara-negara Eropa lainnya serta Asia, ia menajamkan repertoarnya dengan merilis album berjudul “Song Song Song” di mana ia berkolaborasi dengan musisi ternama, antara lain Miossec dan Melody Gardot (yang juga terkenal dengan lagu Our Love is Easy, Lover Undercover dan interpretasi ulang atas lagu Over The Rainbow).

Pada saat yang bersamaan, konserto piano Different Spaces, karya orkestral pertamanya, terdaftar di Orkestra Nasional Bordeaux Aquitanine dan dimainkan pertama kali oleh pianis Nicholas Angelich. Karya-karya tersebut mengantarkan Trotignon meraih predikat Composer of the Year dalam ajang Victoires de la Musique Classique. Kali ini di Jakarta, Balikpapan dan Bali, Trotignon yang dijuluki harian Le Monde sebagai “a lesson, a model, a perfection from A to Z” akan berduet dengan musisi perkusi Minino Garay.

Minimo Garay, perkusi nan dinamis

Lahir dan besar di Argentina, gaya bermusik Garay terpengaruh musik kuartet hingga terdengar unik dan otentik, seperti dalam albumnya Kilombo dan Que Lo Pario! Garay meramu jazz dengan musik negara asalnya serta musik dari Afrika. Pada tahun 1980-an di Paris, Garay berkolaborasi dengan ikon musik jazz dan pop seperti Magic Malik, Julien Lourau Groove Gang, Jacky Terrason, Richard Bona, Daniel Mille, Cheick Tidiane Seck dan Dee Dee Bridgewater. Bassis dan musisi jazz serba bisa asal Kamerun Richard Bona pernah hadir di Indonesia dalam gelaran konser Java Jazz 2015. Garay membentuk band Los Tambores del Sur dan menggarap proyek  Tambours du Sud yang banyak menuai pujian.

garay

Penampilan Garay akan memberi sentuhan berbeda pada dinamika musik Trotignon. Mereka akan menginterpretasi ulang karya-karya legendaris Prancis ciptaan Serge Gainsbourg (La Javanaise yang dipopulerkan oleh Vanessa Paradis), Jacques Brel (Ne Me Quitte Pas yang pernah juga dinyanyikan Nina Simone) dan Claude Nougaro (Le Jazz et la Java dan Toulouse) dalam nuansa tradisional Argentina dan sentuhan aransemen ala West Side Story. [b]

 

The post Musisi Jazz Prancis-Argentina Tampil di Bali appeared first on BaleBengong.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *