Memaknai Nyepi untuk Diri Sendiri

Kita lebih sering merayakan Nyepi untuk orang lain. Setidaknya, itulah yang aku rasakan. Kita lebih sering merayakan Nyepi bukan untuk instropeksi diri, tetapi bagaimana agar kita terlihat-lihat seolah-olah di depan orang lain. Seolah-olah umat Hindu di Bali sepenuhnya taat pada agama. Seolah-olah perayaan Nyepi dilangsungkan dengan hikmat. Padahal, bisa jadi yang sebenarnya kita lebih banyak […]


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *