Category Archives: Jaringan Blogger

6 Tempat Wisata Terbaru Dan Terkeren Di Semarang 

Sekarang ini Semarang dikenal menjadi salah satu kawasan Industri paling sibuk di Pulau Jawa. Semarang ini tidak hanya menjadi kawasan industri saja tetapi juga menyimpan segudang spot wisata yang menarik dan pastinya keren. Di semarang ini kamu akan menemukan banyak pilihan wisata mulai dari wisata alam, religi, hingga wisata sejarah dan juga budaya. Jika dalam waktu dekat ini kamu akan berlibur ke Semarang dan membutuhkan informasi tentang tempat wisata terbaru dan keren di kota tersebut maka kami akan memberikan beberapa rekomendasinya. Berikut 6 tempat wisata terbaru dan terkeren di Semarang diantaranya yaitu : 

  • Ayana Gedong Songo

Jika berkunjung ke tempat wisata ini maka kamu bisa nongkrong sambil menikmati beragam spot cantik yang pastinya Instragramable sekali. Memang telah disediakannya banyak spot oleh pengelola Ayana yang bisa digunakan oleh para pengunjung untuk berfoto seperti ada bubble tent, balon udara, tempat duduk yang unik di tengah kolam, dan juga hammock. Karena Ayana ini lokasinya cukup jauh dari hingar bingar lalu lintas sehingga suasananya itu sangat menyegarkan. 

  • Vanaprastha Gedong Songo Park

Tidak jauh dari Ayana kamu juga akan menemukan spot keren lainnya yang bisa dikunjungi yaitu Vanasprastha. Di tempat wisata ini kamu bisa mengunjungi rumah rumah kayu yang telah dibangun ditengah hutan pinus. Untuk bisa masuk ke tempat wisata ini kamu hanya cukup membayar Rp. 5000 saja. Dengan harga tiket yang sangat murah kamu sudah dapat menikmati suasana asri dan sejuk sambil foto foto selfie disana. 

  • Klenteng Sam Po Kong 

Pada saat kamu pergi ke Semarang maka rasanya tidak afdol jika tidak mengunjungi tempat wisata Klenteng Sam Po Kong. Tempat wisata yang satu ini memang sarat dengan sejarah nusantara. Dimana tempat wisata yang satu ini adalah bekas tempat persinggahan dan pendaratan pertama Laksamana China Cheng Ho yang beragama islam. Di tempat wisata ini kamu bisa berburu spot foto yang menarik. 

  • Pagoda Avalokitesvara 

Tempat wisata yang satu ini juga dapat menjadi spot foto yang menarik pada saat kamu berwisata ke Semarang. Pagoda ini dibangun pada tahun 1955 yang memiliki tinggi sekitar 45 meter yang terdiri dari tujuh tingkat. Dimana tiap tingkatannya itu terdiri dari empat buah patung Dewi Kwan Im dengan menghadap keempat penjuru mata angin. 

  • Pondok Kopi Umbul Sidomukti 

Tempat wisata ini sangat cocok dikunjungi oleh mereka yang suka ngopi. Disini kamu bisa ngopi sambil menikmati pemandangan dan suasananya yang keren. Jika kamu masih memiliki waktu maka kamu juga bisa mengunjungi kolam renang alam yang lokasinya itu tidak jauh dari Pondok Kopi. 

  • New Sabana Rawa Pening 

Belakangan ini New Sabana Rawa Pening memang sedang naik daun. Sppt wisata ini berupa danau yang mengering, lalu ditumbuhi dengan tanaman liar sehingga akan mirip sekali dengan Sabana. Pada saat cuacanya sedang cerah maka kamu bisa berfoto di Sabana dengan latar belakang Gunung Telomoyo, Merbabu, dan Unggaran. Tetapi sayangnya pada saat musim hujan datang maka tidak menutup kemungkinan danau ini akan tertutupi air kembali. 

Dari keenam tempat wisata diatas mana tempat favorit kamu yang akan dikunjungi? Tempat wisata manapun yang akan dikunjungi pastikan membeli tiket pesawatnya di Misteraladin.com.

 

The post 6 Tempat Wisata Terbaru Dan Terkeren Di Semarang  appeared first on Devari.

Dukung #GERTAK Badung Bersih, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Badung bersama Kelurahan Kerobokan Kaja ikut wujudkan Kawasan Anti Kantong Plastik

Tak seperti biasanya pada hari jumat 16 Agustus 2019 kemarin, pagi sekitar pukul 5.30 puluhan pegawai tampak antusias menyiapkan kendaraan

The post Dukung #GERTAK Badung Bersih, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Badung bersama Kelurahan Kerobokan Kaja ikut wujudkan Kawasan Anti Kantong Plastik appeared first on PanDe Baik.

10 Tahun Menjadi PNS

Tidak terasa saya telah 10 tahun menjadi seorang abdi negara, menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali yang merupakan perguruan tinggi di bawah Kementerian Pariwisata. Sepuluh tahun yang lalu, tepatnya 1 April 2009 saya pertama kali ngantor bekerja di STP Bali, rasanya baru beberapa waktu yang lalu. Dalam rangka 10 […]

Denpasar Book Fair 2019 oleh Komunitas Muda Madyapadma

Denpasar Book Fair 2019 di aula SMPN 4 Denpasar. Foto: MP

Maaf kepada para hadirin kami membuat sedikit kejutan,” ucap salah satu pembawa acara sesaat setelah video pembukaan selesai. Pembukaan Denpasar Book Fair 2019 dibuka dengan sebuah video live-action karya anak-anak Madyapadma (12/08).

Langit cerah turut mewarnai acara pameran buku tahunan yang diadakan oleh Pemerintah Kota Denpasar yakni Denpasar Book Fair 2019. Kali ini Pemerintah Kota Denpasar mengajak Komunitas Madyapadma SMAN 3 Denpasar bersama-sama menyelenggarakan pada 12-14 Agustus 2019.

Pukul 09.00 WITA, anak-anak sekolah hingga para undangan dari kantor-kantor dinas di Kota Denpasar sudah memenuhi ruangan aula SMP Negeri 4 Denpasar. Meskipun terlihat cukup sesak, namun tak menyurutkan semangat para pengunjung untuk menjelajahi stand – stand di acara Denpasar Book Fair 2019. Adapun stand-stand yang berdiri dengan pesonanya masing-masing itu antara lain Pustaka Ekspresi, Gramedia, Pers Akademika Udayana, dan beberapa penerbit terkenal lainnya hingga stand dari Madyapadma.

Tak ada sedikit pun sudut ruang yang sepi di dalam aula SMPN 4 Denpasar itu, makin siang, makin ramai. Dengan suara jepretan kamera yang saling bersahutan dan obrolan-obrolan ringan di depan stand-stand penerbit buku, menjadikan aula SMPN 4 Denpasar terasa hidup. Tak lama kemudian, dua suara perempuan mulai memecah kebisingan itu. Memberi arahan, tanpa disadari jarum jam telah menunjukkan pukul 10.00 WITA, dan acara pembukaan Denpasar Book Fair 2019 pun segera dimulai.

Hadirin, sebelumnya kami memohon maaf. Acara akan tertunda sebentar, karena ada file yang masih tertinggal,” ucap salah satu MC Book Fair 2019 tersebut. Bisik-bisik di kalangan pengunjung pun mulai terdengar, juga ratusan pasang manik mata itu melukiskan tanda tanya besar. Tiba-tiba saja, satu video live action mulai ditayangkan dalam layar berukuran raksasa itu. Menampilkan, seorang anak laki-laki dengan perawakan tinggi yang akan membawakan file tertinggal untuk pembukaan Denpasar Bookfair 2019.

Di tengah perjalanan, ‘kuda besi’ yang dikendarainya kehabisan bahan bakar, membuatnya mau tidak mau harus berlari ke tempat berlangsungnya acara. Tak berselang lama, dari pintu masuk muncullah Krishna membawakan file hingga ke atas panggung. Para penonton pun dibuat ‘melongo’ atas kehadiran Krishna. “Inspirasi video ini dari video Pak Jokowi (pembukaan ASEAN Games) yang datang tiba-tiba dari pagi naik motor,” ujar Made Bagus Krishna Wiranatha (17) Steering Comitee bidang Film dan ketua bidang MPTV sekaligus pemeran anak laki-laki pada video pembukaan Denpasar Bookfair 2019.

Kemudian acara pembukaan Denpasar Book Fair 2019 dilanjutkan dengan penandatanganan keempat buku terbitan terbaru Madayapadma Journalistic Park angkatan 41, oleh Ni Nyoman Sri Utami selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar. Empat buku tersebut, ialah Thailand Versi 1, Thailand versi 2, Eling Suplement, dan Kumpulan Karikatur.

Ibu Utari selaku yang mewakilkan kedatangan Walikota Denpasar diberikan pilihan skenario cerita misteri dalam rangkaian peresmian buku karya Madyapadma ini. Setelah memilih cerita yang diinginkan, muncul jawaban dari pertanyaan yang diajukan.
Ya, tak henti dari sini saja, Komunitas Madyapadma yang menjadi salah satu penyelenggara acara ini tentunya akan terus memberikan kejutan-kejutan yang baru untuk memeriahkan acara yang berlangsung hingga tiga hari ke depan. “Saya salut dengan Komunitas Madyapadma, ini sebuah tanda kreativitas anak-anak muda yang luar biasa,” salutnya dengan mata berbinar. Hal inipun membawa harapan bagi wanita yang berperawakan kecil tersebut. “Tetap untuk tahun depan lebih ditingkatkan lagi, mungkin bisa lebih dari buku biar ada yang baru,” tutupnya diakhir wawancara.

Pitching Invensi

Pitching Invensi di UPT Rumah Pintar Jalan Kamboja adalah salah satu rangkaian acara Denpasar Book Fair 2019 ini diselenggarakan Komunitas Madyapadma dengan menggaet Forum Penelitian Remaja Denpasar serta Badan Ekonomi Kreatif Denpasar untuk turut berkerjasama mempertemukan para invensi kepada para pembisnis untuk memperkenalkan hasil penelitiannya yang berpotensi dikembangkan dalam dunia usaha.

Pitching Invensi ini berlangsung dengan dua jenis kegiatan. Sesi pertama Pitching Desk yaitu para invensi mempresentasikan hasil penelitiannya di depan para pembisnis dan sesi kedua Table Meeting, para pembisnis yang tertarik akan hasil penelitian invensi dapat menanyakan lebih dalam mengenai penelitian invensi tersebut. “Kita menyelenggarakan Pitching ini supaya hasil karya penelitian anak muda tidak sebatas hanya mendapatkan prestasi saja, namun lebih yaitu masuk kedalam komersial,” ungkap Tjok Sinta. Gadis kelahiran Denpasar 2002 ini juga menuturkan ini Pitching Invensi perdana di Bali.

Pitching Invensi di Bali ini pun dihadiri lebih dari 20 tamu undangan antara lain ada dari HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Bali, Denpasar, Gianyar, Badung, Klungkung, Tabanan, dan Jembrana. Beberapa perwakilan dari WMD (Wirausaha Muda Denpasar) dan perwakilan dari CI untuk melihat hasil karya 9 tim penelitian anak muda dari Bali beserta hak paten yang dimilikinya.

Penelitian tersebut antara lain Genit Spray, Penolak Alami dari Ekstrak Bunga Gumitir sebagai Penolak Nyamuk Aedes Aegypti oleh Sintia Arnita Damayanti dkk, Helm dari Biokomposit Kombinasi Limbah Jerami Padi (Oryza sativa) dan Limbah Kulit Jagung (Zea mays) oleh Agnes Perana Swari dkk.

Prototype Rompi Anti-Peluru dari Kombinasi Serat Sisal (Agave sisalana) dan Sampah Daun Bambu (Gigantochloa apus) oleh Kadek Dwika Wahyudinata dkk, Kombinasi Ekstrak Daun Pegagan (Centella asiatica), Temulawak (Curcuma zanthorrhiza), dan Tapak Liman (Elephantopus Scaber L.) sebagai Suplemen Peningkat Daya Ingat oleh Kadek Putra Puja Wirawan dkk.

Biokeramik dari Limbah Cangkang Kerang Hijau dan Tongkol Jagung oleh A.A.I. Prajna Canricha Pradani dkk, Bioisolator dari kombinasi sampah Duan tanaman Ketapang (Terminalia catappa), Jerami padi (Oryza sativa) dan limbah cangkang telur oleh Ni Made Galuh Cakrawati Dharma Wijaya, Kombinasi Ekstrak Daun Pegagan (Centella asiatica), Temulawak (Curcuma zanthorrhiza), dan Tapak Liman (Elephantopus Scaber L.) sebagai Suplemen Peningkat Daya Ingat oleh Kadek Putra Puja Wirawan dkk.

Ada juga Rompi Anti Peluru seri 1 dari kombinasi sampah daun tanaman Ketapang (Terminalia catappa) dan Limbah jerami padi (Oryza sativa) oleh Ni Made Galuh Cakrawati Dharma Wijaya dkk, Papan Lantai Ramah Lingkungan dari Kombinasi Sampah Daun Tanaman Ketapang (Terminalia catappa), Jerami Padi (Oryza sativa), dan Limbah Cangkang Telur oleh Ni Made Galuh Cakrawati Darma Wijaya. Micoboard (Papan Semi-biokomposit dari Limbah Plastik dan Limbah Tongkol Jagung (Zea mays)) oleh I Gusti Agung Ayu Desinta Linggarcani dkk.
Pitching Invensi ini membawa harapan besar terhadap karya penelitian anak muda di Bali. Bagi I Putu Yuliartha, SS, selaku Ketua Harian Badan Ekonomi Kreatif Denpasar adanya Pitching Invensi ini menjadi jembatan penghubung antara si invensi dengan si pembisnis itu. “Jadi sangat diharapkan sekali nantinya ada kerjasama lebih lanjut kedalam dunia bisnis,” harapnya kala memberikan sambutan Pitching Invensi.

Hadirnya Pitching ini menjadi awal pembuka dari salah satu rangkaian acara Denpasar Book Fair 2019 yang diselenggarakan pada tanggal 12-14 Agustus 2019. Kegiatan lain adalah lomba-lomba jurnalistik (Lomba Koran Dinding, Lomba Reportase, Pelatihan & Lomba Karikatur, Lomba Resensi, Lomba Foto Instagram dan Vlog Instagram), Tele-conference, Talkshow Buku mengenai aspek produksi, Talkshow Buku mengenai aspek pemasaran, Pertemuan Ilmiah Pelajar, Pertemuan Pers Pelajar, Bedah Buku, Gerakan Peduli dan Berbagi Buku, Mendongeng, dan Bioskop Madyapadma (Bisma).

The post Denpasar Book Fair 2019 oleh Komunitas Muda Madyapadma appeared first on BaleBengong.