Category Archives: Jaringan Blogger

Apa Itu Hepatitis E?

Hepatitis E adalah salah satu jenis penyakit hati yang disebabkan oleh virus hepatitis E (HEV). Virus hepatitis E bisa ditemukan di seluruh dunia, tetapi kebanyakan dari penderita Hepatitis E berasal dari kawasan Asia Timur dan Asia Selatan.

Baca juga: Sekilas Tentang Hepatitis C Yang Penting Diketahui

Virus hepatitis E masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan atau minuman yang tercemar feses penderita Hepatitis E. Jenis penularan seperti ini disebut dengan penularan fekal-oral. Penyakit penyakit yang penularannya melalui fekal-oral biasanya terjadi pada daerah daerah yang sanitasinya buruk. Misalnya pada daerah kumuh yang penduduknya buang air sembarangan sehingga fesesnya mencemari sumber air.

Gejala Hepatitis E baru muncul 5 sampai 6 minggu setelah virus hepatitis E masuk ke dalam tubuh. Gejalanya sendiri sangat mirip dengan gejala hepatitis yang lain seperti demam ringan, menurunnya nafsu makan, mual, muntah, nyeri pada daerah perut, gatal gatal pada kulit, ruam dan nyeri sendi. Gejala khas penyakit hati yang bisa dilihat adalah kekuningan pada kulit dan bagian putih dari bola mata. Pada kasus kasus berat, urine akan terlihat gelap seperti air teh, feses pucat dan teraba pembesaran pada hati. Gejala dirasakan selama 1 sampai 6 minggu. Pada kasus yang sangat jarang, infeksi virus hepatitis E dapat menyebabkan gagal hati yang berujung pada kematian.

Diagnosa Hepatitis E umumnya dilakukan dengan pemeriksaan darah untuk mengetahui adanya antibodi terhadap virus hepatitis E. Diagnosa ini penting karena menentukan penanganan yang bisa dilakukan selanjutnya.

Sampai saat ini pengobatan spesifik untuk hepatitis E belum tersedia. Yang bisa dilakukan adalah mengobati apa yang dikeluhkan pasien serta nasihat kepada pasien untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya agar bisa melawan virus. Nasihat itu antara lain, istirahat yang cukup, makan makanan yang sehat bergizi seimbang, minum yang cukup untuk mencegah dehidrasi dan membuang kebiasaan buruk yang merusak hati seperti minum minuman beralkohol.

Baca juga: Hepatitis A

Yang terpenting dari Hepatitis E adalah upaya upaya yang bisa dilakukan agar kita bisa terhindar dari penyakit ini. Berhubungan sampai saat ini vaksin untuk Hepatitis E belum tersedia maka yang bisa dilakukan adalah mengubah kebiasaan buruk kita saat mengonsumsi makanan. Pastikan makanan yang kita makan terutama makanan mentah sudah dicuci dengan baik.

Mengenal BP2BT Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan

Dalam upaya memperluas akses terhadap bantuan atau kemudahan pembiayaan perumahan agar dapat dijangkau oleh kelompok masyarakat yang berpenghasilan tidak tetap, baik dalam rangka kepemilikan rumah maupun untuk pembangunan rumah baru secara swadaya, Kementrian PUPR melalui Ditjen Pembiayaan Perumahan mulai memperkenalkan satu program baru pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo berupa Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan […]

LUX INTERIOR, PSYCHOBILLY, & ROCKABILLY VOODOO

The Cramps formasi klasik: Poison Ivy, Lux Interior, Bryan Gregory dan Nick Knox. Lokasi: Electric Ballroom, Camden Town, London, Maret 1980 | Sumber foto: Naked City Clothing

Dua hari lalu, 21 Oktober, adalah tanggal lahir Lux Interior. Jika saja ia masih hidup maka biduan The Cramps ini bakal berusia 72 tahun.

Pria bernama asli Erick Lee Purkhiser ini merupakan salah satu sosok monumental dalam tumbuhkembangnya Psychobilly—Rockabilly dengan energi punk rock nan kotor, mentah, garang, serta in your face. Unsur horor sering pula mencekami Psychobilly.

Istilah Psychobilly sendiri terlacak muncul pertama kali di lirik “One Piece at a Time” yang ditulis oleh Wayne Kemp untuk Johnny Cash. Namun Lux lah yang dipercaya paling bertanggungjawab mempopulerkan istilah Psychobilly. Pada pertengahan 70an, kala mempromosikan konser The Cramps ia menyebut grupnya mengusung jenis musik Psychobilly x Rockabilly Voodoo.

Dengan warna suara dan olah vokal yang kental pengaruh Elvis Presley, suami Poison Ivy—rekan sepaguyuban di The Cramps—ini tenar dengan gaya panggung yang provokatif, kental nuansa seksual, dan gemar mengulum mikrofon, seolah sedang mengisap penis dalam-dalam.


Penampilan Lux Interior dan Rekan pada tahun 1980 di Santa Monica Auditorium, Kalifornia, Amerika Serikat. Membawakan tembang “Tear It Up”, Lux tampak mempraktikkan kemahirannya ber-deep throat.


Lux bersama The Cramps unjuk aksi di Oyafestivalen di Oslo, Norwegia, November 2006. Ini adalah panggung besar terakhirnya. Tiga tahun kemudian, 2009, Lux meninggal akibat diseksi aorta, gangguan di pembuluh darah.

The Hydrant, grup musik yang saya manajeri, walau tak sampai jauh bereksperimen dengan Psychobilly, namun di beberapa lagu terdampak tipis-tipis virus Psychobilly. Paling tidak dengan ritme lebih cepat dan garang. Sebut saja di “Whiskey Warriors” misalnya. Atau aksi panggung nan khas mereka: akrobat-sentrifugal, jumpalitan jaya jaya. Super solid punk rock energy, almost psychobilly.

Salam hormat dan selamat ulang tahun di liang kubur, Lux Interior!

Alien Child, Misterius dan Penuh Kejutan

Namanya Alien Child, duo kakak beradik ini berasal dari kabupaten Klungkung atau tepatya Batumadeg Nusa Panida. Mereka ini mengawali karirnya dengan nama Aya Laras BTMG lalu setelahnya mereka bertransformasi bak kepompong yang berubah menjadi kupu-kupu nan indah. Tepat pada Sabtu, 20 Oktober 2018 mereka secara resmi merilis album perdananya yang diberi tajuk “Take Off”. Album […]