Pagi ini aku baru memastikan, semua tempat pelatihan blog kami mengalami hambatan yang sama: koneksi internetnya lelet setengah mati. Ini yang mengacaukan pelatihan kami.
Luh Putu Eka Swandewi, 23 tahun, berteriak senang membaca pesan di layar komputer jinjing (laptop) di depannya. “Hore.. Akhirnya aku berhasil,” katanya sambil mengangkat tangan tinggi-tinggi. Beberapa temannya di ruangan menyambut teriakan itu dengan tepuk tangan.
Sabtu (14/11) ini adalah minggu ketiga kami, Bali Blogger Community (BBC), memberikan pelatihan komputer untuk difabel di Yayasan Kristen Untuk Kesehatan Umum (Yakkum) di Abiansemal, Badung. Buatku sendiri ini yang kedua kali karena minggu lalu aku tidak ikut.
Dari sekian kali pelatihan yang kami adakan, menurutku pelatihan kali ini memang paling mengesankan. Bisa jadi karena pesertanya adalah para difabel atau penyandang cacat.
Maaf kalau ini terlalu mewakili sudut pandang arus utama (mainstream). Tapi melihat difabel tak terhalang oleh keterbatasan tubuh memang memberikan kesan mendalam bagiku. Para difabel ini antusias belajar tentang desain grafis, menggunakan tabel, atau sekadar menulis di komputer. Karena itulah pelatihan ini bagiku terasa sangat berbeda dibanding pelatihan-pelatihan yang pernah kami berikan.
A poster exhibition and public event marked the anti-poverty campaign, "Stand Up, Take Action, End Poverty Now", campaign at Denpasar's Puputan Badung Park on Sunday.
The exhibit featured dozens of works by local artists. The posters were displayed in the field and attracted the attention of the city's residents, who flocked to the event.
One of the participating artists, Wayan Dania, created posters that attacked prevailing social injustices in the environment, health care and the economy.

Minggu (5/7) kemarin, Bali Blogger Community (BBC) bikin kegiatan Berbagi Tak Pernah Rugi Episode II. Kegiatan kali ini berupa pelatihan internet di Banjar Serongga Kaja, Desa Serongga, Kecamatan Gianyar, Kabupateng Gianyar.
Berbagi Tak Pernah Rugi merupakan kegiatan baru di BBC. Lewat kegiatan ini kami ingin membagi apa yang kami punya pada komunitas lain, pengetahuan misalnya.
Sebelumnya, bulan lalu BBC bikin pelatihan juga dalam judul kegiatan yang sama di Yayasan Anak Tangguh, Banjar Wangbung Desa Guwang, Sukawati. Di sanggar ini, BBC dua kali bikin kegiatan pelatihan. Setelah bikin pelatihan di sini, responnya ternyata bagus. Banyak pihak yang minta agar BBC mengadakan pelatihan di tempat mereka.
Pada kegiatan pelatihan teknologi informasi Minggu (7/6) lalu, Bali Blogger Community (BBC) memberikan tugas pada peserta dari Anak Tangguh. Tugas itu antara lain menulis di word dalam format tertentu lalu dikirimkan ke email.
Inilah sebagian email dari peserta tersebut.
--
Senangnya Belajar Komputer dengan BBC
Belajar komputer dengan BBC memang paling menyenangkan , karena di ajar oleh kakak- kakak yang mempunyai ilmu sangat tinggi jika di bandingkan dengan saya. Saya merasa pengetahuan saya tentang komputer bisa lebih bertambah karena kakak- kakak dari BBC.
Saat kakak- kakak dari BBC mengajari bagaimana cara membuat e-mail, saya sangat bingung karena saya belum pernah membuat ataupun membaca e-mail. Tapi karena kakak- kakak dari BBC mengajar dengan sabar, dengan perlahan saya pun mengerti tentang e-mail lebih mendalam.
Minggu (14/6) kemarin kami datang lagi ke Sanggar Anak Tangguh. Jumlah kami dari Bali Blogger Community (BBC) kali ini memang tak sebanyak pekan lalu. Pekan lalu ada 23 orang. Kali ini sepertinya kurang dari itu.
Toh kegiatan tetap meriah. Agenda kemarin adalah materi tambahan tentang internet serta evaluasi kegiatan. Materinya tak banyak. Hanya tentang bagaimana menggunakan mesin pencari Google dan ensiklopedia Wikipedia. Materi ini diberikan setelah peserta selesai makan siang dengan menu tipat cantok isi merica. Makanya muka anak-anak peserta pada ngantuk semua. Hehe..
Tapi penutup selesai acara yang bikin segar. Ada permainan ala Nyoman Baliun. Sekitar 30 anak sanggar itu bertanding dengan 20an anggota BBC.
Jari-jari Ni Kadek Kristina, 9 tahun, bergerak di keyboard laptop HP 8 inchi itu. Dia terlihat agak kagok. Untuk mengetik hruf “a” ketika menulis “petani”, siswa kelas III SD 1 Guwang ini harus lebih dulu mencari-cari huruf “A” di keyboard.
Ni Putu Eka, teman Kristina, juga ikut mengetik. Dia bergantian dengan Kristina mengetik contoh yang diberikan oleh Trimartono Muliawan, anggota Bali Blogger Community (BBC).
Ketika Tri menyampaikan materi tentang cara menulis di program Word 2003, anggota BBC lainnya mendampingi peserta pelatihan teknologi informasi dan komputer (TIK) tersebut. Dian Ina, misalnya, mendampingi Kristina dan Eka selama enam jam kegiatan pada Minggu (7/6) itu.
Ruang berukuran sekitar 5 x 3 meter persegi itu terasa sangat sesak. Tumpukan koran dan buku di beberapa sudut serta meja, komputer, dan lemari di bagian lain membuatnya makin terasa sempit. Di dalam ruangan sekretariat Pers Mahasiswa Akademika itu, sekitar 25 orang duduk lesehan Sabtu sore tadi.
Selama lebih dari 3,5 jam kami belajar tentang blog. Pematerinya anggota Bali Blogger Community (BBC). Pesertanya anggota Akademika, pers mahasiswa di Universitas Udayana Bali. Di antara pengapnya ruangan itu –satu kipas untuk 25 di ruangan sempit jelas tak berarti banyak untuk menghilangkan pengap- peserta belajar tentang blog dan bagaimana membuat dan mengelolanya.
Pelatihan blog itu sendiri adalah salah satu kegiatan tetap BBC, komunitas blogger di Bali ini. Sebelum pelatihan di Persma Akademika saat ini, BBC juga sudah pernah memberikan pelatihan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran, kalangan aktivis dan wartawan, serta komunitas kreatif Bali. Seperti pelatihan-pelatihan sebelumnya kali ini pun dilakukan dengan metode praktik langsung.