Melatih Tentara Menjelajah Dunia Maya

Biasa mengokang senjata, sekarang tentara menjajah, eh, menjelajah dunia maya.

Begitulah suasana ruang Seksi Informasi dan Pengolahan Data (Infolahta) Markas Kodam IX/Udayana di Denpasar Rabu lalu. Sekitar 15 tentara itu belajar membuat dan mengelola blog bersama. Aku bersama Dek Didi, teman di Bali Blogger Community (BBC), memandu mereka untuk mendaftar, menulis, dan mendesain blog.

Kami diminta pihak Kodam memberikan pelatihan tersebut pada anggotanya.

Selalu ada yang berbeda tiap kali memberikan pelatihan semacam ini. Begitu pula pelatihan blog kali ini. Berbedanya karena untuk pertama kalinya kami memberikan pelatihan blog untuk instansi pemerintah. Tentara lagi!

Karena itu agak kagok juga pada awalnya. Kalau mau tegas, takutnya malah dibentak balik. Kalau mau santai, takutnya disuruh tegas. Agak linglung bagaimana memulai. Apalagi para anggota pakai baju dinas lengkap, pada jam kerja, dan kelihatan tegang semua.

But, yah, ternyata tidak galak juga. Pelatihan bisa berjalan santai. Peserta juga mau tunduk dan patuh pada kami ketika diberi instruksi. Kapan lagi bisa memberikan instruksi pada tentara. Haha..

Kegiatan ini merupakan pelatihan blog yang pertama kali diadakan oleh Kodam IX/Udayana. Selain dari Markas Kodam IX/Udayana sendiri, peserta pelatihan juga datang dari kesatuan lain di lingkup daerah militer ini, terutama yang di Denpasar, seperti Korem 163/Wirasatya.

Letkol Caj Benny Y. Pasaka, S.AP, MSc, Kepala Infolahta Kodam IX/Udayana mengatakan pelatihan blog ini bertujuan agar prajurit TNI yang bertanggung jawab mengolah informasi dan data di kesatuannya lebih bisa menggunakan blog untuk menyebarluaskan informasi.

“Kalau informasi disebarkan melalui dunia maya seperti blog, siapa saja bisa dengan mudah membacanya,” kata Benny saat ngobrol santai seusai pelatihan tersebut.

Sebelum pelatihan blog ini diadakan, para tentara dari beberapa kesatuan itu sudah membuat blog menggunakan platform lain, Blogspot. Hasil kerja mereka itu kemudian dilombakan. Anggota BBC juga yang jadi juri lomba itu.

Dalam pelatihan kali ini, mereka belajar mengelola blog menggunakan WordPress, platform lain untuk blog. Ada yang cepat sekali belajarnya, bahkan sudah mencoba terlebih dulu meski belum diajar. Namun, ada juga yang harus dikasih tahu berkali-kali untuk kemudian baru bisa mempraktikkannya. Semua terlihat bersemangat.

Sayangnya, pelatihan tersebut terkendala lemahnya koneksi internet di tempat pelatihan. Ini tak jauh beda dengan pelatihan yang biasa diadakan BBC maupun Sloka Institute.

Pelatihan blog semacam ini memang sudah sering kami adakan. Selain secara rutin mendidik warga belajar blog melalui Kelas Menulis Jurnalisme Warga tiap dua bulan sekali bersama Sloka Institute, BBC juga sering memberikan pelatihan blog untuk komunitas di Bali, seperti penyandang cacat, sanggar anak, maupun komunitas remaja adat.

Keinginan pimpinan Kodam IX/Udayana untuk menggunakan blog ini, menurutku perlu diapresiasi. Sebab, bahkan instansi pemerintah sipil pun belum pernah meminta kami dari BBC atau Sloka Institute untuk mengajari mereka tentang blog. Eh, ini malah tentara yang minta.

Semoga memang benar. Setelah belajar ngeblog, maka para tentara akan mengurangi pakai senjata saat berperang. Cukup lewat blog saja. Biar tidak ada korban jiwa. Hehe..