Antiklimaks IndiHome

Akhirnya permasalahan saya dengan Telkom terkait dengan proses downgrade layanan IndiHome berakhir antiklimaks. Pak B yang sebelumnya begitu saklek dengan aturan yang menurut beliau benar, kemarin pagi menghubungi saya dan segera melakukan proses terhadap permintaan saya. Beliau juga berjanji akan

Tips cara menjinakkan bau mulut habis kunyah bawang

kabarportal.com- Kendati bawang putih baik untuk kesehatan, banyak orang cenderung menjauhinya karena efek setelah makan bawang putih dapat menimbulkan bau napas tak sedap.

Nah, berdasarkan penelitian, kini telah ditemukan cara untuk mengatasi mulut bau setelah makan bawang. Menurut laman merdeka.,com  (27/9), konsumsi apel, mint, dan daun selada dapat membantu mengurangi bau menyengat akibat bawang putih.

Perlu diketahui bahwa yang menyebabkan bawang putih membuat nafas kita bau adalah kandungan volatil, yang mana termasuk diallyl, disulfide, alil mercaptan, alil metil disulfide, dan alil mathyl sulfide.

Dalam penelitian tersebut dilakukan pada peserta yang diberi bawang pputih sebanyak 3 gram dan harus mengunyahnya selama 25 detik. Kemudian mereka diminta untuk mengonsumsi air, apel (langsung atau dijus), daun selada (langsung atau dipanaskan), daun mint (langsung atau dijus, dan teh hijau dikonsumsi segera.

Ternyata apel dan selada mampu menurunkan konsentrasi volatil yang menyebabkan bau sekitar 50 persen. Sedangkan daun mint memiliki deodorisation lebih tinggi dibandingkan dengan apel dan selada utnuk semua senyawa volatil. Jus apel dan jus mint mengurangi volatil, tetapi tidak seefeksif mengunya apel atau mint langsung.[G14/merdeka]

Staccato Bali Hadirkan “peter pan” di Bali

kabarportal.com – Ada pertunjukan seru yang akan hadir di pulau Bali pada awal bulan oktober ini, sebuah Drama musikal ala Teater Broadway yang berkembang di New York, Amerika Serikat, kendati terbilang cukup jarang dipentaskan di Bali. Namun jangan khawatir, siswa dari studio musik dan seni pertunjukan Staccato Bali, tengah bersiap mementaskan drama tersebut.

Staccto Bali sendiri akan mementaskan cerita yang berjudul Peter Pan dengan pengemasan ala broadway musikal. Drama broadway musikal itu dikemas dalam ajang Soundwave in Paradise 2016 yang akan dipentaskan di Bhumiku Balai Pertemuan Denpasar, pada Sabtu (1/10) pekan depan

Ada sekitar 25 peserta yang ikut ambil bagian dalam pementasan tersebut. Empat orang diantaranya akan menjadi pemain utama.

Mereka adalah Laras sebagai Peter Pan, Diah sebagai Wendy, Aya sebagai Princess, dan Eko sebagai Kapten Hook.

Kisah Peter Pan sendiri merupakan kisah yang cukup sering diadaptaskan dalam sebuah  pertunjukan. Dan kisah ini sendiri diadaptasi dari novel karya J.M. Barrie yang berjudul Peter Pan.

Drama dibawah asuhan Heny Janawati yang juga pimpinan Staccato Baliini, sekaligus melibatkan aktris nasional yang juga pemain teater Happy Salma sebagai seorang narator.

“Drama broadway musikal iniu telah dipersiapkan sejak bulan Agustus lalu. Namun waktu persiapan itu dirasa kurang ideal”. ungkap Heny kepada awak media.

Dimana Idealnya, pementasan broadway musikal dipersiapkan dalam kurun waktu tiga sampai enam bulan. Apalagi pemain  yang terlibat dalam pementasan, kebanyakan adalah pendatang baru. Bukan hanya dari segi pengalaman, mereka juga dituntut menguasai teknik yang cukup banyak. Mulai dari teknik koreografi, teknik seni peran, hingga olah vokal.

Drama broadway musikal ini juga dipentaskan dalam Bahasa Inggris, sehinga para pemeran juga dituntut memiliki kemampuan yang cukup untuk berdialog dalam bahasa asing.

Ditambahkan Heny saat memberikan keterangan pers di Antida Sound Garden, Sabtu (24/9). “Memang waktunya cukup sempit sekali. Pemain profesional saja perlu waktu 3-6 bulan untuk persiapan. Ada banyak tantangan, mulai dari aktor yang kebanyakan masih beginner, juga masalah dialog Bahasa Inggris. Mereka kan tidak bisa hanya berbicara saja, tapi tidak paham apa yang mereka ucapkan dalam dialog itu”.

Kisah Peter Pan sengaja dipilih karena sudah sangat dikenal dan familiar, baik itu bagi anak-anak maupun dewasa.

Kisah ini pun memiliki daya imajinasi tinggi, yang memberikan ruang cukup luas bagi penonton untuk menikmati pementasan tersebut. Peter Pan juga dianggap memberikan pesan moral serta pesan pendidikan yang kuat bagi anak-anak.

Salah satu aktor dalam pementasan tersebut, Eko, menyebutkan drama broadway musikal memberikan tantangan yang cukup besar. Lantaran para aktor yang terlibat harus memiliki kemampuan akting, olah vokal, hingga koreografi.

“Belum lagi kalau grogi di atas panggung. Tapi kesulitan utama saya sebenarnya Bahasa Inggris. Kadang kalau nonton film Indonesia itu masih nggak ngerti artinya. Apalagi ini harus dialog Bahasa Inggris,” ujarnya.[G14]

 

Abrasi dan Reklamasi

Tanggul pun hancur oleh gempuran samudera! Sebuah villa di Desa Ketewel, 5 km arah timur Sanur Bali punya hamparan taman yg romantis. Namun tanggul dan tanah jebol menambah nuansa menjadi paradok. Artistik ya? Anggap saja begitu. Meski tidak ada dalam blueprint si arsitek, alam lah yang buat ukiran eksotis ini.
abrasireklamasiserangan1
Ketewel termasuk pesisir Bali Timur. Kurang lebih 10 km di selatannya terdapat pulau reklamasi, Serangan. Pulau kecil yang diurug ratusan hektar oleh investor Jakarta pada masa pemerintahan presiden Soeharto.

 
Abrasi di villa ini adalah sebagian mungil dari abrasi-abrasi yang masif di seluruh pesisir timur Pulau Bali. Coba aja googling, atau menyisiri sendiri pesisir itu? Dijamin amarah memuncak sampai ujung rambut!
 
Apakah pemilik villa rela tanah eksotis nya kena abrasi? Congkel tanggul beton yang menurut ukuran para profesor pastinya tahan bencana. Ternyata ilmu manusia ada kalanya bullshit bila berhadapan dengan angkara murka ibu pertiwi.
 
Murka? Menurut pendapat para ahli ber Tuhan, ya! Abrasi itu akibat air laut sesuaikan diri atas keadaan pantainya. Jika pantai habis direklamasi, otomatis mendebur ke bagian lain. Deburan ini akan menekan tanggul-tanggul buatan manusia. Menggerus tanah pasir pantai. Menumbangkan pohon kelapa dibibir pantai. Ludes oleh ombak laut yang semakin masuk ke daratan.
 
Secara materi, siapa yang dirugikan? Jika lihat gambar ini, pemilik villa bakal keluar dana extra untuk perbaikan. Nelayan bingung menambatkan perahu nya. Petani kelapa gagal panen dan hilang mata pencariannya. Hidup terlunta menyalahkan desa dan putuskan diri jadi gelandangan pengemis di kota!
 
Bagaimana dengan pemerintah? Mungkin oknum-oknumnya bersuka cita gelontorkan dana untuk proyek perbaikan bibir pantai. Bersorak gembira bisa sunat dana proyek! Perkaya diri dan sanak keluarga. Karena nyunat nya berjama’ah maka dosa itu menjadi tidak lah berasa. Masa bodo jeritan rakyat! Parahnya lagi, masa bodo pesisir Bali tenggelam. Mereka sudah hidup nyaman dan mampu beli tanah di pegunungan. Tenggelam? Ya mengungsi ke pegunungan lah! Biarlah rakyat pesisir ‘berkorban jadi tumbal’ mereka.
 
Hai rakyat! Kalian mau? Dijadikan tumbal!
 
Trus ada investor baru yang berencana urug lagi bagian selatan Pulau Bali, yaitu Teluk Benoa. Tidak tanggung, 700an hektar akan diurug dan hilangkan laut menjadi sebuah kawasan pariwisata.
 
Para profesor dari investor lakukan kajian dan mereka bilang layak. Sedangkan para ahli dari tolak reklamasi pun lakukan kajian ilmiah. Hasilnya menyatakan reklamasi Teluk Benoa TIDAK LAYAK! Mana yang benar? Simpel saja, lihat tanggul villa ini. Kemungkinan diawal bangun bilang nya layak namun faktanya? Jebol porak poranda juga! Ingat, profesor ahli itu manusia, sedangkan laut dan teluk adalah alam (Tuhan YME).
 
Belum di reklamasi, pantai-pantai timur Bali sudah hancur. Gimana jika ada reklamasi? Ibu pertiwi tidak lagi murka, namun akan langsung binasakan alam manusia. Rakyat polos akan sengsara. Namun rakyat akan lebih berdosa jika tidak berjuang, bela ibu pertiwinya. Maka jangan heran jika jiwa puputan membara di hati rakyat.
 
Mereka ingin merdeka diatas tanah ibu pertiwinya. Mereka menolak reklamasi lagi. Bali Tolak Reklamasi! Cabut Perpres 51 tahun 2014!
Ubud, 25 September 2016
abrasireklamasiserangan2 abrasireklamasiserangan3 abrasireklamasiserangan4

Awas Jebakan IndiHome Telkom

Jajaran pelayanan konsumen Telkom beberapa hari terakhir ini telah membuat kesabaran saya benar benar habis sehabis habisnya. Koordinasi diantara mereka yang kacau berimbas pada buruknya layanan gangguan untuk konsumen. Beberapa kali harus menjelaskan hal yang sama dan beberapa kali harus